Thursday, February 13, 2014

ILMU MENJUAL YANG "BARU"




Semua yang baru adalah obsesi kita. Dan sesuatu yang baru seringkali menjadi bagian dari ritual kehidupan kita. Baru seringkali dikedepan-kan. Baru adalah prioritas bagi kebanyakan orang. Karena baru ibarat jamu yang manjur, maka baru seringkali dijadikan jampi-jampi ilmu pemasaran. Ketika saya kuliah ilmu pemasaran-pun, topik "Baru" menjadi sebuah kuliah yang super menarik. Malah dosen saya mengatakan bahwa inilah salah satu jurus pemasaran yang mesti dikuasai tuntas. Beliau punya teori yang menarik bahwa sebuah strategi pemasaran harus dimulai dari sesuatu yang baru, dan diakhiri dengan sesuatu yang baru pula. Begitu nasehat beliau.

Konsumen memang selalu tertarik kepada yang baru. Kita selalu mencari restoran baru. Cafe baru. Dan tempat hiburan yang selalu baru. Kalau kita mengunjungi sebuah butik, kita juga mencari produk terbaru. Fenomena ini begitu mendarah daging, sampai misalnya membuat para produsen mobil, ikut menampilkan model terbaru setiap tahun. Seorang wartawan pernah bercerita bahwa ia juga tertarik sama seorang artis kalau dia punya sesuatu yang baru. Entah itu lagu baru ataupun pacar yang terbaru. Kelihatan konyol, tetapi itulah yang terjadi. Kita hanya tertarik kepada sesuatu yang baru.

Konon diperlukan rata-rata hampir 3 tahun lamanya , untuk sebuah produsen produk konsumen menciptakan sesuatu yang baru. Tetapi statistik keberhasilan-nya sangat rendah. Kemungkinan hanya mendekati 10%. Padahal jumlah produk baru yang dilempar ke pasar bisa mendekati diatas puluhan ribu tiap tahun-nya. Dengan statistik ini anda mungkin mengira dan menebak bahwa jurus baru ini, sama dengan inovasi. Menurut dosen saya memang sebagian ditentukan oleh inovasi. Tetapi sisanya sama sekali tidak ditentukan oleh inovasi.

Dalam salah satu kasus klasik yang melibatkan Nokia barangkali benar juga. Nokia meluncurkan ke pasar Nokia Communicator 9000 pada tahun 1996. Saat itu langsung sukses besar. Karena konsumen langsung merespon positif. Nokia memulai sebuah era baru. Era telpon selular yang pintar. Alias SmartPhone. Nokia Communicator langsung menjadi status simbol. Dan juga mainan baru bagi para sosialita. Sayangnya setelah itu Nokia gagal menerapkan jurus baru berikutnya. Terutama ketika konsumen dunia mulai malas berbicara di telpon. Bicara di telpon cenderung bertele-tele. Juga menguras emosi. Maka konsumen mengirim SMS alias texting. Pada tahun 2003, Blackberry meluncurkan RIM 850 and 857, yang memulai era ngobrol ala "chatting" di telpon selular. Dan cara komunikasi baru ini ternyata populer di seluruh dunia. Anak muda di Amerika yang berusia 18-29 tahun cenderung hanya berbicara di telpon selular sebanyak 17 kali sehari dibanding dengan 88 SMS yang dikirimnya tiap hari. Telpon selular secara emosional menjadi selimut dan sekaligus kepompong yang melindungi kita. Kita cenderung berlindung didalamnya dan menjadi kurang vokal tetapi lebih visual.

Lalu tahun 2000, telpon selular pertama dengan kamera di jual di Jepang. Dan tahun 2004, Facebook lahir. Maka muncul-lah gelombang fenomena yang sangat baru. Begitu baru dan hebatnya boleh dikatakan sebagai sebuah revolusi. Yaitu munculnya budaya "share". Dimana setiap orang membagi pengalaman-nya, dengan memotret apapun yang dilihatnya, mulai dari makanan, pemandangan, hingga kemacetan lalu lintas. Lalu di-"upload" ke internet dan "social media". Revolusi baru yang kedua adalah era baru "selfie". Semua orang tergila-gila untuk memotret dirinya sendiri. Budaya narsis yang melanda dunia bagaikan banjir bandang. Peristiwa yang terjadi dalam 2 tahun itu, mengubah segalanya. Dan tahun 2007, akhirnya Apple sebuah perusahaan komputer meluncurkan IPhone. Hanya satu model, namun membuat konsumen tergila-gila. Nokia dalam hitungan 10 tahun pudar sinarnya karena gagal menyerap pembaharuan yang melanda dunia. Apple sendiri saat ini dihantui oleh kompetitor Samsung yang sudah menguasai pasar lebih dari 40%. Pertempuran belum selesai dan konsumen menunggu yang terbaru.

Kesimpulan pertama, adu baru itu sama dengan sebuah perlumba-an. Siapa terdepan dia yang akan menang. Resep utamanya barangkali inovasi. Bukan sembarang inovasi, melainkan sesuatu yang bisa mempengaruhi konsumen. Sesuatu yang revolusioner menggugah konsumen untuk ikut berpartisipasi membeli dan mempromosikan produk anda.

Baru memang menarik. Kalau sudah tidak baru, maka konsumen akan memberikan label bermacam-macam, mulai dari kuno hingga ketinggalan jaman. Kalau sudah demikian, kita bagaikan barang rongsokan yang tidak lagi menarik dan punya pesona. Kita terancam ditinggalkan konsumen. Tapi apa jadinya kalau produk kita tidak memungkinkan untuk berinovasi. Misalnya karena produk kita unik dan satu-satunya yang sangat istimewa. Contoh paling mudah adalah celana jeans Levi's atau Coca Cola. Maka kata dosen saya, ada jurus kedua yaitu menjadi pilihan klasik atau baru yang selalu abadi. Itu sebabnya Levi's dengan produk klasiknya 501 memilih slogan - "The Original". Alias yang asli. Dan Coca Cola juga punya strategi yang rada mirip, ketika menggunakan slogan - "The Real Thing".

Strategi sederhana ini diadopsi pedagang soto kaki kambing, yang melabel mereknya dengan sebutan  "Pak Kumis". Bakpia di Djogdjakarta juga menggunakan merek yang berupa nomer. Karena kalau bukan nomer dianggap tidak asli. Pedagang Durian dari kota Medan juga menggunakan merek dan label "Ucok" untuk menunjukan keaslian-nya. Kalau produk anda dianggap yang asli, maka anda akan memiliki baru yang abadi.

Kalau anda tidak sanggup melakukan dan membuat yang baru sama sekali, maka anda bisa mendaur ulang yang ada dan membuatnya baru atau melakukan yang ekstrim, dan justru memilih yang lama. Tidak semua konsumen tergila-gila dengan yang paling baru. Ada juga konsumen yang tertarik dengan yang sangat lama. Konsumen yang mau bernostalgia. Maka sesuatu yang lama sekali, malah bakal menjadi menarik. Apalagi kalau hampir punah. Langka. Dan sudah sangat jarang sekali. Kesimpulan-nya langka adalah sesuatu yang baru juga. Ketika konsumen sudah bosan dengan musik digital, dan cd, maka mereka balik menyukai piringan hitam. Kini banyak penggemar musik yang balik membeli piringan hitam. Musik dengan piringan hitam yang langka adalah musik baru. Hal yang sama dengan dunia fotografi digital. Ketika semuanya sudah digital, sebagian mahasiswa di Vienna, pada tahun 1992 menemukan kamera LOMO buatan Rusia, dan memulai gerakan baru yaitu foto analog yang disebut Lomography. Kini Lomography sudah menjadi komunitas dunia. Sesuatu yang lama dan tidak sempurna adalah sesuatu yang baru juga sebenarnya. Terutama ketika kita bosan dengan semuanya yang serba sempurna. Yang harus kita mengerti bahwa baru adalah sebuah ikatan emosi dengan konsumen. Produknya bisa saja tidak baru dalam pengertian yang sesungguhnya. Tetapi cara kita berkomunikasi, cara kita menyampaikan, dan cara kita menghadirkan persepi, bisa saja memang baru. Rumusnya baru yang baru !

5 comments:

Toko Buku Online said...

Bursa Buku Murah http://garisbuku.com/

Unknown said...

Halo, saya Renny saya sangat senang saat ini karena semua keinginan hati saya baru saja berarti, setelah mencari pinjaman untuk pengobatan ayah Sakit saya, dan untuk perayaan perayaan Ramadhan sebagainya datang, saya akhirnya mendapat pinjaman dari jenis mrs pemberi pinjaman hati. Rhoda, yang membantu saya mendapatkan pinjaman non agunan, setelah saya ditipu sejumlah besar uang dengan sesama Muslim yang mengarahkan saya untuk pemberi pinjaman palsu, jadi saya ingin menggunakan media ini untuk membiarkan sesama Indonesia tahu bahwa bahkan beberapa disebut pemberi pinjaman palsu, jadi jika Anda perlu pinjaman mendesak dan aman bahkan untuk perayaan sebagainya kedatangan Ramadhan, hubungi Ibu Rhoda Esther, dia adalah salah satu yang saya percaya Allah dikirim untuk menyelamatkan kami untuk perayaan Ramadhan, jadi saya ingin Anda semua untuk bergabung dengan saya terima ibu dan jika Anda membutuhkan pinjaman, Anda dapat menulis dirinya melalui email perusahaan: rhodaqualityloanservice@gmail.com atau
Pinjaman kualitas rhodaservice@financier.com
sesama orang Indonesia saya jika Anda menemukan kesulitan Anda dapat menghubungi saya di email ini: rennykomara1992@gmail.com untuk arah lebih lanjut.
Allah memberkati Anda semua.

Unknown said...

Halo semua, saya MRS OLIVIA PHILLIPS
Anda memiliki pinjaman mendesak?
Apakah Anda perlu sebuah proyek pinjaman?
Membeli rumah atau mobil?
Untuk membayar utang?
"Investasi Kredit" penawaran
Anda memiliki kesulitan keuangan?
Mereka telah ditolak oleh bank dan ditipu oleh penipu?
Kami menawarkan pinjaman pada tingkat bunga 2%.
kami di sini untuk membuat masalah Anda sesuatu dari masa lalu !!
Silahkan email kami sekaligus, kami menjamin pengobatan segera
Dalam waktu 24 jam tanpa biaya atau beban perusahaan saya membutuhkan pinjaman mendesak.

Hubungi: oliviaphillipsloancompany@gmail.com

Terima kasih telah memilih kami.

charity white said...

Halo,
Ini untuk memberi tahu masyarakat bahwa Nyonya Charity White, pemberi pinjaman swasta memiliki kesempatan finansial untuk semua orang yang membutuhkan bantuan keuangan, membayar tagihan, untuk berinvestasi dalam bisnis baru atau untuk meningkatkan bisnis Anda. Kami memberikan pinjaman dengan bunga sebesar 2% kepada perusahaan dan perorangan. Ini tidak memerlukan banyak dokumen, juga syarat dan ketentuan yang jelas dan peka. Hubungi kami via e-mail: (charitywhitefinancialfirm@gmail.com) Kami akan memberikan layanan terbaik kami.

Ny. SISKA WIBOWO said...

Halo semuanya, Nama saya Siska wibowo saya tinggal di Surabaya di Indonesia, saya seorang mahasiswa, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman untuk sangat berhati-hati karena ada banyak perusahaan pinjaman penipuan dan kejahatan di sini di internet , Sampai saya melihat posting Bapak Suryanto tentang Nyonya Esther Patrick dan saya menghubunginya melalui email: (estherpatrick83@gmail.com)

Beberapa bulan yang lalu, saya putus asa untuk membantu biaya sekolah dan proyek saya tetapi tidak ada yang membantu dan ayah saya hanya dapat memperbaiki beberapa hal yang bahkan tidak cukup, jadi saya mencari pinjaman online tetapi scammed.

Saya hampir tidak menyerah sampai saya mencari saran dari teman saya Pak Suryanto memanggil saya pemberi pinjaman yang sangat andal yang meminjamkan dengan pinjaman tanpa jaminan sebesar Rp200.000.000 dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau tekanan dengan tingkat bunga rendah 2 %. Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa rekening bank saya dan menemukan bahwa nomor saya diterapkan langsung ditransfer ke rekening bank saya tanpa penundaan atau kekecewaan, segera saya menghubungi ibu melalui (estherpatrick83@gmail.com)

Dan juga saya diberi pilihan apakah saya ingin cek kertas dikirim kepada saya melalui jasa kurir, tetapi saya mengatakan kepada mereka untuk mentransfer uang ke rekening bank saya, karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres atau penundaan.

Yakin dan yakin bahwa ini asli karena saya memiliki semua bukti pemrosesan pinjaman ini termasuk kartu ID, dokumen perjanjian pinjaman, dan semua dokumen. Saya sangat mempercayai Madam ESTHER PATRICK dengan penghargaan dan kepercayaan perusahaan yang sepenuh hati karena dia benar-benar telah membantu hidup saya membayar proyek saya. Anda sangat beruntung memiliki kesempatan untuk membaca kesaksian ini hari ini. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman, silakan hubungi Madam melalui email: (estherpatrick83@gmail.com)

Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya di (siskawibowo71@gmail.com) jika Anda merasa kesulitan atau menginginkan prosedur untuk mendapatkan pinjaman

Sekarang, yang saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman bulanan yang saya kirim langsung ke rekening bulanan Nyonya seperti yang diarahkan. Tuhan akan memberkati Nyonya ESTHER PATRICK untuk Segalanya. Saya bersyukur