<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627</id><updated>2012-02-18T18:50:24.523+07:00</updated><title type='text'>biang penasaran</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>564</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-1649644023121698273</id><published>2012-01-25T07:38:00.000+07:00</published><updated>2012-01-25T07:39:41.545+07:00</updated><title type='text'>LOMBA FOTO - FROM DJOGDJAKARTA WITH LOVE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-W6di3UtTvpA/Tx9PKtVETjI/AAAAAAAAA9M/dOFLd2iZXvo/s1600/298796_2031475428259_1285335454_31658716_112987662_n_large.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 169px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-W6di3UtTvpA/Tx9PKtVETjI/AAAAAAAAA9M/dOFLd2iZXvo/s320/298796_2031475428259_1285335454_31658716_112987662_n_large.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701362698659581490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.... tiap kota punya kisah cinta sendiri-sendiri ..... apa kisah cinta anda di DJOGDJAKARTA ? ..... ROEMAH PELANTJONG dan LENTUR GALLERY menyelenggarakan lomba foto FROM DJOGDJAKARTA WITH LOVE .... mulai 22 Jan 2012 hingga 12 Feb 2012 .... keterangan lebih lanjut : Riri Novita -- riryand@yahoo.com -- Mobile +6281575170599&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-1649644023121698273?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/1649644023121698273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=1649644023121698273' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1649644023121698273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1649644023121698273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2012/01/lomba-foto-from-djogdjakarta-with-love.html' title='LOMBA FOTO - FROM DJOGDJAKARTA WITH LOVE'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-W6di3UtTvpA/Tx9PKtVETjI/AAAAAAAAA9M/dOFLd2iZXvo/s72-c/298796_2031475428259_1285335454_31658716_112987662_n_large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-8392847730236772876</id><published>2012-01-08T15:13:00.000+07:00</published><updated>2012-01-08T15:15:03.131+07:00</updated><title type='text'>PERMISI, SAYA MAU MENJUAL KEPERAWANAN SAYA !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-zpNMgT3GAY4/TwlQaO0kHII/AAAAAAAAA9A/EWSA2Tv9rnQ/s1600/tumblr_lw2eseQ2UP1qlmvgjo1_500_large.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 222px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-zpNMgT3GAY4/TwlQaO0kHII/AAAAAAAAA9A/EWSA2Tv9rnQ/s320/tumblr_lw2eseQ2UP1qlmvgjo1_500_large.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5695171615372090498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gue punye cerita yang harus elu tulis. Kita harus segera ketemu”, begitu pesan yang saya terima di Balckberry. Dan pesan tadi datang dari teman saya yang menjadi aktivis pemberdayaan masyarakat. Rasa penasaran saya terusik. Teman saya sudah menjadi aktivis lebih dari 20 tahun, semenjak ia bercerai dari suaminya. Semenjak ia pesimis dengan ikatan pernikahan dalam budaya moderen. Teman saya sangat fanatik dengan ide bahwa tiap orang harus mandiri dan mampu memberdayakan dirinya sendiri. Bertahun-tahun ia selalu menceritakan berbagai cerita dan tragedi dalam kehidupan rakyat sehari-hari. Setiap kali saya mau menulis, ia melarang saya. Alasan dia, “kasihan mereka cuma orang kecil…..” Dan baru kali ini dia menyuruh saya menulis. Jelas saya jadi penasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami akhirnya makan sate di warung pinggiran kota. Ketika kami bertemu, ia hadir dengan wajah yang sama. Wajah seorang perempuan yang selalu kelelahan. Namun ada satu yang beda kali ini. Biasanya biarpun lelah, ia selalu punya senyum sinis. Terutama buat saya. Ia selalu meremehkan hidup saya. Tapi kali ini senyum sinis itu hilang. Wajahnya cuma meninggalkan bayang-bayang kelelahan. Dan itu sangat menakutkan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bercerita tentang 2 perempuan yang ia coba berdayakan. Keduanya datang dari kota kecil di Jawa. Lalu ia mengeluhkan bagaimana kehidupan kota-kota besar menjadi mercu suar yang makin berkilau dan menyiarkan persepsi kehidupan yang salah. Teman saya punya teori. Bahwa ia melihat dibeberapa desa kecil di berbagai kota di Jawa, seorang lelaki mendefinisikan kehidupan dan kebahagiannya dengan sangat ngawur. Yaitu dengan cara semena-mena dan semata-mata memanfaatkan istri dan anaknya. Seorang lelaki disebuah kota kecil, yang cukup miskin, tanpa tanah pertanian yang cukup, menonton televisi tiap hari, mengintip kehidupan kota besar dengan kaca mata yang salah. Sang lelaki akan menikah muda, punya beberapa anak. Ketika kehidupan makin susah, maka istrinya dipaksa menjadi TKI atau TKW, baik didalam negeri atau di luar negeri. Ia akan berdalih, biarlah sang istri mencari nafkah, dan hasilnya akan lebih banyak, lalu sang lelaki akan menjadi penunggu rumah yang baik sambil merawat anaknya. Akibatnya ribuan kaum perempuan merantau kekota besar menjadi pembantu rumah tangga. Teori teman saya, telah terjadi pemanfaatan kaum perempuan yang mirip dengan perbudakan berbudaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita atau teori ini makin parah, ketika keluarga itu memiliki beberapa anak perempuan. Karena begitu anak perempuan telah mengalami menstruasi pertama, maka oleh sang ayah mereka dimotivasi untuk segera ke Jakarta mencari pekerjaan. Karena mereka sangat rendah pendidikannya. Seringkali cuma pendidikan asal-asal-an, sekedar hanya bisa membaca dan menulis, maka kaum perempuan ini terjebak menjadi pekerja dengan profesi tertentu. Sang ayah di rumah tinggal ongkang-ongkang kaki menerima setoran gaji dari sang istri dan anak-anaknya. Saya sendiri merasa sangat tidak nyaman dengan cerita yang mirip teori konspirasi ini. Lalu teman saya bercerita lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman saya bertemu dengan Sari, seorang perempuan berusia sekitar 16-17 tahun. Sari juga berasal dari sebuah kota kecil. Setiap kali mudik, ia harus naik ojek beberapa jam menuju rumahnya dari persingahan bus terakhir. Karena rumahnya sangat terpencil dikampung. Wajah Sari tidaklah cantik. Biasa-biasa saja. Namun tubuhnya cukup bongsor. Dan mekar dengan sangat baik. Ketika Sari baru berumur 14 tahun, ayahnya sudah memotivasi Sari untuk mencari uang sendiri. Biar bisa hidup lebih baik. Begitu nasehat sang ayah. Maka oleh ayahnya Sari ditawarkan bekerja disebuah keluarga di Bandung. Tentu saja sang ayah mendapat komisi yang lumayan. Sari sempat bekerja sebagai pembantu rumah tangga selama setahun lebih. Ketika pulang mudik saat Lebaran, Sari disambut bagai pahlawan dirumahnya. Awalnya Sari cukup bangga. Tak lama kemudian, sang ayah membujuknya bekerja di Jakarta. Alasannya, uangnya lebih banyak. Maka Sari berhenti secara sepihak, dan tidak kembali lagi ke majikan semula di Bandung. Sari mulai petualangan baru di Jakarta. Tentu saja sang ayah menerima kembali komisi. Dan tiap kali pulang mudik, ayahnya selalu membujuknya untuk pindah ke majikan baru. Semata agar sang ayah selalu mendapatkan uang komisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sari bertemu teman saya, sang aktivis di Jakarta. Saat itu Sari sedang bingung, karena ia dipaksa kawin oleh keluarganya. Menurut Sari dikampungnya ada sebuah kepercayaan bahwa lebih baik menjanda daripada tidak laku dan menjadi perawan tua. Sang ayah tentu saja sudah menyediakan calon suami. Dan dugaan teman saya, Sari dijual kepada sang calon suami oleh ayahnya, dengan sangat halus. Maka akhirnya Sari tak bisa melepaskan diri lalu menikah muda. Perkawinan itu sendiri hanya mirip status saja. Karena pada kenyataan-nya Sari hanya mudik kekampung setahun sekali. Dan bertemu dengan sang suami setahun sekali. Konyol tapi sangat nyata. Setelah menikah, suaminya yang menggantikan peran ayahnya. Tiap kali sehabis mudik Sari ditawarkan kepada keluarga baru. Semata untuk mengambil uang komisi itu. Kepada teman saya Sari mengaku tidak betah harus berpindah-pindah kerja. Ia seringkali kabur, dan hanya kembali ke salah satu keluarga di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada teman saya, Sari mengaku bahwa ayah dan suaminya, setiap hari mengirim SMS, isinya selalu minta uang. Mulai dari uang untuk membetulkan rumah hingga ongkos berobat. Selalu saja ada alasan dan permintaan dari kampong. Sari merasa hidupnya sangat tertekan. Ia mengaku tidak tahu makna kebahagian yang sesungguhnya. Ia tidak bisa menabung. Dan akhirnya ia merasa menjadi budak. Namun ia tidak punya kuasa untuk melawan. Karena kalau ia membangkang, ketika mudik pulang kampong, ada resiko ia dikucilkan dan tidak diterima di keluarganya. Itu adalah resiko yang sangat menakutkan. Sari cuma punya keluarganya. Itu harta satu-satunya. Diluar itu ia miskin dengan komplit. Tanpa tabungan tanpa kemampuan pemberdayaan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus seperti Sari barangkali pernah anda dengar ceritanya berkali-kali. Saking seringnya, kita cuma menghela nafas ketika mendengarnya. Kadang kita iba sesaat lalu mati rasa. Lain buat teman saya sang aktivis. Baginya ini sudah menjadi tragedi dengan kesedihan yang berlapis-lapis. Lalu ia bercerita tentang kasus perempuan lain. Yaitu Dewi. Cerita Dewi tidak berbeda jauh. Hanya saja Dewi dianugerahi wajah yang lebih cantik dan manis. Saya diperlihatkan foto Dewi. Mirip anak SMA mau kepesta. Sepupu Dewi, kebetulan menjadi terapis SPA disebuah hotel berbintang di Jakarta. Maka oleh keluarganya Dewi dititipkan kepada sepupunya agar memiliki karir yang mirip. Dan penghasilan dengan duit sangat banyak. Cerita tentang Dewi hinggap ditelinga teman saya, ketika Dewi mau menjual keperawanannya. Anda mungkin kaget mendengarnya. Sama pula dengan perasaan saya. Rasanya jengah, dan menjijikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi cerita seperti Dewi sangat umum. Teman saya sang aktivis, bercerita bahwa Dewi dibujuk sepupunya. Dengan penjelasan sangat sederhana. Sepupunya bercerita bahwa bekerja sebagai terapis SPA sangat berbahaya. Karena rayuan dari tamu sangat bermacam-macam dan beragam. Resikonya juga sangat tinggi. Dan salah satunya adalah diperkosa oleh tamu didalam kamar. Korban perkosaan atau pelecehan seksual yang dialami terapis SPA didalam sebuah kamar tertutup statistiknya sangat tinggi. Namun tidak pernah dilaporkan, karena sangat sulit dibuktikan. Apalagi ini pekerjaan dengan stigma tertentu. Oleh sepupunya Dewi dibujuk untuk menjual keperawanannya saja. Daripada nanti diperkosa dan tidak dapat uang. Lebih baik dijual dulu. Minimal dapat uang banyak, begitu janji sepupu Dewi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa bayangkan ketakutan Dewi menghadapi kehidupan kota besar yang ganas begini. Menurut Dewi, sepupunya menilai harga keperawanan-nya bisa laku 50 juta. Saya terhenyak mendengarnya. Teman saya yang aktivis ini bercerita bahwa di kampung terpencil, harganya bisa jauh lebih murah lagi. Ia mengaku pernah bertemu dengan seorang perempuan yang baru menjual keperawanannya seharga 200 juta. Lalu siapa saja pembelinya. Banyak. Mulai dari orang yang punya kelainan sex, hingga orang tertentu yang membeli karena persyaratan dari dukun. Ada pejabat yang diperintahkan dukun, untuk mencari 7 perawan agar tidak tertangkap KPK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita seperti Dewi mungkin pernah and abaca di novel atau anda tonton di sebuah sinetron. Dan sama sekali bukan fiksi. Teman saya berteori bahwa kemiskinan dan gemerlap kehidupan kota besar menjadi paradox yang menyakitkan. Selama orang tua seperti Dewi dan Sari, tidak bersikap tegas untuk melindungi anak-anaknya, kejadian ini akan tetap berulang. Karena salah satu penyebabnya yang sangat serius justru datang dari orang tua yang tega mengkomersilkan anak-anak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya berpisah dengan teman saya. Kami berpelukan erat. Dengan suara terisak teman saya berbisik : “Kayaknya gue akan kalah dan gue harus menyerah.” Saya mencoba memeluknya lebih erat. Saya balas berbisik : “Bersabarlah. Gue yakin banget Tuhan tau apa yang mesti Ia perbuat !”. Teman saya dengan wajah lelahnya mencoba tersenyum. Senyuman sinis seperti biasanya. Ia tidak pernah yakin dunia ini akan segera berubah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-8392847730236772876?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/8392847730236772876/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=8392847730236772876' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8392847730236772876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8392847730236772876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2012/01/permisi-saya-mau-menjual-keperawanan.html' title='PERMISI, SAYA MAU MENJUAL KEPERAWANAN SAYA !'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-zpNMgT3GAY4/TwlQaO0kHII/AAAAAAAAA9A/EWSA2Tv9rnQ/s72-c/tumblr_lw2eseQ2UP1qlmvgjo1_500_large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-2232739815613969586</id><published>2012-01-08T15:11:00.000+07:00</published><updated>2012-01-08T15:12:32.562+07:00</updated><title type='text'>POHON KRISTUS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Idqv9FP8sto/TwlPt_3Fo2I/AAAAAAAAA80/3u446HssvSg/s1600/1324791172644378864.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Idqv9FP8sto/TwlPt_3Fo2I/AAAAAAAAA80/3u446HssvSg/s320/1324791172644378864.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5695170855441900386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah sekali, saya bertanya kepada seorang suci, bahwa bagaimana mungkin ia memastikan Tuhan itu ada ? Ia menatap saya dalam-dalam lalu menjawab dalam suara yang tidak pernah saya lupakan hingga hari ini, “Ada saatnya nanti engkau akan merasakan kehadiran-Nya, bukan hanya sekali tetapi akan berkali-kali. Dan pada akhirnya engkau akan ber-Tuhan dengan semestinya”.  Itulah sebabnya setiapa kali orang bertanya pada saya, apa agama saya, saya cuma tersenyum dan tidak pernah menjawab. Karena bagi saya lebih penting ber-Tuhan daripada beragama. Bagi saya, awal mulanya kehadiran Tuhan hanya saya rasakan di tempat-tempat suci. Misalnya ketika saya mengunjungi katedral Notre Dame di Paris, Mesjid Biru di Turki, atau vihara Wong Tai Sin di Hong Kong. Namun setelah semakin sering merasakan kehadiran-Nya, maka kehadiran Tuhan semakin saya rasakan dalam setiap kejadian setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu sebelum Natal tahun ini, saya mendapat BBM dari arsitek beken Indonesia Sindhu Hadiprana. Ia sedang membangun sebuah gereja di Pejompongan, dan di depan altar akan ada patung Kristus yang diukir utuh dalam sebuah batang pohon jati tua, yang sudah berusia ratusan tahun. Pemahatnya adalah artis beken Bali I Wayan Winten dari Ubud. Entah kenapa, saya seperti mendapat bisikan untuk melihat peristiwa langka ini. Tanggal 24 Desember pagi saya buru-buru terbang dari Djogdjakarta ke Jakarta. Begitu turun pesawat saya langsung mengirim pesan pendek “OTW ke Pejompongan”. Lalu saya bergegas ke TKP. Konon gereja yang sedang dibangun ini, digagas oleh Romo Rochadi dari Djogdjakarta. Beliau di lahirkan di Bantul, dan merupakan salah satu Romo yang dipercaya memiliki kemampuan sangat unik. Misa penyembuhan beliau selalu ramai dikunjungi umat yang terutama menderita penyakit tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendekati tengah hari saya tiba di lokasi gereja yang sedang dibangun, dan baru akan selesai April 2012. Pak Sindhu Hadiprana memperkenalkan saya kepada Romo Rochadi dan I Wayan Winten. Mata saya langsung takjub melihat pemandangan beberapa pengukir sedang memasang sebuah patung Kristus setinggi 8 meter. Utuh dari sebuah pohon jati tua yang sudah berusia ratusan tahun. Bagi saya, patung Kristus ini bukan saja terlihat sangat megah, namun saya merasakan getar enerji-nya sebagai sebuah “sacred objects” atau relik suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya bertanya pada I Wayan Winten tentang proses pembuatan patung ini, beliau sempat tertawa. Lalu memperlihatkan tangan-nya yang berdiri bulu kuduknya. Sebagai pematung, I Wayan Winten bercerita tentang hubungan spiritual antara sepotong kayu dengan dirinya sebagai pengukir dan pemahat. Ia mengatakan bahwa sebuah karya besar patung atau ukiran hanya akan terjadi apabila ada penyerahan total dari salah satu pihak. Artinya harus ada yang mengalah. Terkadang sang pengukir atau pematung yang harus mengalah dan mengikuti garis kayu dan memanfaatkan pola yang sudah ada. Sebaliknya kadang sang kayu yang harus rela mengalah dan mengikuti kemauan sang pematung atau pengukir. Barulah bisa tercipta karya besar. Sebuah sentilan halus, bahwa kehidupan ini memerlukan kolaborasi dan team work. Bila semuanya angkuh, arogan dan tidak mau mengalah, maka titik temu yang hendak dicapai, tidak akan pernah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat I Wayan Winten, tersentuh dan terpesona dalam proses pembuatan patung ini, adalah proses yang kedua. Bahwa ia tidak menyangka diberikan kesempatan untuk didepan memimpin, dan seolah sang kayu mengalah total. Sebuah contoh filosofi yang seringkali diajarkan Kristus dan berbagai kisah kehidupan-nya. Selalu merendah dan mengalah. Dan ini membuat I Wayan Winten tersentuh secara spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Wayan Winten, bercerita bawa proses pencarian kayu jati sendiri memakan waktu yang sangat lama. Ia berkeliling ke berbagai pusat jati di seluruh Jawa. Mencari berkali-kali dan hampir putus asa. Karena ia tidak menemukan apa yang dicarinya. Ketika hampir menyerah, ia akhirnya menemukan-nya justru di kota Solo, disebuah langganannya. Ia juga tidak percaya ketika harganya juga sedemikian murah. I Wayan Winten, merasakan bahwa dari proses pencarian saja, ia belajar bahwa seringkali kesempurnaan itu tidak pernah jauh. Kesempurnaan itu seringkali justru ada didepan mata kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menemukan kayu dengan ukuran yang diinginkan, I Wayan Winten kuatir kalau kayu jati itu rusak didalamnya dan terlalu banyak mata. Lalu ia mencoba “sampling” dengan cara di bor disalah satu sisinya. Ia terperanjat karena kayu jati itu utuh dan penuh. Rasa percaya diri I Wayan Winten kembali penuh 100%. Ia juga memutuskan untuk untuk memahat dan mengukir dalam posisi berdiri utuh 8 meter, untuk mendapatkan kesempurnaan proporsi antara kaki, badan dan kepala yang lebih nyata. Kini timbul masalah kedua. Bagaimana dengan ekspresi wajah Kristus ? Kebanyakan lukisan dan pahatan Kristus ketika disalib, dibuat ketika Kristus wafat. Hal ini digambarkan dengan kepala Kristus yang terkulai, dan mata tertutup. Saat Kristus wafat. Karena dalam agama Kristen, sengsara dan penyaliban Kristus diperingati sebuah sebuah misteri yang unik. Arsitek Sindu Hadiprana, minta ijin dengan Romo Rochadi, penggambaran Kristus tidak pada saat Kristus wafat melainkan saat Kristus hampir wafat. Maka patung Kristus karya I Wayan Winten, mata Kristus tidak terpejamkan. Ketika saya diperlihatkan ekspresi Kristus itu, darah saya berdesir. Seolah saya melihat Kristus yang sengsara namun hidup. Inilah salah satu keunikan yang juga lain daripada biasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Wayan Winten, lalu membuat contoh kepala Kristus dengan kayu lain. Berhasil dengan baik. Dan Kristus terlihat sangat magis. Ketika Romo Rochadi berkunjung ke Ubud untuk menyaksikan pemahatan wajah Kristus yang sesungguhnya di kayu jati 8 meter, I Wayan Winten bercerita Ubud dilanda hujan besar dengan badai petir yang tidak mau berhenti. Persis sama dengan cerita di Alkitab, saat menjelang Kristus hampir wafat. I Wayan Winten tidak akan pernah lupa akan peristiwa itu. Ketika patung Kristus selesai, I Wayan Winten hatinya sangat kuatir. Karena takut transportasi dari Ubud ke Jakarta akan mengalami gangguan di perjalanan. Percaya atau tidak semua perjalanan berjalan mulus. Patung Kristus itu akhirnya tiba hari Rabu di Jakarta. Dan dengan “crane” besar patung itu coba dipindahkan ke tempat instalasainya. Namu berbagai kesulitan terus menerus muncul. Patung Kristus itu baru berhasil berdiri dan dipasang, pada hari Jumat menjelang jam 3 sore  hari. Sebuah peristiwa yang mengingatkan kita pada Jumat Agung, menjelang detik-detik terakhir wafatnya Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sindu Hadiprana sendiri, sangat kagum dengan patung Kristus itu, karena ternyata pohon jati itu hampir tidak memiliki hati pohon. Itu sebabnya seluruh wajah Kristus hingga ke kakinya terukir dengan kayu yang sangat halus, dan nyaris tanpa urat sama sekali. Bilamana diperhatikan dari jauh mirip ukiran dan pahatan dari pualam. Sungguh menakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kami berempat – Romo Rochadi, I Wayan Winten, Sindhu Hadiprana, dan saya, peristiwa tanggal 24 Desember 2011 punya arti luar biasa. Entah bagaimana caranya, kami bisa bertemu berempat sekaligus. Barangkali bagi Romo Rochadi, inilah Pohon Kristus yang seutuhnya, seperti sabda Kristus : ““Akulah Jalan, Akulah Kebenaran dan Akulah Kehidupan,…….” -Yohanes 14 ayat 6. Sebuah pohon yang bisa menjadi inspirasi kehidupan bagi banyak orang nantinya. Bagi I Wayan Winten, sekali lagi ia mengalami “taksu” secara spiritual atas karyanya. Taksu sebuah filosofi Bali, secara sederhana berarti enerji yang menghantarkan kita pada sebuah kesaktian. Bukan enerji yang datang begitu saja, melainkan datang lewat ketekunan dan pengabdian sungguh-sunggu. Sindu Hadiprana sendiri, berkomentar, “Sesuatu yang berawal dari Tuhan, bila diberdayakan tanpa pamrih, pasti akan menjadi berkat terbesar dan karya terbesar.” Sebagai seorang arsitek, Sindhu barangkali berada dibatas kebesaran itu. Dan buat saya, Tuhan sekali lagi menampakkan dirinya dan menjamah saya. Secara sangat misterius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Natal. Semoga kuasa Kristus menjamah anda di hari suci ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-2232739815613969586?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/2232739815613969586/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=2232739815613969586' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2232739815613969586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2232739815613969586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2012/01/pohon-kristus.html' title='POHON KRISTUS'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Idqv9FP8sto/TwlPt_3Fo2I/AAAAAAAAA80/3u446HssvSg/s72-c/1324791172644378864.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-4653810036061727252</id><published>2012-01-08T15:07:00.001+07:00</published><updated>2012-01-08T15:10:48.028+07:00</updated><title type='text'>GUE MAU JADI PRESIDEN ! (Sebuah percakapan dengan Iblis)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-22rnuJiJ7E4/TwlPD5X_ofI/AAAAAAAAA8o/u-I4fTYedfw/s1600/devil.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 228px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-22rnuJiJ7E4/TwlPD5X_ofI/AAAAAAAAA8o/u-I4fTYedfw/s320/devil.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5695170132146364914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit nampak abu-abu , lusuh dan kusam. Jakarta diguyur hujan, berhari-hari. Basah dan teduh. Hati gue gelisah bukan main menanti tahun berganti. Bukankah nujum terakhir bangsa Mayan mengatakan kiamat 2012 ?  Ditemani secangkir kopi Panama Geisha, gue meramu khayal, diberanda bersama sepiring kue pancong, yang sebentar lagi mengeras karena kedinginan. Sembari sesekali menatap langit, menanti dewa turun yang akan memberi wangsit baru tentang tahun 2012. Siapa tahu ada ralat tentang kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah dari mana, tiba-tiba masuk dipekarangan rumah, sebuah mobil Bentley Continental. Warnanya emas sangat menyilaukan. Seperti sebongkah emas jatuh dari langit. Tiba-tiba turun dari mobil Bentley, seorang wanita yang mirip banget sama Rosie Huntington-Whiteley . Rambutnya yang pirang, tergerai panjang menciptakan gerakan gemulai yang membuat surga iri hati. Kakinya yang jenjang melangkah dengan eloknya seolah perintah yang membelah samudra. Secara refleks gue menabok pipi sendiri keras-keras, jangan-jangan kopi Panama Geisha dan kue pancong kalau dimakan bersama-sama, bercampur menjadi obat ilusi yang dahsyat. Sang wanita tersenyum. Dan gue merasakan pipiku sakit. Ternyata ini bukan ilusi dan mimpi. Tapi nyata ! Sang wanita dibalut dengan gaun merah menerawang, mirip gaun pesta Valentino yang iconic. Melangkah dalam gerakan yang tidak mungkin didefiniskan. Lebih elok dari tarian manapun didunia ini . Belahan didadanya bagaikan ombak yang mampu meruntuhkan baja sekeras apa-pun. Gelisah yang mengganjal dada gue berhari-hari tiba-tiba musnah. Menguap tanpa bekas. Digantikan dengan debaran jantung yang sangat gaduh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus, tiba-tiba saja, cewe yang mirip Rosie Huntingtin-Whiteley, ini sudah duduk didepan gue. Hanya dalam sedetik, kepala gue mabok seperti tersihir sama parfumnya yang mirip Black Orchid dari Tom Ford, dan keharuman cerutu yang dihisapnya. Sang cewe duduk dengan santai menyilangkan kedua kakinya yang jenjang. Gue langsung nyengir. Dan tiba-tiba mengerti betul mengapa Ken Arok tergila-gila sama Ken Dedes setelah melihat belahan kakinya. Mungkin gue merasakan emosi yang sama dengan Ken Arok. “Kaget yaaah ?”, begitu tegur sang cewe. Bibir gue terasa kram. Kehilangan suara. Gue nyengir saja. Sang cewe tertawa melihat gue salah tingkah. Dan disela-sela tertawanya. Tanpa sengaja gue melihat taringnya. Maka gue baru sadar siapa sebenarnya cewe dihadapan gue. Ternyata Iblis sedang bertamu kerumah gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kegelisahan hati mas Kafi, membuat dinding neraka bergetar. Saya diutus untuk menanyakan apa yang mas Kafi inginkan buat hadiah tahun baru ?”, kata Iblis dengan senyum menggoda. Gue kaget bukan main. Otak gue muter kaya pusaran blender. Pikir gue, harus minta yang kaga mungkin. Kapan lagi gue punya kesempatan bisa bikin iseng Iblis. Bibir gue langsung bergerak :”Gue mau jadi Presiden ! “ Permintaan gue singkat dan jelas. Sang Iblis ketawa ngikik. Bulu kuduk gue langsung berdiri. Takut juge gue. Jangan-jangan ini Iblis bakalan ngamuk. Setelah reda dia ketawa. Lalu dia mengisap cerutunya dalam-dalam. Dan menghembuskan asapnya ke muka gue. Wuuuuussssss. Gue berasa kaya ayam jago yang disembur saat berkelahi. Lalu suaranya renyah menyapa : “Kalau mas Kafi jadi presiden, ….. pengen ngapain sih ?” Kaget jug ague denger pertanyaan kayak gitu. Terus terang kaga siap menjawabnya. Tapi entah kenapa, otak gue tiba-tiba memberikan jawaban seperti ini : “Gue pengen jadi presiden yang paling korup di republik ini !” Balik lagi sang Iblis ketawa ngakak lama banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah sekali gue diundang sama salah diskusi kelompok. Ceritanya mereka mau nyari solusi yang praktis untuk memberantas korupsi di republik ini.. Yang sebenarnya sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Lalu beradaptasi menjadi budaya kong-ka-li-kong. Dan sogok menyogok menjadi proses ekonomi biasa. Dengan rumusan “cost vs benefit”. Maka korupsi menjadi sangat tidak aneh lagi. Yang aneh adalah upaya untuk memeberantasnya. Akibatnya Negara harus bikin lembaga dengan ongkos yang sangat mahal untuk menangkap anggota DPR, bupati, gubernur, hingga menteri yang ketahuan korupsi. Konon dari sebuah seminar di bulan Juni 2011, disebutkan dari 560 anggota DPR, ada 50 anggota DPR yang terkena kasus korupsi. Alias hampir 10%. Dan dari jumlah bupati, walikota, hingga gubernur yang berjumlah 500 orang, 155 orang terkena kasus korupsi alias 30%. Itu yang ketahuan dan kena tangkap. Kalau kita pakai teori gunung es, maka yang melakukan korupsi, jumlahnya akan lebih banyak lagi. Membentuk lembaga khusus untuk memerangi korupsi, rasanya cuma efektif untuk menangkapi koruptor. Dan bukan untuk mencegah korupsi itu sendiri. Artinya untuk mencegah korupsi diperlukan sebuah metode baru yang revolusioner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diskusi itu, gue menyodorkan teori, bahwa di republik ini harus ada Presiden yang berani memonopoli korupsi. Tujuannya sederhana, agar anggota DPR, bupati, walikota, gubernur dan menteri, tidak bisa lagi korupsi, karena korupsi dikuasai dan dimonopoli oleh Presiden seorang. Bayangkan saja APBN kita saat ini berkisar di 2.200 trilyun rupiah. Kalau 10%nya kena korupsi maka jumlahnya akan menjadi 220 trilyun. Dengan 220 trilyun kita bisa membangun :  1.000 sekolah @ 5 milyar, 1.000 rumah sakit @ 50 milyar, 5 trilyun biaya promosi produk dan tujuan wisata Indonesia di luar negeri, membuat 100 film bermutu @ 10 milyar, 1.000 perpustakaan @ 5 milyar, 1.00 kompleks apartemen murah @ 200 milyar, 1.000 poliklinik @ 20 milyar, 200 pasar tradisional moderen @ 200 milyar , dan masih ada sisa 70 trilyun rupiah yang bisa kita salurkan sebagai kredit mikro untuk membantu 1 juta UKM diseluruh negeri ini. Bayangkan peluang dan manfaatnya bagi rakyat. Indonesia yang gemah ripah loh jinawi bukan lagi impian semata. Kalau perlu gue bikin berdampingan sama KPK, sebuah lembaga baru yaitu Badan Pengelola Korupsi, yang tujuan memonopoli korupsi di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka gue bilang sama Iblis, kalau gue dikasih kesempatan jadi presiden, gue akan jadi presiden yang paling korup. Semata-mata agar gue bisa memonopoli korupsi. Sehingga hasil duit korupsi bakal bisa gue kembalikan kepada rakyat untuk kesejahteraan sosial mereka. Gue rasa ini solusi yang paling cakep. Dan Iblis untuk pertama kalinya tidak lagi nyengir. Tetapi memperlihatkan senyum yang tertahan, dengan taringnya nyelip diluar bibir. Sangat mengerikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang iblis mengisap cerutunya dalam-dalam. Kali ini asapnya tidak dihembuskan ke muka saya. Melainkan dihirupnya dalam-dalam lalu keluar di lubang hidung dan telinganya. Sang Iblis berdiri, tersenyum genit, menghampiri gue, dan melumat bibir gue. Sampai gue kehabisan nafas dan gelagapan kaya ikan mujair kurang air. Lalu Iblis berbisik dikuping gue : “Mas Kafi adalah orang paling berbahaya di negeri ini !”, lalu tertawa ngikik sangat keras dan “puff” menghilang begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang gue jadi terbengong-bengong. Bukan karena gue bingung kemana gerangan tuh Iblis ? Tetapi sang Iblis meninggalkan mobil Bentley-nya dipekarangan gue. Sialnya kunci sama STNK-nya ngak ditinggal buat gue . Duh, ….. dasar Iblis ! Selalu seenaknya saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-4653810036061727252?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/4653810036061727252/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=4653810036061727252' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4653810036061727252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4653810036061727252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2012/01/gue-mau-jadi-presiden-sebuah-perckapan.html' title='GUE MAU JADI PRESIDEN ! (Sebuah percakapan dengan Iblis)'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-22rnuJiJ7E4/TwlPD5X_ofI/AAAAAAAAA8o/u-I4fTYedfw/s72-c/devil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6981544652933786501</id><published>2011-11-06T14:47:00.001+07:00</published><updated>2011-11-06T14:49:08.954+07:00</updated><title type='text'>Andaikata supir taxi menjadi Presiden (bagian 3)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-VwcogrujTFI/TrY71iLV5aI/AAAAAAAAA8Y/6gzwhC3W48I/s1600/indo-fans-001.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 216px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-VwcogrujTFI/TrY71iLV5aI/AAAAAAAAA8Y/6gzwhC3W48I/s320/indo-fans-001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5671786571613201826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kota kembang Bandung, masih saja banyak taxi yang tidak bermeter argo. Kalau anda tidak berpengalaman menggunakan jasa pelayanan ini, tidak jarang anda bakal mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan. Mulai dari cekcok mulut hingga ongkos taxi yang terlalu mahal. Siang itu saya ingin makan di sebuah resto kecil diatas Dago, dan saya minta bell-boy hotel mencarikan saya taxi langganan mereka yang minimal ramah dan jujur. Akhirnya saya bertemu dengan Husen. Supir taxi yang akan mengantar saya ke atas Dago.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu kota Bandung agak macet. Sama seperti kota besar lainnya, Bandung tertular penyakit kronis. Terlalu banyak kendaraan yang akhirnya membuat jalanan menjadi sangat macet. Terlebih disaat-saat akhir pekan, Bandung diserbu ratusan hingga ribuan turis mendadak dari Jakarta. Husen asli anak Bandung. Usianya masih belia. Umurnya belum lagi 25. Seusai SMA, ia langsung terjun bebas. Tidak kuliah, karena memang tidak ada uang dan tidak ada biaya. Awalnya ia kerja serabutan. Apa saja yang bisa memberinya uang jajan. Kebetulan ayahnya supir angkot. Masuklah Husen ke bisnis transportasi dan perhubungan. Ia pernah jadi kenek. Pernah juga jadi tukang parkir. Dan kerja dibengkel motor, mencuci motor hingga service motor. Setelah hampir 4 tahun malang melintang di bisnis transportasi perkotaan ini, suatu hari ia mendapat keberuntungan yang mendongkrak karirnya. Tetangganya kebetulan, adalah seorang supir taxi senior. Yang suatu hari mendadak mulai sakit-sakitan. Husen ditawari menjadi supir aplusan. Ia hanya menjadi supir taxi kalau kebetulan tetangganya sakit. Itu awal karir Husen menjadi supir taxi. Lama-lama akhirnya ia menjadi supir taxi full-time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai anak muda, Husen gila bola. Total. Ia juga fans fanatik PERSIB. Ia hafal semua jagoan bola. Hobi-nya begadang nonton bola. Malah menurut Husen, ia juga jagoan bola di kampungnya. Dan kalau ada pertandingan bola antar kampong, Husen selalu main dan mencetak gol. Obrolan kami soal bola, akhirnya juga menyentuh prestasi bola di republik ini. Husen agak emosional ketika bicara soal yang satu ini. Kata Husen, sebagai anak muda, ia ingin sekali-kali melihat Indonesia menjadi juara dunia dimasa mendatang. Karena menurut Husen, masa sih dari 238 juta penduduk Indonesia kita tidak bisa mencari 11 jago bola. Sampai-sampai kita harus impor pemain asing. Entah kenapa model matematik seperti ini selalu muncul menjadi perdebatan. Bahwa Indonesia dengan penduduk 238 juta mestinya menjadi kolam bakat dengan potensi yang tak terhingga. Realitanya barangkali tidak semudah itu. Karena Olah Raga membutuhkan infra struktur yang luar biasa. Dan duit yang sangat banyak. Kalau memang kita ingin serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Husen, supir taxi dari Bandung, punya pendapat yang sama. Bahwa kita ngak serius ! Husen menasehati saya bahwa serius itu penting. Lalu ia membawa saya balik sekilas menerawang kisah hidupnya. Dulu sehabis SMA dan Husen menjadi kenek buat angkot ayahnya, Husen cuma punya uang jajan ala kadarnya. Buat beli rokok, makan dan terkadang bila ada lebih baru buat beli kaos baru. Ia tidak pernah serius untuk membawa kehidupan-nya. Pada fase ini Husen menyebut hidupnya fase keblinger alias masa-masa ia tersesat.  Barulah ketika ia bekerja di bengkel motor, dan ia punya pacar tetap, maka ia memasuki fase kehidupan yang ia sebut lieur alias membingungkan. Karena ia baru merasakan butuh duit banyak, untuk mengajak pacarnya nonton, makan atau membelikan oleh-oleh. Husen menyebut 2R yang paling sulit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barulah kemudian ia dinasehati neneknya. Bahwa hidup kudu serius. Punya tujuan. Punya arah. Punya cita-cita. Dan Husen-pun menekuni hidup dengan sangat serius. Biarpun jadi tukang taksi, ia bertekad punya kehidupan yang mapan, bisa menikah dan punya keluarga. Begitu tekad Husen yang serius. Lalu neneknya menasehatinya dengan filosofi Sunda yang unik. Husen menyebutnya 5R yang menuntun hidupnya. Pertama, menurut neneknya, Husen harus belajar menjadi manusia yang Bageur (Alias Baik), karena itulah modal hidup terpenting. Punya maksud baik, bersikap baik, dan selalu berbuat baik. Kedua, Husen harus selalu Beneur (Alias Benar), berahlak tahu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Selama Husen berbuat yang benar, ia tidak perlu takut pada apapun. Yang ketiga, neneknya berpesan agar Husen selalu Cageur (Alias Sehat) , bukan saja sehat jasmani, tetapi juga sehat rohaninya. Sebagai tukang taksi, yang bekerja lebih dari 10 jam sehari Husen paham betul nasehat nomer tiga itu. Husen juga bercerita bahwa selama ia menjadi supir taksi, godaan bukan main banyaknya. Maklum ia membawa ratusan penumpang tiap harinya, mulai dari yang normal hingga yang bergajul. Mulai dari yang sehat hingga yang bejat. Untunglah ia masih tetap sehat dan tidak pernah tergoda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, R yang berikutnya  adalah, Pinter (Alias Cerdas) . Husen, menuturkan biarpun ia cuma tamatan SMA, ia selalu berupaya menambah ilmu. Belajar kemana-mana. Belajar menabung. Kini setiap Lebaran, ia selalu bisa membelikan hadiah yang layak buat pacarnya, dan ayah ibunya. R yang terakhir adalah Singer (Alias Cekatan). Nenek Husen berpesan agar ia selalu menjadi supir taxi yang cekatan, terampil dan professional. Bukan supir taxi yang ugal-ugalan. Tetapi supir taxi kebanggaan. Husen bangga karena ia seringkali direkomendasikan hotel untuk membawa tamunya. Dan itulah 5R , yang harus menjadi tulang kehidupan kita sehari-hari. Karena kalau tidak, Husen mengatakan hidup kita bakal keblinger (sesat) dan lieur (bingung). Menurut Husen, ia seorang super taxi biasa, namun karena serius menekuni filsafat hidup itu, Husen hidup aman sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Husen, apa sih susahnya buat pemimpin kita menekuni filsafat hidup yang sama. Dan menghantarkan republik ini menjadi aman sejahtera. Kuncinya sederhana, asalkan serius !!! Mendengar cerita Husen, saya jadi malu sendiri. Cuma ikut senyum-senyum. Karena dari 5R yang disebut Husen, saya sendiri sering khilaf, kurang menekuni, dan tidak selalu bisa serius. Iseng-iseng saya tanya, mau tidak Husen menjadi presiden di republik ini ? Husen ngakak kencang sekali.  Ia berkelit, dan mengatakan bahwa untuk yang satu ini, ia sama sekali tidak serius. Giliran saya yang tertawa keras-keras. Ketika saya mau turun dari taxi dan membayar ongkos, Husen sambil tersenyum, mengatakan andaikata dia menjadi ketua PSSI, mungkin saja ia akan menerapkan filosofi 5R itu, dan membuat Indonesia juara dunia. Saat itu saya merasakan kalau Husen serius berkata demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang dari seminggu lagi, pesta olah raga SEA GAMES akan digelar. Semua orang was-was dengan prestasi Indonesia. Sanggupkah Indonesia menjadi juara umum ? Apapun juga hasilnya nanti, apakah setelah itu kita akan serius mengurus prestasi olah raga di republik ini ? Dan buat pemimpin kita, mungkin kita bisa belajar dari Husen, tentang keseriusan menjadi pemimpin dan keseriusan memimpin. Kalau kita renungkan pelan-pelan nasehat nenek Husen, rasanya kok sederhana sekali. Akan tetapi seringkali rahasia sukses memang selalu sederhana adanya. Tidak pernah nyelimet. Tidak pernah rumit. Hanya kita yang memang tidak pernah mau serius menjalankan-nya. Barangkali tantangan kita memang sesederhana itu. Mau ngak kita lebih serius ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6981544652933786501?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6981544652933786501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6981544652933786501' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6981544652933786501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6981544652933786501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/11/andaikata-supir-taxi-menjadi-presiden.html' title='Andaikata supir taxi menjadi Presiden (bagian 3)'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-VwcogrujTFI/TrY71iLV5aI/AAAAAAAAA8Y/6gzwhC3W48I/s72-c/indo-fans-001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-2709496982801665591</id><published>2011-10-22T16:34:00.002+07:00</published><updated>2011-10-22T16:35:51.622+07:00</updated><title type='text'>Andaikata supir taxi jadi Presiden ( Part 2 )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-zx0YT3YuDvg/TqKOWNZxHoI/AAAAAAAAA8M/3ydEeV2jMgg/s1600/cinta%2Bmonyet.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-zx0YT3YuDvg/TqKOWNZxHoI/AAAAAAAAA8M/3ydEeV2jMgg/s320/cinta%2Bmonyet.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5666247793391509122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan saya sebenarnya remuk redam. Cape dan pegel menyatu dalam satu ikatan. Mestinya situasi seperti ini akan membuat saya cepat tertidur. Tapi entah kenapa, hampir sejam saya tergolek di tempat tidur, kantuk belum juga hinggap dan membawa saya terbang bermimpi. Akhirnya saya menyambar jaket, pake sepatu dan turun ke lobby. Hari sudah hampir menjelang tengah malam. Petugas hotel yang saya suruh mencarikan taxi, senyum-senyum dan menyapa : “Ndak bisa tidur ? Pak ?” . Saya mengangguk sambil nyengir -nyengir bajing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam mobil taxi, sang supir taxi bertanya tentang arah dan tujuan saya. Lalu saya jawab pendek, “Ketempat orang senang”. Sang supir ngakak dan langsung tancap gas. Udara malam kota Djogdjakarta sedikit dingin. Angin bertiup sangat perlahan. Sang supir taxi terheran-heran, ketika saya berhenti kurang dari ½ jam ditempat pertama. Saya beri alas an pendek, “Cuma survey doang, koq mas !” Lagi-lagi sang supir taxi ngakak. Akhirnya kami berkenalan. Namanya Slamet. Konon ayahnya menamakan dirinya Slamet, biar selalu aman, sentosa dan hidupnya selalu selamat dari cobaan apapun. Dan ternyata nama itu memang sakti mandra guna. Ia merasa perjalanan hidupnya selalu selamat berkat nama yang disandangnya itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah singgah beberapa kali “ditempat senang” yang saya survey, pembicaraan kami bertambah hangat. Mulai dari kehidupan malam kota Djogdjakarta, hingga prilaku remaja kota Djogdjakarta, dan juga perkawinan pak Slamet. Secara filosofis, pak Slamet mengaku bahwa sejak dahulu bapaknya sudah menanamkan filosofi Bibit-Bebet-Bobot, semenjak ia masih sekolah. Ayahnya selalu berpesan agar ia jangan salah pilih. Terlebih saat puber, pak Slamet termasuk anak yang nakal. Biarpun tampang tidak segagah Roy Marten, namun pak Slamet dikenal sebagai jajaran “playboy” dikampungnya, begitu cerita pak Slamet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam filosofi Jawa, Bibit artinya asal usul atau akar keturunan. Kalau menanam sesuatu, pilihlah bibit yang baik, maka hasilnya tidak akan mengecewakan. Begitu penjelasan singkat ayah pak Slamet ketika menjelaskan pilar filosofi pertama kepada pak Slamet. Jadi kalau mau memilih istri yang baik, pilihlah dari keturunan keluarga yang baik-baik. Yang kedua adalah Bebet yang artinya lingkungan disekitar sang calon pasangan hidup. Biarpun bibitnya bagus tetapi kalau lingkungan tempatnya tumbuh tidak baik, maka akhirnya akan terpengaruh tidak baik juga. Sebatang pohon yang tumbuh ditempat yang banyak angin, akan tumbuh condong kearah angin bertiup. Pilar dari filosofi yang terkahir adalah Bobot, yaitu nilai kepribadian, karakter, dan pengetahuan dari seseorang. Kalau ketiganya terpenuhi dengan baik, maka konon jaminan istri atau suami yang baik akan terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filosofi Bibit-Bebet-Bobot, konon dianggap terlalu berat atau feodal. Karena seleksi berdasarkan 3 kriteria ini banyak dianut oleh kaum bangsawan, dan dianggap sebagai sebuah sistim penilaian yang terlampau berlebihan. Banyak teman-teman saya dari keturunan Jawa menganggap sistim ini kuno. Dan konyol. Namun menurut pak Slamet justru filosofi inilah yang menyelamatkan perkawinannya. Ketika saya berdebat dengan pak Slamet lebih jauh, malah pak Slamet menganjurkan agar sebaiknya dan semestinya pak SBY menggunakan filosofi ini untuk memilih para calon menteri-menterinya. Sehingga tidak sering-sering “reshuffle cabinet”.&lt;br /&gt;Saya terhenyak mendengar komentar pak Slamet. Kaget dan agak tersipu. Pak Slamet mengkritik “reshuffle cabinet” yang katanya mirip dengan kawin cerai. Menurut pak Slamet perkawinan itu mestinya jalan satu arah tanpa kesempatan untuk memutar. Kalau sejak awal kita sudah memikirkan cerai, dengan pertimbangan enteng, maka langkah kita memasuki sebuah ajang pernikahan tanpa beban sama sekali. Matematika dan perhitungan-nya, kawin aja sekarang, kalau tidak cocok biarlah kita bercerai. Dan masih bisa kawin lagi. Begitu dan seterusnya. Padahal sebuah perkawinan itu sangat sakral, dan kalau bermasalah, harus kita upayakan sehingga berhasil. Bukan dengan solusi bercerai. Selama 32 tahun pak Slamet menikah dan punya 6 anak, rumah tangganya penuh dengan dinamika dan prahara. Tidak selalu mulus-mulus saja. Tetapi pak Slamet tidak pernah puny aide bercerai. Ia selalu berjuang dan bertahan. Kata pak Slamet, andaikata pak SBY cermat dan hati-hati memilih calon menterinya 2 tahun yang lalu, maka “reshuffle cabinet” tidak perlu terjadi. Kritik pak Slamet, kita membuang waktu dengan percuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama setelah pak Slamet bertutur seperti itu, kami berpisah. Setengah jam kemudian saya tertidur pulas. Keesokan paginya dalam pesawat yang membawa saya pulang ke Jakarta, disebuah harian nasional masih termuat berita gonjang ganjing kocok ulang cabinet. Disana ada analisa bahwa komposisi kabinet pemerintahan didominasi oleh politikus atau kader partai. Kaum professional yang benar benar unggul dan kompeten di bidangnya sangatlah lebih sedikit. Tiba-tiba saja filosofi Jawa – Bibit-Bebet-Bobot ala pak Slamet terlintas dipikiran saya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali kalau pak Slamet jadi presiden, maka proses pemilihan menteri akan menjadi sangat berbeda. Hanya saja saya bertanya-tanya apabila pak Slamet punya masalah sama dengan pak SBY soal koalisi, apakah pak Slamet masih bisa bebas memilih menterinya ?  Satu hal yang saya setuju dengan pak Slamet, bahwa kebiasaan “reshuffle cabinet” adalah kebiasaan buruk mirip kawin cerai. Barangkali dalam kontrak politik berikutnya, dengan siapapun yang menang pemilu nanti. – kalau ada jatah pembagian kursi menteri dalam kabinet, maka partai koalisi harus menyodorkan kader yang lulus sejumlah kriteria. Andaikata kader yang disodorkan tidak memenuhi syarat, maka presiden bisa saja menolak calon yang disodorkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saya juga setuju dengan konsep pak Slamet, bahwa selama perkawinan, setiap masalah, dinamika dan prahara harus diperjuangkan bersama hingga berhasil tuntas. Memberhentikan menteri sebelum masa berakhir tugasnya, bukanlah edukasi manajemen pemerintahan yang baik. Karena mestinya ada mekanisme pimpinan nasional untuk selalu check dan re-check, dan mengarahkan prestasi menteri ke jalur yang menguntungkan dan benar. Bukan hanya sekedar penilaian lulus atau tidak lulus, kemudian diberhentikan karena prestasinya yang jelek. Karena terus terang bagi menteri yang kena copot gara-gara “reshuffle”, malunya akan sangat bukan main. Didalam sejarah, dia akan dicatat sebagai menteri yang tidak berhasil dan gagal. Maka akibatnya dia dicopot dari kabinet. Terus terang ini aib yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pak Slamet, janda korban perceraian selalu punya kesan dan impresi tertentu dalam masyarakat kita. Apapun sebab dan musababnya. Tidak peduli salah siapa. Dia akan tetap disebut sebagai janda. Menteri yang dicopot dari kabinet sebelum masa akhir tugasnya, barangkali punya kesan yang mirip. Janda kabinet. Kalau memang boleh disebut demikian. Dan malunya itu, tetap saja sangat dalam – sangat memalukan !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-2709496982801665591?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/2709496982801665591/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=2709496982801665591' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2709496982801665591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2709496982801665591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/10/andaikata-supir-taxi-jadi-presiden-part.html' title='Andaikata supir taxi jadi Presiden ( Part 2 )'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-zx0YT3YuDvg/TqKOWNZxHoI/AAAAAAAAA8M/3ydEeV2jMgg/s72-c/cinta%2Bmonyet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-366893352046725416</id><published>2011-10-16T16:33:00.000+07:00</published><updated>2011-10-16T16:35:48.797+07:00</updated><title type='text'>PANGGIL SAYA ,...."TANTE SEKAR !"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-eTS3CXBusgw/TpqlRoA_6HI/AAAAAAAAA8A/L7nJ8coYUQ0/s1600/Hermes-Birkin-30cm-Purple-Togo-Leather-Gold-Metal-24563-tv.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-eTS3CXBusgw/TpqlRoA_6HI/AAAAAAAAA8A/L7nJ8coYUQ0/s320/Hermes-Birkin-30cm-Purple-Togo-Leather-Gold-Metal-24563-tv.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5664021203589785714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berkenalan di Facebook. Halaman Face Book-nya kelihatan disembunyikan agar terlihat misteri. Sesekali kami saling bertegur sapa. Chatting seadanya. Basa basi biasa. Tidak ada yang istimewa. Lalu tanpa sengaja kami ngobrol soal New York, karena kebetulan saya akan singgah di kota itu dalam perjalanan dinas saya ke Amerika. Ia mengajak saya minum teh sore hari di Bergdorf Goodman. Ketika saya tanya apakah ia tinggal di New York, ia hanya tertawa mengelak. Saat itu saya anggap hanya sebuah canda biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu saya tiba di New York, menjelang tengah hari. Tiba di hotel, kamar saya belum siap, dan saya disuruh menunggu. Saya tidak sanggup menunggu. Bayangkan terbang selama 24 jam lebih dari Jakarta. Lelah yang saya rasakan ada disetiap ujung syaraf saya. Terpaksa saya menerima tawaran kamar yang sudah siap, walaupun harus membayar lebih. Petugas reception tersenyum ketika memberikan kunci kamar kepada saya. Buat saya itu senyum yang penuh ejekan. Tiba di kamar, saya langsung menyerbu kasur. Dan terbenam didalamnya. Dalam pikiran saya cuma ada satu kata : TIDUR !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah berapa jam saya tertidur. Rasa lapar juga yang akhirnya membangunkan diri saya. Ketika saya melirik arloji, hari hampir jam 3 sore waktu New York. Saya bergegas mandi. Lalu ingat janji dengan teman di Face Book. Department Store Bergdorf Goodman, adalah department store favorit saya di New York. Mereka punya sejarah panjang semenjak tahun 1928.  Dan dilantai 7 mereka memiliki sebuah resto namanya BG. Setiap hari antara jam 3 hingga jam 5, mereka menyajikan hidangan Tea Time yang paling elegan dengan Dammann Frères Tea yang esklusif. Pemandangan dari restoran ini menghadap Central Park. Luar biasa sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan di Blackberry saya, menyebutkan kita akan bertemu jam 4 di resto BG, dilantai 7. Jam 4 lebih saya baru tiba di tempat. Maklum jarak Bergdorf Goodman dari haotel saya hampir 10 blok. Suara seorang wanita menyapa saya : “Panggil saya, Tante Sekar”, begitu ia memperkenalkan dirinya. Observasi saya, Tante Sekar usianya sudah diatas 60 tahun lebih. Walaupun wajahnya Nampak awet muda. Tante Sekar tidak memiliki tubuh tinggi bak seorang model, malah agak gemuk dan wajahnya biasa-biasa saja. Ketika kami bertemu Tante Sekar mengenakan setelan atas dan bawah berwarna ungu cerah. Dan juga tas Birkin Hermes berwarna ungu. Yang menarik adalah, biarpun secara fisik Tante Sekar tidak cantik, namun jelas-jelas Tante Sekar seorang pesolek ulung. Hal itu terlihat dari kuku tangannya yang terawat sangat rapi  dan diberi perona cat kuku berwarna pink. Kontras dengan kostum Tante Sekar sore itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya kami cuma bicara seadanya. Basa basi tentang udara dan restoran di kota New York. Ketika saya bertanya apa bisnis Tante Sekar ? Tante Sekar hanya tertawa dan tiba-tiba saja pandangan matanya menerawang jauh. Tiba-tiba saja Tante Sekar lalu bercerita sekelumit kisah hidupnya. Tante Sekar lahir di kota Malang. Ayah ibunya sangat miskin. Sehingga ia akhirnya hidup bersama neneknya, dan membantu neneknya berjualan kue dipasar. Tante Sekar hanya sempat sekolah hingga kelas 4 SD. Ketika berumur 16 tahun, ia sudah dikawinkan dengan seorang saudagar terkenal dari Jakarta. Ketika menikah sang saudagar sudah berumur 50 tahun. Tante Sekar juga bukan dijadikan istri resmi, melainkan cuma istri simpanan. Tante Sekar tidak pernah tahu juga berapa jumlah isteri sesungguhnya dari suaminya. Menurut gossip lebih dari selusin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tante Sekar tidak menikah terlalu lama. Ketika ia berusia 24 tahun, suaminya meninggal dalam perjalanan bisnis di luar negeri. Sambil senyum-senyum, Tante Sekar berusaha mengingat kisah kasih perkawinan-nya yang pertama. Konon suaminya tidak meninggalkan harta yang banyak. Cuma sebuah rumah kecil dan sejumlah tabungan ala kadarnya. Tante Sekar bercerita untunglah suaminya itu mengajarkan satu ilmu yang paling berharga. Yaitu ilmu membahagiakan lelaki. Selama 8 tahun perkawinan-nya Tante Sekar belajar membuat suaminya senang dan bahagia, mulai dari kepala hingga ujung jempol kaki. Ia belajar memasak hingga seni bercinta dengan lelaki. Suaminya selalu mengatakan bahwa buat lelaki senakal dia dengan sejumlah isteri, maka tiap isteri harus bisa bersaing ketat membuat dia bahagia. Tanda-tanda seorang istri simpanan paling disayang dan berhasil memenangkan hati sang suami, adalah betapa sering ia dikunjungi suaminya. Semakin sering dikunjungi artinya semakin disayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran itu di yakini betul oleh Tante Sekar. Suaminya tidak pernah absen tiap minggu berkunjung ke Tante Sekar tiap minggu. “Kadang lebih”, kata Tante Sekar sambil tertawa kecil. Tante Sekar dibabak kehidupan berikutnya, berjuang keras menghidupi dirinya sendiri. Bebekal tabungan seadanya ia berusaha mencari uang dengan berbagai cara, dan menggunakan jaringan kawan-kawan almarhum suaminya. Ternyata tidaklah semudah ia bayangkan. Ia malah lebih banyak digoda oleh teman-teman suaminya. Mulai dari yang mengajak kawin, hingga yang cuma mengajak selingkuh ala kadarnya. Mulanya ia frustasi dan hampir mengambil jalan yang paling mudah yaitu menikah lagi. Entah bagaimana awalnya, Tante Sekar juga tidak ingat. Tapi Tante Sekar bertemu dengan sekelompok wanita yang semuanya janda. Mereka melakukan arisan sebulan sekali. Dalam bertukar cerita saat arisan, Tante Sekar, akhirnya mendapat pencerahan. Saat itulah ia mengubah garis kehidupan-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lirih, Tante Sekar mengatakan, dua hal yang ia pelajari dalam kehidupan ini; pertama begitu banyak sekali pria yang tidak bahagia dalam kehidupan ini. Dan yang kedua hampir semua pria tidak terpuaskan nafsunya. Maka ia memutuskan untuk menjadi “sosialita plus”. Begitu istilah Tante Sekar. Berkedok sebagai penjual permata, Tante Sekar akhirnya bergaul dipapan atas lingkaran social di Indonesia. Namun jualan sebenarnya, adalah merayu dan membuat puas, serta mambahagiakan lelaki-lelaki yang sangat kaya raya. Tante Sekar emoh disebut sebagai pelacur kelas atas. Tetapi lebih sebagai terapis kebahagian. Begitu kilahnya. Karena setiap lelaki yang menjadi kliennya semua memiliki hubungan emosi dan bukan hanya hubungan fisik belaka. Sebagai “sosialita plus”, Tante Sekar berusaha membekali dirinya dengan berbagai skills, termasuk bahasa, budaya, seni, music, dsbnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakhir pertemuan kami, Tante Sekar tidak bisa menyembunyikan kegelisahan hidupnya yang kini paling ia takuti. Tante Sekar kesepian. Dulu ketika ia sangat laris, ia tidak memikirkan untuk menikah, punya anak atau memunggut anak. Kini ia hidup beberapa bulan di Indonesia. Antara Jakarta dan Bali. Lalu beberapa bulan di New York. Dan sisanya ia jalani di Macau dan Shanghai. Tante Sekar ingin bertemu saya, barangkali semata-mata agar saya mau menulis cerita tentang dirinya. Kami memang berjanji untuk bertemu kembali di Indonesia, agar Tante Sekar mau cerita lebih banyak. Siapa tahu petualangan Tante Sekar bakalan asyik dibuat buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bahan lamunan saya, Tante Sekar mengatakan, bahwa dirinya berfungsi untuk memuaskan nafsu lelaki, namun ia tidak pernah memanfaatkan nafsu lelaki. Pantangan hidup Tante Sekar, adalah menjadi wanita yang serakah untuk minta ini dan itu dari lelaki. Menurut Tante Sekar, setiap kali ia berhasil membahagiakan seorang lelaki, tidak pernah sekalipun lelaki itu mengecewakan dirinya. Tante Sekar selalu saja kebanjiran hadiah. Itu rahasia Tante Sekar bertahan sekian lama. Wanita yang tamak dan selalu ingin menguras harta lelaki, biasanya tidak akan bertahan lama. Hingga hari ini cerita itu masih menjadi bahan lamunan saya setiap hari. Menjelang malam kami berpisah. Kami berpelukan dan Tante Sekar mencium saya dipipi. Wangi parfumnya menjadi baying-bayang yang tidak mau pergi. Arrrggghhh !!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-366893352046725416?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/366893352046725416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=366893352046725416' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/366893352046725416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/366893352046725416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/10/panggil-saya-tante-sekar.html' title='PANGGIL SAYA ,....&quot;TANTE SEKAR !&quot;'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-eTS3CXBusgw/TpqlRoA_6HI/AAAAAAAAA8A/L7nJ8coYUQ0/s72-c/Hermes-Birkin-30cm-Purple-Togo-Leather-Gold-Metal-24563-tv.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6670253487831036381</id><published>2011-09-18T08:48:00.000+07:00</published><updated>2011-09-18T08:51:07.146+07:00</updated><title type='text'>Andaikata supir taxi jadi Presiden ( Part 1 )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-MR2Tz1jbKwU/TnVOQ23IaiI/AAAAAAAAA74/DavuNQulF_E/s1600/3630003564_c1616cf542.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-MR2Tz1jbKwU/TnVOQ23IaiI/AAAAAAAAA74/DavuNQulF_E/s320/3630003564_c1616cf542.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5653510958745152034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang krisis ekonomi 1998, saya berada di New York. Dan sempat membeli sebuah buku kecil yang berjudul TAXI DRIVER WISDOM. Sebuah uneg-uneg dari para supir taxi di New York yang sempat dikumpulkan Risa Mickenberg. Lucu, menggelitik dan kalau direnungkan terasa kebenaran yang polos terkadang nyelekit. Barangkali saja, memang Tuhan menakdirkan supir taxi memiliki pemikiran yang sangat berbeda. Yang membuat mereka bijaksana dengan cara yang sangat unik. Bayangkan saja, seorang supir taxi bisa keliling kota selama 8-12 jam seharinya. Bertemu dengan puluhan hingga ratusan orang tiap hari. Berinterkasi dengan mereka. Hingga akhirnya muncul persepsi yang sangat istimewa ini. Lalu menjadi pelajaran hidup dengan sudut pandang yang tidak akan kita temukan dimana-pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang, awalnya saya seringkali segan, ngobrol dengan supir taxi. Kadang dalam berbagai perjalanan yang melelahkan, tidak jarang supir taxi mengusik kantuk dan lelah saya. Terkadang kita suka bertemu juga dengan supir taxi yang bawel dan bicara ngalor ngidul ngak keruan. Hal itu sering terasa tidak nyaman. Namun setelah membaca buku TAXI DRIVER WISDOM, saya jadi lebih memberikan perhatian. Dan sesekali saya bertemu dengan supir taxi yang memberikan saya sejumlah pencerahan hidup yang sangat bernilai. Beberapa diantaranya saya kumpulkan dalam 10 tahun terakhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja supir taxi ini pak Koeswanto. Saya naik Taxi pak Koes dari hotel menuju Bandara di Surabaya. Badannya kekar. Usianya mungkin menjelang 50 an. Rambutnya tipis hampir botak. Dan dipergelangan tangannya ia memakai gelang bahar. Ia mengaku dari Madiun. Di ajak ikut saudaranya berpetualang di Surabaya. Konon ia sudah 20 tahun lebih di Surabaya. Sempat bekerja bermacam-macam. Mulai dari penjaga gudang hingga berjualan soto. Namun sudah 8 tahun terakhir ini ia menjadi supir taxi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan ke Bandara, kami melihat sekelompok anak muda memadati bagian jalan, sehingga membuat jalan menjadi macet. Pak Koes lalu menggerutu macam-macam. Sampai pada kisah yang menarik, menurut cerita beliau. Salah satu tetangga beliau, anaknya masuk rumah sakit karena demam berdarah. Tidak ada biaya. Dan anak sang tetangga tidak bisa ditebus. Mulanya saya tersenyum saja. Ini cerita biasa di republik ini. Kisahnya banyak kita temukan dikoran setiap hari. Dan sayapun bisa menebak kelanjutan cerita, pasti tetangganya akan menjadi maling dan nyolong sesuatu. Benar saja. Lanjut pak Koes sang tetangga lalu nyolong dan menjadi maling. Ia membawa kabur motor salah satu tokoh terpandang di kampong. Tertangkap basah oleh massa dan sang tetangga digebukin habis. Ironisnya sang tetangga harus masuk rumah sakit dan dipenjara. Sang anak akhirnya tidak tertebus. Terpaksa para tetangga urunan dan menebus sang anak agar bisa keluar dari rumah sakit. Cerita yang biasa dan basi sebenarnya. Lalu dimana pencerahan yang kita tunggu-tunggu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara menarik lalu pak Koes mengurai cerita tadi. Kata beliau, orang kecil, seringkali di cap sebagai tidak berpendidikan, tidak tahu hokum dan seringkali main hakim sendiri. Begitu kilah pak Koes atas berita yang sering ditulis di Koran. Disinilah tanpa saya sangka datang pencerahan pak Koes. Kata beliau, orang kecil di kampong seringkali frustasi. Karena mereka merasa jarang sekali mendapat perlindungan hukum. Ia secara sinis mencontohkan dan bertanya, kapan terakhir kali saya melihat polisi membantu orang biasa menyebrang jalan ? Saya jadi tersenyum mendengarnya. Lalu ia mencontohkan bagaimana bedanya orang penting kalau berpergian. Mobil orang penting cuma satu, tapi yang mengawal bisa selusin, dan galaknya bukan main. Semua mulut jalan ditutup. Akibatnya bikin macet dimana-mana. Pak Koes tertawa terkekeh-kekeh. Ia bilang kenapa sih, para orang penting itu selalu terburu-buru ? Kenapa mereka ngak bisa pelan sedikit dan ikut bersama rakyat menikmati kemacetan kota. Secara sinis pak Koes mengatakan bahwa mungkin itulah sebabnya jalanan tetap macet, karena orang penting tidak pernah merasakan macet dan tidak pernah tau masalah macet. Inilah pencerahan pak Koes yang membuat saya terpingkal-pingkal. Iseng saya tanya apakah pak Koes mau jadi Presiden ? Biar dikawal kemana-mana ? Kini gantian pak Koes yang tertawa. Ia tidak menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai tertawa berdua, pak Koes melanjutkan. Ia bercerita seringkali maling digebuki ramai-ramai, bukan karena main hakim sendiri. Tapi masyarakat seringkali merasa perlu bahwa maling itu diberi pelajaran agar kapok tidak lagi mau mencuri dimasa depan. Dan menjadi peringatan agar maling-maling lain-nya tidak berani mencuri di kampong mereka. Pak Koes dengan gaya politikus kampong, lalu menggugat situasi korupsi yang sekarang beredar. Ia secara kritis mengatakan koq jaman sekarang yang korupsi semakin banyak. Lalu saya ceritakan bahwa sekarang Indonesia sedang gencar memberantas korupsi. Makanya ada KPK segala. Pak Koes tidak setuju dengan saya. Beliau bilang koruptor harus dibikin kapok. Persis maling motor tadi. Kalau perlu digebukin rame-rame dan dihukum mati. Saya terkesima. Barangkali pak Koes benar adanya. Sistim hukuman para koruptor di republik ini terlalu ringan dan tidak membuat jera para pelakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Koes bercerita, bahwa kenapa tetangganya mencuri motor tokoh terpandang dikampunya, semata-mata karena tokoh terpandang itu terlalu suka pamer. Dan motornya diparkir dipekarangan tanpa dikunci. Sehingga menjadi godaan terbesar. Pak Koes menyindir bahwa yang diperlukan republik ini adalah sistim untuk mencegah kemalingan. Mencegah kemalingan menurut pak Koes tidak bisa dengan menangkap maling. “Iya kalau ketangkap ? Kalau kabur malingnya ?”, begitu sanggah pak Koes.  Saya bersyukur atas pencerahan unik ini. Saya yakin andaikata pak Koes jadi presiden tahun 2014 nanti, ia akan punya sistim lebih baik untuk mencegah korupsi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali pemerintah mau memakai logika sederhana pak Koes. Bahwa di republik ini, yang diperlukan adalah pemikiran baru tentang pemberantasan korupsi. Menurunkan angka korupsi barangkali lebih murah kalau lewat pencegahan korupsi. Daripada lewat upaya menangkap sebanyak-banyaknya koruptor dan menghukumnya. Karena kita akan membutuhkan aparat, jaksa, sistim peradilan dan penjara. Juga belum tentu hukuman itu bakal membuat jera dan menjadi contoh agar orang tidak berani korupsi lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada baiknya kita hitung berapa biaya yang sudah dikeluarkan Negara untuk memburu koruptor, menangkap koruptor, mengadili koruptor dan menghukum koruptor. Pasti akan mahal sekali. Seperti kata pak Koes, andaikata motor itu dikunci dan tidak dipamerkan secara sembrono, tetangganya tidak akan tergoda mencurinya. Kata pepatah mencegah penyakit seringkali lebih murah dari pada mengobati penyakit. Ah, andaikata pak Koes jadi Presiden saya,…….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6670253487831036381?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6670253487831036381/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6670253487831036381' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6670253487831036381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6670253487831036381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/09/andaikata-supir-taxi-jadi-presiden-part.html' title='Andaikata supir taxi jadi Presiden ( Part 1 )'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-MR2Tz1jbKwU/TnVOQ23IaiI/AAAAAAAAA74/DavuNQulF_E/s72-c/3630003564_c1616cf542.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-7728827848855531176</id><published>2011-08-29T09:47:00.001+07:00</published><updated>2011-08-29T09:51:21.792+07:00</updated><title type='text'>Cerita Menjelang Idul Fitri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-cxa8Fu_sPlo/Tlr-BdVE_6I/AAAAAAAAA7w/pD0nhvvh2ko/s1600/tumblr_lp2l8gtMd41qzb36do1_500.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 189px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-cxa8Fu_sPlo/Tlr-BdVE_6I/AAAAAAAAA7w/pD0nhvvh2ko/s320/tumblr_lp2l8gtMd41qzb36do1_500.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5646104383868698530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memanggilnya Om Koki, karena di tangan kanannya ada sebuah tattoo ikan mas Koki. Usianya sudah mendekati 70an. Sangat kokoh dan tegap. Walaupun tinggi badannya dibawah rata-rata. Matanya sangat tajam. Berwajah bengis. Selalu serius. Saya belum pernah melihatnya tertawa, sekalipun. Kalau datang berkunjung ke rumah Mpu Peniti selalu dikawal. Minimal 2 body guard. Kadang malah lebih. Pernah sampai 6 orang. Menurut Mpu Peniti bisnisnya retenir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin ketika saya berkunjung ke rumah Mpu Peniti, saya mendapati Om Koki sedang tertawa terkekeh-kekeh bersama Mpu Peniti. Tiba-tiba saja, saya melihat sosok Om Koki yang sangat berbeda. Untuk pertama kalinya, saya melihat kerapuhan beliau sebagai manusia. Tokoh yang serius menakutkan sirna begitu saja. Saya pun ikut tersenyum melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mpu Peniti, Om Koki tidak pernah teratur datang. Tetapi seminggu sebelum Lebaran, Om Koki selalu datang. Dan kunjungan ini tidak pernah meleset semenjak hampir 20 tahun yang lalu. Kalau datang Om Koki selalu bawa duit. Jumlahnya tidak pernah sama. Kadang 50 juta, kadang lebih. Rekornya adalah 300 juta, beberapa tahun yang lalu. Uang itu ia berikan kepada Mpu Peniti, untuk digunakan guna keperluan sosial atau menolong orang yang sedang membutuhkan. Mulanya saya berpikir Om Koki mirip Robin Hood. Namun ceritanya ternyata jauh dan sangat berbeda dari dugaan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon Om Koki, sudah yatim piatu sejak kecil. Ketika berumur belasan tahun , ia menjadi anak pasar. Kerjanya mencuri, dan berusaha mendapatkan nafkah dengan cara apa saja di pasar. Kadang jadi kuli, atau kadang jadi tukang parkir. Lama-lama statusnya naik pangkat, ia lalu jadi preman pasar. Suatu hari terjadi perkelahian antar kelompok preman. Om Koki dikeroyok, dan hampir meninggal, kalau saja ia tidak ditolong oleh seorang saudagar batik. Akhirnya ia diangkat anak oleh saudagar batik itu. Siapa sangka ternyata selain menjadi saudagar batik, bisnis sampingannya adalah rentenir. Om Koki belum berusia 30 tahun, ketika sang saudagar wafat. Bisnis batiknya diserahkan kepada keluarga almarhum, dank arena Om Koki bekas preman, maka ia meneruskan bisnis rentenir sang saudagar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian bisnis Om Koki melesat sangat maju dalam tempo yang sangat singkat. Om Koki hidup mewah. Sampai suatu saat ia menderita sakit Dan disaat kritis itulah Om Koki berkenalan dengan Mpu Peniti. Lalu berkelanjutan, berdua merekapun menjadi sahabat karib. Kemarin ketika bertemu Om Koki, beliau baru mau bercerita tentang kisah hidupnya yang sangat unik. Mulanya ketika Mpu Peniti membantu proses kesembuhan Om Koki hingga sembuh, Om Koki merasa perlu membayar mahal jasa Mpu Peniti. Namun ketika ditanya apa permintaan Mpu Peniti. Beliau hanya menggeleng. Dan tidak meminta bayaran. Om Koki yang menjadi rentenir tentu saja bingung. Ia sudah terbiasa hidup dengan konsep bahwa setiap jasa dan pertolongan harus ada imbalannya alias bunga. Itu ideologi yang dianut Om Koki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut cerita, Mpu Peniti akhirnya terlibat dalam sebuah percakapan serius dengan Om Koki. Entah apa yang dibicarakan, mereka berdua. Yang jelas setelah diskusi serius itu, Om Koki membuat satu perubahan besar didalam hidupnya. Kebetulan Om Koki mau bercerita kepada saya. Ceritanya Mpu Peniti pernah mengutip sebaris kata dari Confucius, yang berbunyi : “ Janganlah pernah malu pada sebuah kesalahan. Lalu akhirnya menghakiminya menjadi sebuah perbuataan jahat “ Om Koki tersenyum, lalu melanjutkan. Kata beliau, kata-kata itu dalam sekali. Mpu Peniti memberikan sindiran bahwa beliau tidak menghakimi Om Koki sebagai penjahat, yang melanggar hukum, karena profesinya sebagai rentenir. Mpu Peniti hanya menganggap Om Koki manusia biasa dengan sejumlah kesalahan. Setiap kesalahan bisa diperbaiki. Dan Mpu Peniti secara halus menegur Om Koki untuk memperbaiki kesalahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Om Koki sangat terharu dan tersentuh. Ia lalu bertanya apa yang harus ia lakukan. Mpu Peniti hanya minta, setiap orang yang tidak bisa membayar pinjaman-nya Om Koki, mohon jangan ditagih. Biarkan saja kata Mpu Peniti. Mulanya Om Koki kaget. Karena berdasarkan pengalaman, bisa-bisa semua orang tidak akan membayar. Sungguh sebuah permintaan yang sangat berat. Dengan berat hati akhirnya permintaan Om Koki dijalani juga. Om Koki lalu membuat persiapan baru, ucapan Mpu Peniti membuat ia sadar untuk benar-benar memilih konsumen yang ia perkirakan mampu membayar. Ia menjadi berhati-hati untuk memberikan pinjaman kepada sembarang orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun pertama, benar saja ada sejumlah orang yang tidak membayar. Om Koki dengan tulus menuruti janjinya kepada Mpu Peniti. Ia sama sekali tidak menagih dengan memaksa. Ia biarkan saja. Tahun kedua, menurut Om Koki terjadi sebuah keajaiban. Banyak diantara yang gagal membayar, lalu datang sendiri. Ada yang mencicil. Ada yang membayar lunas. Dan ada pula yang membayar lebih dengan bonus. Kebanyakan datang pada saat menjelang hari Raya. Ada yang datang menjelang Lebaran. Menjelang Natal. Menjelang Imlek. Atau menjelang Tahun Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Om Koki mulanya bingung. Uangnya mau dikemanakan ? Akhirnya ia membuat sebuah resolusi. Mengumpulkan semua kembalian pinjaman yang ia sangka telah hilang. Lalu sebelum Lebaran membawanya kepada Mpu Peniti untuk digunakan buat keperluan-keperluan amal. Itu sebabnya jumlahnya tidak pernah sama dari tahun ke tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Om Koki menutup ceritanya pada saya, dengan satu kearifan. Dulu ia selalu menganggap semua hutang yang tak tertagih adalah sebuah kegagalan bisnis. Yang tidak jarang mengusiknya dan membuat ia stress. Sesuatu yang dianggapnya menjadi hambatan. Sesuatu yang membuat ia tertahan. Namun setelah ia mengikuti nasehat Mpu Peniti ; ia menjadi sangat berbeda. Hidupnya ia rasakan lebih bebas merdeka. Om Koki kini menjadi semakin cerdas memilih konsumen. Tidak lagi sembarang. Ia juga tidak lagi mematok bunga yang sangat tinggi. Disatu titik ia punya batas. Dititik lain yang tidak memiliki batas. Menurutnya kita perlu menjadi orang yang royal meminjamkan maaf kepada siapa saja dan kapan saja. Maaf tidak semestinya diberikan setahun sekali. Kita juga harus royal memberikan kesempatan kepada siapa saja. Karena hidup ini seringkali membutuhkan kesempatan berkali-kali. Dan ketika pintu itu kita buka-kan kepada siapa saja dan kapan saja, maka pintu yang sama juga akan dibukakan untuk kita. Seperti kata Confucius, bagi orang yang mau mengakui kesalahannya, maka masih akan ada kesempatan untuk memperbaikinya. Namun bagi mereka yang menolak memperbaiki. Lama kelamaan kesalahan itu mengakar dan menjadi kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak pernah tau apa agama Om Koki. Mpu Peniti juga hanya diam ketika saya bertanya apa agama Om Koki. Namun kehadiran Om Koki menjelang Lebaran, membuat saya semakin merenungi ibadah saya dalam memaafkan orang-orang disekeliling saya. Semoga Lebaran kali ini memberi kita hikmah dan pengalaman yang semakin bernilai. Dengan rendah hati saya minta anda semua memaafkan saya lahir dan batin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-7728827848855531176?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/7728827848855531176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=7728827848855531176' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7728827848855531176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7728827848855531176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/08/cerita-menjelang-idul-fitri.html' title='Cerita Menjelang Idul Fitri'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-cxa8Fu_sPlo/Tlr-BdVE_6I/AAAAAAAAA7w/pD0nhvvh2ko/s72-c/tumblr_lp2l8gtMd41qzb36do1_500.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6974539940889558458</id><published>2011-08-21T13:42:00.000+07:00</published><updated>2011-08-21T13:44:32.994+07:00</updated><title type='text'>SINDIRAN - SENTILAN DAN SARKASME</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-8LPOM-nEbKQ/TlCpCZgmwhI/AAAAAAAAA7o/_DoMRozi8h0/s1600/best-random-photos-43.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 294px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-8LPOM-nEbKQ/TlCpCZgmwhI/AAAAAAAAA7o/_DoMRozi8h0/s320/best-random-photos-43.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5643196191767708178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman wafat dalam usia sangat belia. Saat itu saya sedang di LOS ANGELES, ketika mendapat kabar duka cita tersebut. Sekejap saya terhenyak. Ia figure pengusaha yang cukup sukses. Cerdas. Dan pintar bergaul. Ketika saya pulang ke Jakarta, sejumlah kabar berhembus. Kebanyakan negatif. Kembali saya terhenyak untuk kedua kalinya. Cerita suksesnya sirna semua. Konon ia meninggalkan istrinya 5 bulan yang lalu demi seorang wanita yang lebih muda dan lebih cantik. Dan ia meninggal saat karena kecelakaan saat pelesir dengan istri barunya. Untuk itulah ia dikutuk dan dianggap pantas menerima ganjaran kematian yang mengenaskan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat disekeliling kita seringkali bertindak sangat kejam. Tanpa diskon. Tanpa embel-embel. Tanpa kepedulian. Seringkali member label dan cap yang sangat negatif dan berlebihan. Tetapi juga, barangkali cerita diatas bukanlah sesuatu yang baru. Sesuatu yang sangat using dan kuno. Sama kunonya dengan pribahasa - “Gara-gara nila setitik. Rusak susu sebelanga”. Kata mentor saya Mpu Peniti, “yang tidak pernah using adalah kebenaran. Betapun usang dan kunonya !” Dan ucapan inilah yang menghibur saya dan sekaligus membuat saya tertawa ketika menerima kiriman humor di BB tetang 7 presiden kita yang semuanya memiliki referensi negatif. Perasaan itu tidak menyentuh saya terlalu lama. Perlahan berganti dengan sebuah kengerian, betapa kehidupan kita dijejali dengan perasaan sinis yang sangat berlebihan. Seolah dengan meledek dan memuaskan perasaan sinis kita,  membuat kita tertawa dan berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon perbuatan sinis, atau sarkasme, punya sejarah sangat panjang. Ketika manusia telah fasih menggunakan bahasa dan menjadikan-nya sebuah media artistic, naka sinisme ikut hadir dan menjadi seni tersendiri. Sejarah Romawi kuno misalnya dipenuhi dengan sejumlah artis yang mahir menggunakan sinisme. Mulai dari politikus hingga filsuf. Dari Romawi, konon menjalar cepat ke Inggris. Dan hingga hari ini, masih bisa kita saksikan seni aslinya dalam perdebatan para politikus di parlemen. Dimana tak jarang mereka saling menyindir dan mengejek dengan sinis. Bangsa Asia konon terlambat mengenal sinisme. Barangkali kultur dan budaya kita awalnya menganggap sinisme atau sarkasme tabu dan sangat tidak sopan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang penasaran ? Mungkin anda jadi ingin tau, kenapa sinisme ini lalu tumbuh subur dalam budaya kita saat ini ? Mengapa humor kita di SMS, televisi, dan BB jadi penuh dengan sindiran dan sinisme ? Seorang wartawan yang sering menulis masalah budaya, menjelaskan kepada saya, bahwa barangkali sindiran, sinisme dan sarkasme muncul dan menjadi bahan lawakan pada saat yang bertepatan munculnya pelawak intelek dari kampus. Konon menurut cerita, tahun 1973 di Perkampungan Mahasiswa Universitas Indonesia di Cibubur, sedang berlangsung konsolidasi mahasiswa. Mereka akan menentang rencana kedatangan Perdana Menteri Jepang, Kakuei Tanaka ke Jakarta untuk bertemu dengan Presiden Soeharto. Di sana Kasino, Nanu, dan Rudy Badil yang paling menonjol mengatur acara supaya ramai dan tidak menjenuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temmy Lesanpura, mahasiswa UI yang juga Kepala Program Radio Prambors menemui Kasino, Nanu, dan Rudy Badil di dalam acara konsolidasi mahasiswa tersebut. Ia menawari ketiganya untuk mengisi acara radio Prambors. Maka lahirlah ‘Obrolan Santai di Warung Kopi’. September 1973. Itulah awal kelahiran Warung Kopi Prambros, yang menawarkan sentilan humor yang lebih intelek, dengan gaya sinisme yang cerdas, melawan semua kemapanan yang ada. Manajemen Warung Kopi Prambors kelihatan serius dan meniru manajemen group lawak di luar negeri. Yaitu mencari penulis, periset, dan pemulung bahan lawakan. Salah satu staff mereka adalah Tubagus Dedi Gumelar alias Miing Bagito. Yang kemudian keluar dan mendirikan group lawakan baru yaitu BAGITO, dengan tambahan dua personil yaitu Didin dan Hadi Prabowo alias Unang . Nama group Bagito konon berupa singkatan Bagi Roto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu kampus menjadi “traning camp” dan tempat merekut pelawak yang potensial. Maka sindiran, sentilan, sinisme, sarkasme, menjadi bahan baku tertawaan kita sehari-hari saat ini. Dan kemampuan meledek seolah menjadi alat ukur kecerdasan. Sehingga pintar meledek semakin cerdas kita nampaknya. Meledek dengan sinisme ini juga muncul dalam bentuk lain, misalnya dalam lagu berbagai composer dan juga film-film kita saat ini. Agar lebih intelek, maka istilah yang digunakan adalah satire. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketakutan saya pada bangsa ini, adalah kita akan mati rasa bersama-sama. Konon ketika Orde Baru berakhir, Indonesia mengalami reformasi dan demokrasi dalam berbagai bentuk. Bukan saja yang positif, tetapi juga yang negatif sekaligus. Seorang politikus mengatakan pada saya, bahwa di jaman orde baru, yang bisa korupsi hanya golongan tertentu. Yaitu golongan yang punya koneksi dengan pusat kekuasaan. Setelah reformasi situasi itu berubah. Istilah teman politikus saya adalah “….. gantian dong. Sekarang giliran gue korupsi”. Maka jumlah korupsi saat ini secara kuantitas dan kualitas sangat masif dan merajalela. Mungkin jumlahnya berkali-kali lipat di banding jaman Orde Baru. Tiap hari media menulis soal korupsi secara gambling. Namun karena kita sudah mati rasa. Membacanya kita cuma senyum. Kita tidak lagi berang. Karena secara keseluruhan kita sudah kena penyakit 3 B (Buta-Budeg-Bisu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi kita menjadi terbatas dengan membalas lewat sindiran, sinisme atau sarkasme. Ini yang membuat kita sebagai bangsa semakin mahir meledek. Di saat yang sama meledek menjadi kepuasan yang tercukupi. Seorang anthropolog menyebutnya sebagai “orgasme lewat masturbasi”. Lama lama kita kehilangan kepedulian kita. Mpu Peniti, mentor saya, mengatakan, dalam kasus teman saya yang wafat gara-gara kecelakaan itu, saya dan teman-teman mengalami cacat batin. Yaitu kita kehilangan sebagian kemampuan manusiawi kita untuk berduka. Ketidak mampuan untuk merasa kehilangan. Kegagalan untuk bersedih hati. Kegagalan secara cerdas untuk mengenang seorang teman. Cacat batin ini menjadi keterbatasan baru, yang dilampiaskan lewat sinisme atau sarkasme. Terus terang saya harus setuju dengan Mpu Peniti soal yang satu ini. Saya ingat ketika kecil dulu, saya paling tidak mau diajak ayah melayat keluarga yang meninggal. Karena situasinya sangat mencekam. Tak jarang penuh kesedihan. Sekarang kalau saya pergi melayat, suasana mencekam dan penuh kesedihan itu sudah jauh berkurang. Situasinya jauh lebih santai. Kesedihan seperti musuh yang harus kita jauhi. Karena jaman sekarang yang sudah penuh sesak dengan stress, kenapa juga harus ditambah dan dilengkapi dengan kesedihan. Ibu saya mengatakan dahulu banyak sekali film dari Hong Kong dan Taiwan yang sangat sedih. Selalu membuatnya menangis tersedu-sedu didalam bioskop. Sekarang sudah tidak ada lagi. Semua film komedi atau aksi. Ibu saya merindukan kesedihan itu. Saya juga merindukan kesedihan itu. Yang percaya atau tidak terasa sangat nikmat dan melegakan. Diam-diam akhirnya saya mengenang teman saya dengan kesedihan yang sangat dalam. Saya menangis untuknya. Dan saya berdoa semoga arwahnya diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa. &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6974539940889558458?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6974539940889558458/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6974539940889558458' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6974539940889558458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6974539940889558458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/08/sindiran-sentilan-dan-sarkasme.html' title='SINDIRAN - SENTILAN DAN SARKASME'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-8LPOM-nEbKQ/TlCpCZgmwhI/AAAAAAAAA7o/_DoMRozi8h0/s72-c/best-random-photos-43.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6589731959572749339</id><published>2011-08-15T09:02:00.001+07:00</published><updated>2011-08-15T09:04:21.115+07:00</updated><title type='text'>PAMERAN SAJADAH DAN KERUDUNG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-zwiNhla8Geg/Tkh-P2cQt9I/AAAAAAAAA7g/-EW2zNV5ad0/s1600/262475_2287846353915_1181624682_2754521_4707000_n.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-zwiNhla8Geg/Tkh-P2cQt9I/AAAAAAAAA7g/-EW2zNV5ad0/s320/262475_2287846353915_1181624682_2754521_4707000_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5640897344058734546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai tanggal 12 Agustus hingga Lebaran, Roemah Pelantjong di Djogdjakarta menggelar sebuah acara esklusif berupa pameran “Sajadah dan Kerudung”. Pameran unik ini digagas Roemah Pelantjong sebagai salah satu event untuk merayakan Ramadhan 2011. Event seperti ini direncanakan akan dilakukan secara teratur  di bulan-bulan berikutnya dengan berbagai tema kreatif dan unik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurator senior Roemah Pelantjong, KAFI KURNIA mengatakan bahwa Roemah Pelantjong akan terus menerus menggali berbagai kekayaan budaya dan etnik Indonesia dan mengangkatnya menjadi sebuah event seni, semata-mata sebagai gerakan motivasi untuk membangkitkan gairah para pengrajin untuk terus menerus berinovasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAFI KURNIA, berharap misi dan visi Roemah Pelantjong – Djogdjakarta sebagai sebuah kawah candradimuka untuk menggagas inovasi dan kreativitas karya-karya kontemporer akan terus berkelanjutan dan bisa sekaligus memosisikan Djogdjakarta sebagai tujuan utama pariwisata di ASIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pameran “Sajadah dan Kerudung” sangat kritis dan strategis, karena walaupun jumlah produk yang dipamerkan sangat terbatas, namun pameran ini mampu menampilkan sebuah keberanian baru untuk berkreasi, terutama karena karya-karya yang ditampilkan mewakili desainer muda dengan interpretasi segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, Sajadah yang akrab dengan ritual berdoa dan shalat yang biasanya ditampilkan dalam tenunan permaidani secara klasik, kini tampil berbeda dengan kain berkonsep perca yang unik. Sejarah teknik menjahit dengan perca, telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Awalnya barangkali adalah untuk menyelamatkan potongan-potongan sisa kain tua, lalu menjahitnya menjadi satu, dan menjadi kain yang lebih berguna seperti selimut.&lt;br /&gt;Itu sebabnya teknik ini banyak berkembang diberbagai jaman revolusi dan kolonial, ketika rakyat mengalami masa-masa sulit. Kain-kain yang disambung menjadi satu ini, awalnya tidak memerhatikan motif dan bentuk, tampil seadanya. Lalu berkembang menjadi keragaman motif yang memukau. Dan dikenal dalam berbagai budaya etnik, mulai dari Mesir, Rusia hingga Amerika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajadah yang ditampilkan di Roemah Pelantjong, kali ini adalah juga karya seorang pengrajin Ibu rumah tangga dari Jakarta, yang awalnya bereksperimen dengan sisa kain. Lalu dikembangkan dengan menggunakan kain dan bahan berkualitas tinggi, menampilkan motif mozaik dengan warna dan desain kontemporer. Dibuat dengan bantuan perangkat lunak modern dan tingkat ketepatan (presisi) yang sangat tinggi, masing-masing sajadah yang dibuat mempunyai kekhasan tersendiri, tidak ada yang sama persis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk kedua yang dipamerkan adalah kerudung. Sebuah asesori yang dipakai kaum perempuan dalam berbagai agama termasuk Islam. Kerudung menampilkan perempuan dalam sosok yang khusuk dan anggun.  Dalam berbagai budaya, kerudung seringkali dipakai dalam saat-saat penting seperti ketika berduka cita, atau peristiwa keagamaan yang sangat besar, termasuk Lebaran. Kali ini Roemah Pelantjong menampilkan dua sumbu desain yang sangat berbeda dan esklusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama, Roemah Pelantjong bekerja sama dengan seorang desainer muda asal Djogdjakarta menampilkan desain batik kontemporer, yang membuat interpertasi, baik gaya, warna dan motif yang baru. Desain kedua sangat tumpul dan lebih mono-krome, yaitu berupa aneka kerudung terbuat dari sutera liar. Tampil dalam warna yang sangat sederhana, apa adanya namun berkonsep ramah lingkungan yang berbeda. Esklusivitas dalam kesederhanaan alam. Keduanya menampilkan sebuah harmonisasi dan integritas yang baru dan segar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bonus, kurator senior Roemah Pelantjong, KAFI KURNIA, juga menampilkan berbagai sarung dengan warna-warna yang berlawanan dengan desain klasik terdahulu. Motif sarung secara klasik yang sangat maskulin, berupa garis yang berpotongan membentuk kotak, sangat tradisional, dikenal bukan saja di Indonesia, tetapi juga dibeberapa negara. Motif desain yang dikenal sebagai ‘tartan’ ini, misalnya dikenal secara filosofis dan mengakar di Scotlandia dan Amerika. Uniknya bagaimana motif tartan bisa masuk dalam motif sarung di Indonesia, masih menjadi misteri tersendiri. Beberapa rumah mode di luar negeri  musim panas 2011, kembali mengangkat motif ‘tartan’ dalam berbagai desain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarung yang ditampilkan Roemah Pelantjong, walaupun masih mengakar pada desain ‘tartan’ yang klasik namun dengan tampilan warna yang sangat bergairah dan ‘festive’. Tampilan warna yang sangat berani ini dimaksud sebagai arahan modis yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ROEMAH PELANTJONG dengan pameran mini ‘Sajadah dan Kerudung’ berusaha menampilkan sebuah kesegaran yang baru, dengan gaya bergagas inovatif. Menjadikan Lebaran menjadi lebih marak namun sekaligus punya arti yang lebih dalam.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6589731959572749339?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6589731959572749339/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6589731959572749339' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6589731959572749339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6589731959572749339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/08/pameran-sajadah-dan-kerudung.html' title='PAMERAN SAJADAH DAN KERUDUNG'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-zwiNhla8Geg/Tkh-P2cQt9I/AAAAAAAAA7g/-EW2zNV5ad0/s72-c/262475_2287846353915_1181624682_2754521_4707000_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-1465794747860606569</id><published>2011-08-04T09:36:00.000+07:00</published><updated>2011-08-04T09:38:07.142+07:00</updated><title type='text'>SAYEMBARA BAMBOO SAURUSS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-0_EqcWsrg0A/TjoF6iQq0II/AAAAAAAAA7Y/yyzi7OfvIp0/s1600/dino2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 183px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-0_EqcWsrg0A/TjoF6iQq0II/AAAAAAAAA7Y/yyzi7OfvIp0/s320/dino2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5636824386794868866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... SAYEMBARA BAMBOO SAURUSS - A journey of re newable faith .... caranya mudah : Kunjungi BAMBOO SAURUSS di PACIFIC PLACE - Jakarta - hingga tanggal 11 SEPTEMBER 2011 .... sebuah patung bambu setinggi 3 meter dalam bentuk T-Rex bermotif batik parang .... Anda cukup berfoto didepannya dengan gaya yang unik dan nyeleneh ..... kirim foto anda ke ajaib@cbn.net.id ..... foto yang terpilih akan mendapatkan hadiah berupa merchandise khas ROEMAH PELANTJONG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-1465794747860606569?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/1465794747860606569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=1465794747860606569' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1465794747860606569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1465794747860606569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/08/sayembara-bamboo-sauruss.html' title='SAYEMBARA BAMBOO SAURUSS'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-0_EqcWsrg0A/TjoF6iQq0II/AAAAAAAAA7Y/yyzi7OfvIp0/s72-c/dino2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-1806286371080042566</id><published>2011-08-03T09:32:00.001+07:00</published><updated>2011-08-03T09:42:51.443+07:00</updated><title type='text'>FREE HEALTH CARE SEMINAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Ox8U6wMoGhA/Tji1WAL3qnI/AAAAAAAAA7Q/nok35IHHhm0/s1600/Flyer_110806_10x21.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 154px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Ox8U6wMoGhA/Tji1WAL3qnI/AAAAAAAAA7Q/nok35IHHhm0/s320/Flyer_110806_10x21.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5636454323265710706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-1806286371080042566?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/1806286371080042566/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=1806286371080042566' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1806286371080042566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1806286371080042566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/08/free-health-care-seminar.html' title='FREE HEALTH CARE SEMINAR'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Ox8U6wMoGhA/Tji1WAL3qnI/AAAAAAAAA7Q/nok35IHHhm0/s72-c/Flyer_110806_10x21.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-5619191392560328293</id><published>2011-07-31T11:53:00.000+07:00</published><updated>2011-07-31T11:54:16.689+07:00</updated><title type='text'>IKAN MOLA MOLA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-BNahmzoBBnA/TjTf4H3IeRI/AAAAAAAAA7I/Gfe6eVuSTtQ/s1600/molamola.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 318px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-BNahmzoBBnA/TjTf4H3IeRI/AAAAAAAAA7I/Gfe6eVuSTtQ/s320/molamola.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5635375189023291666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... salah satu keajaiban alam .... ikan Mola-Mola ini konon berasal dari perairan di Australia dan tinggal di laut yang sangat dalam .... satu-satunya cara melihat ikan ini adalah menyelam di Nusa Penida Bali pada bulan Agustus - September dimana ikan Mola Mola berimigrasi mencari air yang lebih hangat saat musim dingin di Australia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-5619191392560328293?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/5619191392560328293/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=5619191392560328293' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5619191392560328293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5619191392560328293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/ikan-mola-mola.html' title='IKAN MOLA MOLA'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-BNahmzoBBnA/TjTf4H3IeRI/AAAAAAAAA7I/Gfe6eVuSTtQ/s72-c/molamola.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-8554754553048905228</id><published>2011-07-31T07:25:00.001+07:00</published><updated>2011-07-31T07:29:14.701+07:00</updated><title type='text'>BAMBOO SAURUSS – mulai berpetualang menuju Jakarta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-x9KR-IgbnT0/TjShWqUDAwI/AAAAAAAAA7A/7zvkYhL2VLc/s1600/223747_213140992069390_100001204711804_651405_2154132_n.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 212px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-x9KR-IgbnT0/TjShWqUDAwI/AAAAAAAAA7A/7zvkYhL2VLc/s320/223747_213140992069390_100001204711804_651405_2154132_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5635306444434899714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-8554754553048905228?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/8554754553048905228/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=8554754553048905228' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8554754553048905228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8554754553048905228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/bamboo-sauruss-mulai-berpetualang.html' title='BAMBOO SAURUSS – mulai berpetualang menuju Jakarta'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-x9KR-IgbnT0/TjShWqUDAwI/AAAAAAAAA7A/7zvkYhL2VLc/s72-c/223747_213140992069390_100001204711804_651405_2154132_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-4658114778360870464</id><published>2011-07-28T10:28:00.000+07:00</published><updated>2011-07-28T10:29:47.277+07:00</updated><title type='text'>INI DIE ..... FILM NYANG KITE KUDU NONTON !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-9NcVhDnrC5E/TjDXnBYRvgI/AAAAAAAAA64/TdA9Fyis-9g/s1600/the_dark_knight_rises_bane_by_ryanluckoo-d389tjh.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 226px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-9NcVhDnrC5E/TjDXnBYRvgI/AAAAAAAAA64/TdA9Fyis-9g/s320/the_dark_knight_rises_bane_by_ryanluckoo-d389tjh.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5634240199225622018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-4658114778360870464?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/4658114778360870464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=4658114778360870464' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4658114778360870464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4658114778360870464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/ini-die-film-nyang-kite-kudu-nonton_28.html' title='INI DIE ..... FILM NYANG KITE KUDU NONTON !'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-9NcVhDnrC5E/TjDXnBYRvgI/AAAAAAAAA64/TdA9Fyis-9g/s72-c/the_dark_knight_rises_bane_by_ryanluckoo-d389tjh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-1419938141758713043</id><published>2011-07-28T08:00:00.000+07:00</published><updated>2011-07-28T08:02:07.169+07:00</updated><title type='text'>THE MAKING OF BAMBOO SAURUSS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-8QoZsXoMisI/TjC08hgIDzI/AAAAAAAAA6w/2HFwxWl5e34/s1600/proses%2Bbammusaurussss.%2B27.07%2B%25287%2529.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-8QoZsXoMisI/TjC08hgIDzI/AAAAAAAAA6w/2HFwxWl5e34/s320/proses%2Bbammusaurussss.%2B27.07%2B%25287%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5634202085718757170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-1419938141758713043?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/1419938141758713043/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=1419938141758713043' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1419938141758713043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1419938141758713043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/making-of-bamboo-sauruss.html' title='THE MAKING OF BAMBOO SAURUSS'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-8QoZsXoMisI/TjC08hgIDzI/AAAAAAAAA6w/2HFwxWl5e34/s72-c/proses%2Bbammusaurussss.%2B27.07%2B%25287%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6824145803180573326</id><published>2011-07-28T07:57:00.001+07:00</published><updated>2011-07-28T08:00:22.410+07:00</updated><title type='text'>MAKANYA JANGAN MUDAH  MENYERAH !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-vKNzMjDPFXU/TjC0RMm8d4I/AAAAAAAAA6o/L-Cw11LYN-Y/s1600/252196_10150384239108238_562718237_10538151_7471241_n_large.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-vKNzMjDPFXU/TjC0RMm8d4I/AAAAAAAAA6o/L-Cw11LYN-Y/s320/252196_10150384239108238_562718237_10538151_7471241_n_large.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5634201341375838082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, di suatu pagi, di sebuah rumah, di sebuah ruang tamu, seorang lelaki muda menghadapi seorang lelaki setengah baya, untuk 'merebut' sang perempuan muda, dari sisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, jadi engkau yang akan melamar itu?" tanya sang setengah baya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, Pak," jawab sang muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau telah mengenalnya dalam-dalam?" tanya sang setengah baya sambil menunjuk si perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Pak, sangat mengenalnya," jawab sang muda, mencoba meyakinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Berarti engkau telah memacarinya sebelumnya? Tidak bisa. Aku tidak bisa mengijinkan pernikahan yang diawali dengan model seperti itu!" balas sang setengah baya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pemuda tergagap, "Enggak kok pak, sebenarnya saya hanya kenal sekedarnya saja, ketemu saja baru sebulan lalu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Itu serasa 'membeli kucing dalam karung' kan, aku takmau kau akan gampang menceraikannya karena kau tak mengenalnya. Jangan-dkau nggak tahu aku ini siapa?" balas sang setengah baya, keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini situasi yang sulit. Sang perempuan muda mencoba membantu sang lelaki muda. Bisiknya, "Ayah, dia dulu aktivis lho."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu dulu aktivis ya?" tanya sang setengah baya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Pak, saya dulu sering memimpin aksi demonstrasi anti Orba di Kampus," jawab sang muda, percaya diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Nanti kalau kamu lagi kecewa dan marah sama istrimu, kamu bakal mengerahkan rombongan teman-temanmu untuk mendemo rumahku ini kan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anu Pak, nggak kok. Wong dulu demonya juga cuma kecil-kecilan. Banyak yang nggak datang kalau saya suruh berangkat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Lha wong kamu ngatur temanmu saja nggak bisa, kok mau ngatur keluargamu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang perempuan membisik lagi, membantu, "Ayah, dia pinter lho."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu lulusan mana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya lulusan Teknik Elektro UGM Pak. UGM itu salah satu kampus terbaik di Indonesia lho Pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Kamu sedang menghina saya yang cuma lulusan STM ini tho? Menganggap saya bodoh kan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Enggak kok Pak. Wong saya juga nggak pinter-pinter amat Pak. Lulusnya saja tujuh tahun, IPnya juga cuma dua koma Pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lha lamaranmu ya kutolak. Kamu saja bego gitu gimana bisa mendidik anak-anakmu kelak?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisikan itu datang lagi, "Ayah dia sudah bekerja lho."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi kamu sudah bekerja?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya Pak. Saya bekerja sebagai marketing. Keliling Jawa dan Sumatera jualan produk saya Pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Kalau kamu keliling dan jalan-jalan begitu, kamu nggak bakal sempat memperhatikan keluargamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anu kok Pak. Kelilingnya jarang-jarang. Wong produknya saja nggak terlalu laku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu tetap kutolak. Lha kamu mau kasih makan apa keluargamu, kalau kerja saja nggak becus begitu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisikan kembali, "Ayah, yang penting kan ia bisa membayar maharnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rencananya maharmu apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seperangkat alat shalat Pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Kami sudah punya banyak. Maaf."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi saya siapkan juga emas satu kilogram dan uang limapuluh juta Pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Kau pikir aku itu matre, dan menukar anakku dengan uang dan emas begitu? Maaf anak muda, itu bukan caraku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisikan, "Dia jago IT lho Pak"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu bisa apa itu, internet?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh iya Pak. Saya rutin pakai internet, hampir setiap hari lho Pak saya nge-net."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Nanti kamu cuma nge-net thok. Menghabiskan anggaran untuk internet dan nggak ngurus anak istrimu di dunia nyata."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi saya ngenet cuma ngecek imel saja kok Pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Jadi kamu nggak ngerti Facebook, Blog, Twitter, Youtube? Aku nggak mau punya mantu gaptek gitu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisikan, "Tapi Ayah..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu kesini tadi naik apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mobil Pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Kamu mau pamer tho kalau kamu kaya. Itu namanya Riya'. Nanti hidupmu juga bakal boros. Harga BBM kan makin naik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anu saya cuma mbonceng mobilnya teman kok Pak. Saya nggak bisa nyetir"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Lha nanti kamu minta diboncengin istrimu juga? Ini namanya payah. Memangnya anakku supir?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisikan, "Ayahh.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu merasa ganteng ya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nggak Pak. Biasa saja kok"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Mbok kamu ngaca dulu sebelum melamar anakku yang cantik ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi pak, di kampung, sebenarnya banyak pula yang naksir kok Pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lamaranmu kutolak. Kamu berpotensi playboy. Nanti kamu bakal selingkuh!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang perempuan kini berkaca-kaca, "Ayah, tak bisakah engkau tanyakan soal agamanya, selain tentang harta dan fisiknya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang setengah baya menatap wajah sang anak, dan berganti menatap sang muda yang sudah menyerah pasrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nak, apa adakah yang engkau hapal dari Al Qur'an dan Hadits?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pemuda telah putus asa, tak lagi merasa punya sesuatu yang berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun pada pokok soal ini ia menyerah, jawabnya, "Pak, dari tiga puluh juz saya cuma hapal juz ke tiga puluh, itupun yang pendek-pendek saja. Hadits-pun cuma dari Arba'in yang terpendek pula."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang setengah baya tersenyum, "Lamaranmu kuterima anak muda. Itu cukup. Kau lebih hebat dariku. Agar kau tahu saja, membacanya saja pun, aku masih tertatih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata sang muda ikut berkaca-kaca.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6824145803180573326?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6824145803180573326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6824145803180573326' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6824145803180573326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6824145803180573326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/makanya-jangan-mudah-menyerah.html' title='MAKANYA JANGAN MUDAH  MENYERAH !'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-vKNzMjDPFXU/TjC0RMm8d4I/AAAAAAAAA6o/L-Cw11LYN-Y/s72-c/252196_10150384239108238_562718237_10538151_7471241_n_large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-4553815689070826280</id><published>2011-07-27T07:11:00.000+07:00</published><updated>2011-07-27T07:12:20.472+07:00</updated><title type='text'>Best Global Green Brands launched!</title><content type='html'>Green is Now:&lt;br /&gt;More than another fashionable movement&lt;br /&gt;By Paula Oliveira - Associate Director, Interbrand London&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is debatable among environmental specialists if the responsibility to act on climate change belongs to governments, general public, NGOs, or companies, but the fact is that more and more corporations have been taking responsibility into their own hands by optimizing their operations and supply chains, investing in more sustainable products and services, openly expressing their commitment and long-term targets, and smartly engaging their stakeholders in the debate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is very different from the green movement of the 1960s, when companies promoted their green credentials but didn’t really understand or do enough to fundamentally change their business and limit their negative influence in the environment. According to CorpWatch, a not-for-profit organization that promotes companies’ accountability and transparency in various issues, in 1969 alone, public utilities spent more than US $300 million on advertising, which was more than eight times their investment in anti-pollution research.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This first wave of “corporate green” peaked in late 1980s. At that time, people became more aware of menaces to the environment due to the increasing number of natural disasters such as floods, earthquakes, and famine. Suddenly, green products were cool; so were mitigation actions such as recycling. Companies saw the opportunity to engage with consumers and increasingly promoted their brands’ green credentials. But as John Grant states in his 2007 book, The Green Marketing Manifesto, the substance was lacking: for consumers, the movement was just a “brandwagon” they didn’t want to miss, but they were not ready to change behavior. Consumers were unsure if environmental catastrophic predictions were realistic, so their interest in the “green trend” faded quickly; as for companies, they failed to produce green products with true environmental benefits, high quality standards, and affordable prices. Examples include green cleaning products that didn’t clean, and recycled papers with poor resistance. All this made companies wary of communicating green credentials even when they were true, so they could avoid the risk of being accused of greenwashing, a popular term to nominate companies that speak loud about green credentials but don’t do enough.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But there were some good side effects of this first wave. New green charities were founded and existing ones such as Greenpeace and WWF became more renowned worldwide. Governments increased legislation regarding waste and gas emissions. Pollution was reaching unbearable levels in major cities and manufacturing businesses and car fleets were targeted as partially responsible. As a result, companies improved their operations in order to improve efficiency, generate less by-products and cleaner waste, reducing air and water pollution.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nowadays, we don’t know if the weather is getting warmer or colder, we just know it’s changing. It is hard to know which animal species are more severely under threat – we just know many are. We don’t like to see rubbish thrown on the streets, we don’t like to see rivers or beaches dirty or polluted and we recycle our rubbish and we expect business and brands to do their part as well. This is not because legislation obliges us to follow rules, but because it is simply the right thing to do for our planet. Companies are listening and there are some notorious cases that illustrate the three ways companies are demonstrating their commitment to the environment: sustainable supply-chains, sustainable innovation, and sustainable engagement.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And this is not a wave. It is a new way of doing business that came to stay. It is about acting responsibly, not by focusing on short-term sales or other financial gains, but on the long-term sustainability of the business and of the planet.&lt;br /&gt;Sustainable operations: L'Oréal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sustainable IngredientsSustainable operations include all aspects related to the manufacturing process itself, supply chain, choice of partners, transportation, and logistics.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Even though this is not known to many people outside sustainability specialists or enthusiasts, L'Oréal is a company very committed to sustainable development, including the choice of natural ingredients, long-term relationships with its suppliers, water conservation, reduction of CO2 emissions in the whole process and development of sustainable buildings among others.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;According to L'Oréal website for sustainable development, more than a third of L’Oréal’s existing suppliers have worked with the brand for decades, growing together with the business. The choice of ingredients must comply with 10 criteria (see illustration), guaranteeing that the choice does not affect biodiversity and is compliant with all international, regional, and local regulations. L'Oréal also has an annual Environment, Health and Safety award (EHS), encouraging teams and employees around the world to improve performance towards corporate environmental goals. These and other initiatives make L'Oréal one of the top performing companies in terms of sustainable development.&lt;br /&gt;Sustainable innovation: Toyota&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sustainable innovation is where companies’ initiatives directly touch customers and consumers lives. Through innovative products and services, companies not only reduce their own carbon footprint, but also help their customers and consumers to improve theirs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Responsible Business, a 2011 book by Carol Sanford, that discusses a new paradigm shift in corporate responsibility, emphasizes the use of science and technology to solve issues around environment and other problems impacting humanity. Of course environmental issues should be balanced with primary customer needs, but in some cases customers do not know what they need or what is possible, hence the role of corporations to offer products and services that are relevant, differentiated, green, and ethical.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Examples abound in different industries, with Toyota Prius being one of the most recognizable symbols of a product that addresses those criteria. First launched in Japan in 1997, its hybrid technology not only protects the environment, but also helps consumers to save costs by using a well-designed and stylish car.&lt;br /&gt;Sustainable engagement: Johnson &amp; Johnson&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As important as having a true commitment to the environment and acting responsibly is communicating environmental efforts with transparency and clarity. This is not only because of governance, but also to set an example and engage a wider community of business, employees, partners, consumers, and the wider community around changing the world.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Johnson &amp; Johnson is a good case. Since 1987 the company has implemented environmental goals aimed at reducing emissions and their impact on the environment, including carbon reduction, water use, paper and packaging, waste reduction, compliance, and external manufacturing, among others.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Johnson &amp; Johnson recently launched a website called “Johnson and Johnson Responsibility” helping the company to demonstrate its commitment and transparency towards its “Healthy Future 2015 Goals” and to illustrate Johnson &amp; Johnson’s commitment to the environment through real cases, such as BAND-AID’s. 90 percent of world’s BAND-AID brand adhesive bandage boxes are produced in Brazil, where in 2006 over 2/3 of paper-based packaging were made of recycled paper or fiber from certified forests and numbers have been improving over the years. But the company is also transparent in recognizing there is a way to go, clearly stating its ambitious goals and fostering the power of external collaboration in a sustainable way.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-4553815689070826280?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/4553815689070826280/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=4553815689070826280' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4553815689070826280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4553815689070826280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/best-global-green-brands-launched.html' title='Best Global Green Brands launched!'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-7718994458773494340</id><published>2011-07-26T12:42:00.000+07:00</published><updated>2011-07-26T12:43:55.364+07:00</updated><title type='text'>BAMBOO SAURUSS – A Journey of Renewable Faith</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-s8Qo30xSIkA/Ti5UATQOi-I/AAAAAAAAA6g/zYW6CajoQZA/s1600/Lentur2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 266px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-s8Qo30xSIkA/Ti5UATQOi-I/AAAAAAAAA6g/zYW6CajoQZA/s320/Lentur2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633532548032138210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAMBOO SAURUSS – A Journey of Renewable Faith&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ritual berpuasa selama 30 hari penuh, barangkali tidaklah semestinya dianggap hanya sebagai kewajiban beragama. Barangkali maknanya jauh lebih dalam dan sangat dalam. Komikus terkenal Djogdjakarta Ismail Sukribo bersama dengan 7 orang perupa akan menempuh ritual puasa ini dengan sebuah perjalanan spiritual yang sangat unik. Sebuah patung T- Rex yang telah punah, kembali dihidupkan dan dibuat dari anyaman bamboo setinggi 3 meter. Patung T-Rex dari anyaman bamboo ini lalu diberi motif batik parang, dan rencananya akan di pamerkan di Pacific Place selama bulan Puasa. Patung ini diberi nama Bamboo Sauruss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kafi Kurnia, kurator dari Lentur Gallery di Roemah Pelantjong – Djogdjakarta menjelaskan bahwa Bamboo Sauruss merupakan sebuah simbolisasi perjalalanan spiritual untuk sebuah preservasi iman dan pencarian jati diri kembali (reinventing oneself). Itu sebabnya Bamboo Sauruss diberi tambahan embel-embel thema “A Renewable Faith”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bamboo Sauruss menurut KAFI KURNIA sarat makna dan perlambang. T-Rex sang dinosaurus yang telah jutaan tahun punah adalah simbolisasi titik awal. Simbolisasi ini misalnya dalam sebuah pertunjukan wayang kulit selalu dihadirkan dalam bentuk gunungan. Bamboo Sauruss setinggi 3 meter ini juga merupakan simbolisasi gunungan secara kontemporer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbolisasi gunungan bukanlah sebuah sikap sombong dan arogan. Melainkan sebuah titik awal untuk merenung, meditasi dan introspeksi. Orang-orang zaman dahulu sudah menggunakan bentuk gunung ini untuk barang sehari-hari seperti caping, topi bambu berbentuk kerucut, sehingga air hujan tidak mengganggu kepala, akan tetapi mata tetap dapat memandang dengan leluasa. Selanjutnya, atap rumah joglo, yang menunjukkan bahwa pusat bangunan dengan lantai tertinggi terlelak di pusat, dibawah puncak atap dan merupakan tempat berdoa yang paling efektif. Nasi tumpeng juga berbentuk kerucut, dan puncaknya dipersembahkan kepada pimpinan tertinggi dalam acara ritual. Payung kraton bertingkat tiga juga menggambarkan tingkatan dari kamadhatu, rupadhatu dan arupadhatu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah kamadhatu, rupadhatu dan arupadhatu adalah tingkatan dari gunung. Bagian kaki melambangkan Kamadhatu, yaitu dunia yang masih dikuasai oleh kama atau nafsu,keinginan yang rendah, yaitu dunia manusia biasa. Bagian tengah melambangkan Rupadhatu, yaitu dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari ikatan nafsu, tetapi masih terikat oleh rupa dan bentuk, yaitu dunianya orang suci dan merupakan “alam antara” yang memisahkan “alam bawah” (kamadhatu) dengan “alam atas” (arupadhatu). Bagian atas, Arupadhatu, yaitu “alam atas” atau nirwana, dimana kebebasan mutlak telah tercapai, bebas dari keinginan dan bebas dari ikatan bentuk dan rupa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bentuk T-Rex adalah gunungan secara kontemporer yang mengawali sebuah titik permulaan. Simbol kedua adalah bambu yang dianyam menjadi patung T-rex. Bambu itu liat dan lentur. Meskipun berakar serabut, pohon bambu tahan terhadap terpaan angin kencang, dengan kelenturannya dia mampu bergoyang bak seorang penari balet, fleksibilitas itu lah bambu. gerak yang mengikuti arus angin ,tetapi tetap kokoh berdiri di tempatnya mengajarkan kita sikap hidup yang berpijak pada keteguhan hati dalam menjalani hidup walau penuh cobaan dan tantangan, namun tidak kaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambu juga dapat di simbolkan sebagai sebuah siklus hidup manusia, contohnya setelah tunas tumbuh lalu keluar lah rebung, dan lalu besar bertunas dan menjulang tinggi. ini mengajarkan bagaimana kita perlu proses untuk menjadi lebih baik, dengan kesabaran, ketekunan, kegigihan dalam berusaha.  Itu lah yang akan menjadi pintu kesuksesan seseorang. Walaupun mungkin standar kesuksesan berbeda setiap orang, tapi itu bisa mengajarkan kita bagaimana cara berproses, hidup bukan sesuatu yang instan tapi dia berproses, tinggal bagaimana kita bisa menjadikan proses ini menjadi lebih berguna bagi kita semua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat bambu yang sangat luar biasa, menjadikan juga bambu sebagai sebuah bahan baku ramah lingkungan dan yang selalu terbarukan. Siklus dan proses yang disimbolkan oleh bambu menjadi inti perjalanan spiritual kita bersama saat berpuasa. Menemukan diri kita yang sesungguhnya dan melahirkannya kembali dalam sebuah kesucian yang baru. Yang lebih baik. Yang lebih manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbol terakhir adalah motif batik parang. Motif batik parang memiliki filosofi yang sangat dalam terkandung di dalamnya dan tidak sesederhana motifnya. Parang berasal dari kata pereng, yang berarti lereng. Perengan menggambarkan sebuah garis menurun dari tinggi ke rendah secara diagonal. Susunan motif leter S jalin-menjalin tidak terputus melambangkan kesinambungan. Bentuk dasar leter S diambil dari ombak samudra yang menggambarkan semangat tidak pernah padam. Batik parang memiliki nilai filosofis yang sangat tinggi berupa petuah agar tidak pernah menyerah sebagaimana ombak laut yang tak pernah berhenti bergerak. Batik parang pun menggambarkan jalinan yang tidak pernah putus, baik itu dalam arti upaya memperbaiki diri, upaya memperjuangkan kesejahteraan, maupun bentuk pertalian keluarga di mana batik parang di masa lalu merupakan hadiah dari bangsawan kepada anak-anaknya. Dalam konteks tersebut, motif parang mengandung petuah dari orang tua agar melanjutkan perjuangan yang telah dirintis. Garis lurus diagonal melambangkan rasa hormat dan keteladanan, serta kesetiaan pada nilai-nilai kebenaran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Introspeksi diri, menyadari proses dan siklus kedewasaan, serta perjuangan dengan semangat tidak pernah padam menjadikan BAMBOO SAURUSS, sungguh sebuah perjalanan spiritual yang unik di bulan puasa ini. Rencananya BAMBOO SAURUSS setelah dipamerkan akan dilelang dan hasilnya akan disumbangkan untuk misi-misi social.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAFI KURNIA – ajaib@cbn.net.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-7718994458773494340?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/7718994458773494340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=7718994458773494340' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7718994458773494340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7718994458773494340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/bamboo-sauruss-journey-of-renewable.html' title='BAMBOO SAURUSS – A Journey of Renewable Faith'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-s8Qo30xSIkA/Ti5UATQOi-I/AAAAAAAAA6g/zYW6CajoQZA/s72-c/Lentur2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-8066746351464841958</id><published>2011-07-25T22:17:00.000+07:00</published><updated>2011-07-25T22:18:46.661+07:00</updated><title type='text'>INI DIE ..... FILM NYANG KITE KUDU NONTON !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-oYukfWdemow/Ti2JReTWkWI/AAAAAAAAA6Y/XnuwhXGeS8s/s1600/colombianamovieposter-050811.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-oYukfWdemow/Ti2JReTWkWI/AAAAAAAAA6Y/XnuwhXGeS8s/s320/colombianamovieposter-050811.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633309642195374434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-8066746351464841958?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/8066746351464841958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=8066746351464841958' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8066746351464841958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8066746351464841958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/ini-die-film-nyang-kite-kudu-nonton.html' title='INI DIE ..... FILM NYANG KITE KUDU NONTON !'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-oYukfWdemow/Ti2JReTWkWI/AAAAAAAAA6Y/XnuwhXGeS8s/s72-c/colombianamovieposter-050811.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-2486541480628298954</id><published>2011-07-24T18:22:00.000+07:00</published><updated>2011-07-24T18:24:07.237+07:00</updated><title type='text'>SMS Malam Pertama</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/--GRNs-Ovepk/TiwAumpfs5I/AAAAAAAAA6Q/9023DaPqvI4/s1600/imogen-thomas-2%25281%2529.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/--GRNs-Ovepk/TiwAumpfs5I/AAAAAAAAA6Q/9023DaPqvI4/s320/imogen-thomas-2%25281%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632878034582221714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah ada 3 orang saudara, sebut saja mereka Vira, Voni, dan Veni yang&lt;br /&gt;dinikahkan secara masal oleh orangtuanya. Setelah itu mereka pergi berbulan&lt;br /&gt;madu bersamaan. Kalau Vira pergi ke Pulau Batam, Voni pergi Ke Kepulauan&lt;br /&gt;Seribu dan Veni si bungsu pergi ke Bali .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya orang Tua sayang sama anak, selama mereka berbulan madu kedua Orang&lt;br /&gt;Tua mereka minta dikirim kabar tentang segala yang terjadi selama mereka&lt;br /&gt;berbulan madu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi agar berita yang dikirim singkat dan tidak terlalu Vulgar, mereka&lt;br /&gt;menggunakan Kode/Sandi tentang moto-moto Iklan. Supaya praktis dan murah,&lt;br /&gt;berita dikirim lewat SMS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 hari setelah kepergian anak mereka berbulan madu, diterimalah sebuah&lt;br /&gt;SMS... yang rupanya dari VIRA di Pulau Batam. Isi beritanya cukup sederhana,&lt;br /&gt;"STANDARD CHARTERED". Setelah membaca berita tersebut mereka mencari Iklan&lt;br /&gt;Standard Chartered di koran dan terbacalah tulisan besar berbunyi, "BESAR,&lt;br /&gt;KUAT dan BERSAHABAT!" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersenyumlah kedua orang tua mereka membaca berita dari Vira. Hari ke 4&lt;br /&gt;datang SMS kedua, yang rupanya berasal dari Voni di Kepulauan Seribu. Isi&lt;br /&gt;beritanya juga cukup singkat yaitu, "NESCAFE". Setelah membaca surat&lt;br /&gt;tersebut, dengan tergesa-gesa kedua orang tua mereka mencari koran dan&lt;br /&gt;membaca Iklan NESCAFE yang berbunyi, "NIKMATNYA SAMPAI TETES TERAKHIR".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kedua orang tua mereka pun tersenyum bahagia sambil sedikit haha..&lt;br /&gt;hihi.. Hari ke 5 ditunggu tidak ada berita/SMS yang datang. Hari ke 6 begitu&lt;br /&gt;pula tidak ada sebuah SMS pun. Hari ke 7 begitu pula tidak ada kabar dari&lt;br /&gt;anak bungsu mereka si Veni yang berbulan Madu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki hari ke 8... akhirnya kedua orangtua mereka menerima SMS juga dari&lt;br /&gt;Veni yang berbulan madu di Bali dan isi beritanya cukup singkat, " CATHAY&lt;br /&gt;PACIFIC".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera kedua orang tua mereka mencari Iklan penerbangan Cathay Pasific yang&lt;br /&gt;ada dikoran, dan dijumpailah iklan penerbangan dengan tulisan besar, "7 KALI Sehari Non Stop"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-2486541480628298954?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/2486541480628298954/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=2486541480628298954' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2486541480628298954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2486541480628298954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/sms-malam-pertama.html' title='SMS Malam Pertama'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/--GRNs-Ovepk/TiwAumpfs5I/AAAAAAAAA6Q/9023DaPqvI4/s72-c/imogen-thomas-2%25281%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-9028347476889546964</id><published>2011-07-20T09:01:00.000+07:00</published><updated>2011-07-20T09:02:15.700+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI HARI INI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-nxKXXVoA6SU/TiY3GwhOHhI/AAAAAAAAA6I/g3uFVGP5V6A/s1600/ass-kicking-ass-kissing-life-motto-text-Favim.com-57035.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 299px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-nxKXXVoA6SU/TiY3GwhOHhI/AAAAAAAAA6I/g3uFVGP5V6A/s320/ass-kicking-ass-kissing-life-motto-text-Favim.com-57035.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5631248973316365842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-9028347476889546964?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/9028347476889546964/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=9028347476889546964' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/9028347476889546964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/9028347476889546964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/inspirasi-hari-ini.html' title='INSPIRASI HARI INI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-nxKXXVoA6SU/TiY3GwhOHhI/AAAAAAAAA6I/g3uFVGP5V6A/s72-c/ass-kicking-ass-kissing-life-motto-text-Favim.com-57035.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-4541175318957359433</id><published>2011-07-20T08:59:00.000+07:00</published><updated>2011-07-20T09:00:41.786+07:00</updated><title type='text'>MY FAVORITE TV SERIES</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-x0aSz1gM0Ks/TiY2sknYpyI/AAAAAAAAA6A/gy0YtIO__Lc/s1600/Nikita-wallpaper-3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-x0aSz1gM0Ks/TiY2sknYpyI/AAAAAAAAA6A/gy0YtIO__Lc/s320/Nikita-wallpaper-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5631248523444397858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-4541175318957359433?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/4541175318957359433/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=4541175318957359433' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4541175318957359433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4541175318957359433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/my-favorite-tv-series.html' title='MY FAVORITE TV SERIES'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-x0aSz1gM0Ks/TiY2sknYpyI/AAAAAAAAA6A/gy0YtIO__Lc/s72-c/Nikita-wallpaper-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-63777341162847326</id><published>2011-07-19T07:04:00.000+07:00</published><updated>2011-07-19T07:05:57.963+07:00</updated><title type='text'>.... TIME TO WAKE UP .... AND FOLLOW YOUR DREAM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ixfy1yUz7kY/TiTKRvwzYWI/AAAAAAAAA54/iSdR516KeW4/s1600/doe-deere-dreams-follow-girl-pink-pretty-Favim.com-109306.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 146px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ixfy1yUz7kY/TiTKRvwzYWI/AAAAAAAAA54/iSdR516KeW4/s320/doe-deere-dreams-follow-girl-pink-pretty-Favim.com-109306.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5630847840347709794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-63777341162847326?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/63777341162847326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=63777341162847326' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/63777341162847326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/63777341162847326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/time-to-wake-up-and-follow-your-dream.html' title='.... TIME TO WAKE UP .... AND FOLLOW YOUR DREAM'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ixfy1yUz7kY/TiTKRvwzYWI/AAAAAAAAA54/iSdR516KeW4/s72-c/doe-deere-dreams-follow-girl-pink-pretty-Favim.com-109306.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-2369798872987296113</id><published>2011-07-19T07:01:00.000+07:00</published><updated>2011-07-19T07:04:04.631+07:00</updated><title type='text'>KETIKA DUNIA TIDAK LAGI MEMILIH BATAS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-HyM1JiJBvAE/TiTJ2Iq0iKI/AAAAAAAAA5w/LJrIKzv71_s/s1600/801w054HcA0_large.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 261px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-HyM1JiJBvAE/TiTJ2Iq0iKI/AAAAAAAAA5w/LJrIKzv71_s/s320/801w054HcA0_large.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5630847365997168802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1990, saya mulai bekerja disebuah perusahaan Amerika. Saya ingat betul hal pertama yang diberikan perusahaan kepada saya adalah sebuah alamat email. Itupun menggunakan alamat dan perusahaan internet “compuserve”. Sebuah internet provider pemula dan sangat beken di tahun 80’an di Amerika. Sayangnya tak lama kemudian Compuserve dibeli AOL alias pesaing “America On Line”. Compuserve lalu memudar, dan tidak lagi mengudara semenjak Agustus 2009. Saya ingat betul, saat itu mengakses internet sangatlah sulit. Karena harus menggunakan dial-up modem. Dan jasa pelayanan internet provider di awal tahun 1990an di Indonesia belum banyak pilihan-nya. Sambungan internet seringkali putus ditengah jalan. Browsing di internet masih merupakan sebuah kemewahan hidup yang belum bisa kita nikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun yang sama, saya membaca buku karangan Kenichi Ohmae, yang berjudul The Borderless World. Usai membaca buku itu, terus terang darah saya mendesir kencang. Mirip burung yang lepas dari sangkarnya. Usai membaca buku itu saya berkhayal, seorang pengrajin jaket kulit di GARUT menerima order dari seorang biker di Rusia. Atau sekelompok pelukis di Djogdjakarta mengerjakan mural pesanan sebuah hotel di Afrika. Dunia kehilangan batas-batasnya, semua dihubungkan dengan internet dan kita memiliki sejumlah kemungkinan dan peluang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, kemanapun saya pergi, orang dan relasi bisnis saya bertanya, apakah saya “wired” ? Artinya apakah saya memiliki alamat email dan terhubung dengan internet. Istilah “wired” sendiri menjadi sebuah istilah budaya baru, yang begitu keren dan beken saat itu. Sehingga jurnalis Louis Rossetto  berpartner dengan teman jurnalis lain Jane Metcalfe, mendirikan sebuah majalah dengan nama yang sama Wired, pada tahun 1993. Sejak itulah lahir sebuah konsep Utopia yang baru. Sebuah Utopia didunia maya. Majalah Wired menjadi bacaan wajib semua geek, nerd, dan techie diseluruh dunia. Berbagai publikasi mengikuti jejak mereka, namun kebanyakan tidak bertahan lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia tanpa batas, seperti prediksi Kenichi Ohmae, bukan tanpa sebab dan akibat. Melainkan membuka sebuah kotak Pandora. Dengan satur trilyun keajaiban. Demikian kata seroang techie kepada saya di Portland awal dasa warsa 90’an. Namun apakah semua pemimpin dunia mengalami pencerahan yang sama, dan berani berbuat yang ajaib pula, dan menggunakan internet untuk menciptakan sebuah utopia ekonomi yang baru. Kenyataan-nya tidak demekian. Konon Indonesia yang memiliki lebih dari 240 juta penduduk. Penetrasi Internet di Indonesia kurang dari 40 juta atau hanya sekitar 16 %. Ini data terakhir tahun 2010. Padahal dengan investasi internet yang pragmatis, pembangunan wilayah tertinggal dapat diakselerasi lebih dari 200% dalam 5 tahun. Dan mungkin juga kita tidak memerlukan seorang mentri untuk mengurus masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1995, datang buku kedua yang memberikan pencerahan kedua kepada saya. Yakni buku Bill Gates yang berjudul The Road Ahead. Konon Bill Gates dibayar di muka 2.5 juta dollar ketika buku ini ditulis. Biaya promosi buku ini sendiri, konon melebihi 1 juta dollar. Didalam buku ini Bill Gates membuat ramalan bahwa ketika populasi internet mencapai titik kritis yang massif, maka Utopia maya, tidak lagi menjadi angan-angan. Melainkan sebuah realita ekonomi yang luar biasa. Bill Gates bercerita tentang sebuah “dompet cerdas”, yang dapat melakukan hampir seluruh transaksi ekonomi. Dan ramalan itu hampir menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaringan internet tidak lagi harus lewat sambungan kawat. Internet menjadi jalan toll informasi yang semakin cepat dan mengudara begitu saja seperti layaknya sebuah jaringan radio, tv dan telpon selular. Dimana-mana kita menemukan akses internet diberikan gratis. Malah Negara seperti Singapura, berambisi menjadikan seluruh negaranya menjadi satu jaringan internet bebas bead an bebas pulsa. Akibatnya orang dimungkinkan untuk selalu berhubungan dengan internet selama 24 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini mengubah paradigma Utopia Maya yang berkembang di awal tahun 90’an.Tahun 1990’an orang bertanya kepada saya “Are You Wired ?” atau apakah saya memiliki alamat email. Tahun 2000’an pertanyaan itu sudah mengalami metamorfosa, dan berubah menjadi “Are You OnLine ?” atau apakah saya memiliki alamat web-site. Sepuluh tahun kemudian. Saya memiliki lebih dari selusin alamat email. 3 blog dan lebih dari 3 nomer telpon selular. Kita tidak lagi “on-line” kata teman techie saya di Portland, melainkan kita melebur dengan internet. Teman techie saya menyebutnya. “Are you sync ?” Itu pertanyaan terbaru di 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apple telah menciptakan iCloud, sebuah platform sync untuk menyatukan semua file kita dari semua peralatan elektronik kita seperti iPhone, iMac, iPod dan iPad. Inilah era convergence yang baru. Seperti ramalan Bill Gates. Bahwa kita akan memiliki satu alat, mungkin sekecil telpon selular kita, dan kita menggunakannya untuk belanja, komunikasi, game, music, foto dan komputasi sekaligus. Sekarang hampir semua telpon cerdas seperti Blackberry, iPhone dan lainnya, sudah mampu melakukan itu semua, kecuali satu, sebagai dompet. Untuk membayar. Sebagian aplikasi dan jalan menuju aplikasi itu memang sudah dirancang, dan saya yakin ketika semua pemerintahan didunia menerima pulsa telpon sebagai alat pembayaran, maka Bank dan perusahaan Telekomunikasi akan merger menjadi satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini dengan semua platform telpon cerdas menggunakan aplikasi, sambungan dan akses kita lewat internet tidak lagi melulu harus masuk satu pintu, seperti dulu, yaitu lewat web. Dan dengan aplikasi yang semakin mudah, semakin menarik, dan lebih praktis, maka komputisasi lewat telpon selular juga sudah sangat berubah. Yang menarik adalah bahwa Indonesia kemungkinan akan loncat masuk kepenetrasi internet dalam tahap berikutnya. Dengan rendahnya penetrasi internet Indonesia sekitar 16-18 %, kebanyakan generasi techie Indonesia tidak mengalami akses internet lewat dial-up modem, dan juga broadband dengan kabel. Saya meramalkan penetrasi internet kita akan melompat langsung menjadi berlipat ganda 100% atau 200% menjadi diatas 40% semuanya lewat telpon selular cerdas. Dan ini bisa saja terjadi dalam 5 tahun mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik platform e-business di Indonesia, kebanyakan dan kemungkinan tidak akan lagi web based. Tetapi apps based. Dan ini adalah pusaran kreatif yang baru untuk memikirkan perkembangan apps based yang komersil. Konon telpon cerdas selular di Indonesia, telah memiliki populasi lebih dari 3 juta account. Ini merupakan sebuah pasar yang perlu kita simak dengan teliti. Karena ketika dunia memilih tanpa batas, maka kemakmuran dan rejeki juga memilih batas batas yang sama. Alias bisa mengalir kemana saja dan kepada siapa saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-2369798872987296113?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/2369798872987296113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=2369798872987296113' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2369798872987296113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2369798872987296113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/ketika-dunia-tidak-lagi-memilih-batas.html' title='KETIKA DUNIA TIDAK LAGI MEMILIH BATAS'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-HyM1JiJBvAE/TiTJ2Iq0iKI/AAAAAAAAA5w/LJrIKzv71_s/s72-c/801w054HcA0_large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-7708344647972391148</id><published>2011-07-17T09:03:00.002+07:00</published><updated>2011-07-17T09:06:32.615+07:00</updated><title type='text'>BROWNIES KISMIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-JSzkl4rAQaA/TiJDNTtJu9I/AAAAAAAAA5o/d-oUIUmrnt8/s1600/265146_10150261300089784_721719783_7244284_5321645_n.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 284px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-JSzkl4rAQaA/TiJDNTtJu9I/AAAAAAAAA5o/d-oUIUmrnt8/s320/265146_10150261300089784_721719783_7244284_5321645_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5630136380073556946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kreasi baru dari Bandung - BROWNIES KISMIS !!!!&lt;br /&gt;Rasanya gurih, lembut dan renyah dengan KISMIS Sunmaid&lt;br /&gt;Kelezatan yang akrab dalam sebuah inovasi baru yang trendy&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-7708344647972391148?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/7708344647972391148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=7708344647972391148' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7708344647972391148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7708344647972391148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/brownies-kismis.html' title='BROWNIES KISMIS'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-JSzkl4rAQaA/TiJDNTtJu9I/AAAAAAAAA5o/d-oUIUmrnt8/s72-c/265146_10150261300089784_721719783_7244284_5321645_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-3354154937994317477</id><published>2011-07-16T20:13:00.000+07:00</published><updated>2011-07-16T20:14:35.517+07:00</updated><title type='text'>TODAY'S FORTUNE COOKIES</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-EkG67kupA_0/TiGOna0eR7I/AAAAAAAAA5g/vUmTYW8y7co/s1600/fortune-cookie3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 226px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-EkG67kupA_0/TiGOna0eR7I/AAAAAAAAA5g/vUmTYW8y7co/s320/fortune-cookie3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629937817055283122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-3354154937994317477?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/3354154937994317477/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=3354154937994317477' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3354154937994317477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3354154937994317477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/todays-fortune-cookies.html' title='TODAY&apos;S FORTUNE COOKIES'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-EkG67kupA_0/TiGOna0eR7I/AAAAAAAAA5g/vUmTYW8y7co/s72-c/fortune-cookie3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-3953576358288593305</id><published>2011-07-07T07:27:00.000+07:00</published><updated>2011-07-07T07:28:35.018+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI GRAFITI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-vR707V4AT8I/ThT9nDrnLdI/AAAAAAAAA5Y/NfJ3CQtrJiw/s1600/graffiti-inspiration-19.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 242px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-vR707V4AT8I/ThT9nDrnLdI/AAAAAAAAA5Y/NfJ3CQtrJiw/s320/graffiti-inspiration-19.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626400681937546706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-3953576358288593305?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/3953576358288593305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=3953576358288593305' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3953576358288593305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3953576358288593305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/inspirasi-grafiti.html' title='INSPIRASI GRAFITI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-vR707V4AT8I/ThT9nDrnLdI/AAAAAAAAA5Y/NfJ3CQtrJiw/s72-c/graffiti-inspiration-19.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-3003896919724119723</id><published>2011-07-06T14:14:00.000+07:00</published><updated>2011-07-06T14:15:58.592+07:00</updated><title type='text'>ROEMAH PELANTJONG DI JOGJA TV</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Z-FrkFbqr7s/ThQLidDfSjI/AAAAAAAAA5Q/JVw8KnE1odQ/s1600/GRAND-OPENING.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 190px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Z-FrkFbqr7s/ThQLidDfSjI/AAAAAAAAA5Q/JVw8KnE1odQ/s320/GRAND-OPENING.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626134521035311666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Yogyakarta, www.jogjatv.tv  - Dengan misi meningkatkan kunjungan wisata Yogyakarta, Rumah Pelancong, sebuah restoran dalam balutan konsep galery resmi dibuka untuk memamerkan berbagai macam minatur khas Yogyakarta. Lewat ide ini, sang pendiri Rumah Pelancong ingin mengkampanyekan Yogyakarta sebagai tujuan wisata di Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alon-alon Maton Kelakon”, slogan ini yang kental di Rumah Pelancong. Rumah pelancong yang beralamatkan di Jalan Magelang kilometer 8 ini, menawarkan berbagai keunikan dari sebuah tempat tujuan berbelanja dan kuliner. Dari segi makanan dan minuman yang ditawarkan, Rumah Pelantjong memiliki menu khas Soto Yogyakarta dan teh pelan, tak hanya itu berbagai cinderamata menarik seperti kaos, mug dan hasl kerajinan juga siap menarik perhatian pengunjung. Dilantai 2 sebuah ruang pameran menjadi wahana bagi seniman yang siap berkarya. Media bagi produk-produk UMKM juga tersedia untuk memasarkan hasil produksinya untuk mengangkat perekonomian usaha mikro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembukaan rumah pelancong  yang digelar Sabtu siang(18/6), berlangsung dalam suasana penuh keakraban, dengan deklarasi “Yogyakarta The City Of Slow”. Manager Rumah Pelancong, Kafi Kurnia menuturkan, degan dibukanya Rumah Pelancong diharapkan dapat mengenalkan Yogyakarta sebagai tujuan wisata di Asia melalui budaya dan ciri khas yang ada, setelah Indonesia hanya dikenal lewat pariwisata Pulau Bali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-3003896919724119723?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/3003896919724119723/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=3003896919724119723' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3003896919724119723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3003896919724119723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/roemah-pelantjong-di-jogja-tv.html' title='ROEMAH PELANTJONG DI JOGJA TV'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Z-FrkFbqr7s/ThQLidDfSjI/AAAAAAAAA5Q/JVw8KnE1odQ/s72-c/GRAND-OPENING.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-7833742014179142945</id><published>2011-07-06T14:10:00.001+07:00</published><updated>2011-07-06T14:13:47.894+07:00</updated><title type='text'>KAFI KURNIA - SI BIANG PENASARAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-h5ErO4mTjdQ/ThQKrEzn4VI/AAAAAAAAA5I/oxBegIYUKdw/s1600/HAPPY%2BKAFI.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 264px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-h5ErO4mTjdQ/ThQKrEzn4VI/AAAAAAAAA5I/oxBegIYUKdw/s320/HAPPY%2BKAFI.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626133569633509714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-7833742014179142945?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/7833742014179142945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=7833742014179142945' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7833742014179142945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7833742014179142945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/kafi-kurnia-si-biang-penasaran.html' title='KAFI KURNIA - SI BIANG PENASARAN'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-h5ErO4mTjdQ/ThQKrEzn4VI/AAAAAAAAA5I/oxBegIYUKdw/s72-c/HAPPY%2BKAFI.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-1419177261037467332</id><published>2011-07-03T05:05:00.000+07:00</published><updated>2011-07-03T05:07:05.149+07:00</updated><title type='text'>Sembah dan Salam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-fIU3UieMtsY/Tg-WbFf2y9I/AAAAAAAAA5A/9DGIT13zM-c/s1600/tumblr_ln0ymc5HKr1qejcdfo1_500_large.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 221px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-fIU3UieMtsY/Tg-WbFf2y9I/AAAAAAAAA5A/9DGIT13zM-c/s320/tumblr_ln0ymc5HKr1qejcdfo1_500_large.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624879851685465042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir tiap perusahaan, ingin memiliki cara yang paling unik untuk memberikan salam. Konon hal ini dilakukan sebagai bagian aktivasi dari sebuah merek. Dan juga mempertajam ciri khas pelayanan mereka. Toko oleh-oleh dan kaos oblonk Joger di Bali misalnya, membuat ritual untuk menyambut pelanggan-nya dengan ucapan “Selamat Pagi !”. Tidak peduli apakah itu sudah siang, sore atau malam sekalipun. Konon ucapan “Selamat pagi” dimaksudkan sebagai sebuah optimisme bahwa di Joger sepanjang hari selalu pagi. Tetap cerah dan tetap semangat. Beberapa motivator Indonesia juga rajin membuat salam khusus. Ada yang berseru”Luar biasa !”. Ada pula yang berseru “Dahsyat !”. Dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Asia sendiri, salam yang paling umum adalah merapatkan kedua belah tangan didada. Diberbagai negara di Asean, memberi salam dengan bahasa tubuh seperti ini cukup popular. Di Thailand misalnya, kita sering disambut dengan salam seperti ini, sambil yang member salam berucap “Sawadikap”. Di Indonesia salam seperti ini juga popular. Malah salam ini sepertinya dijadikan bagian dari budaya pelayanan di perusahaan penerbangan Garuda, belum lama ini. Konon salam dengan merapatkan kedua belah tangan didada, berasal dari sebuah filosofi tua. Dalam tradisi dan kultur Tiongkok, dikenal sebuah salam khusus yang dikenal dengan “soja”. Melakukan “soja” artinya memberikan salam sambil berhormat. Sebuah gerakan yang membentuk bahasa tubuh, untuk merendah. Diperkirakan “soja” terinspirasi dari kata “xin” dalam bahasa Tiongkok. Yang memiliki arti jantung dan hati sekaligus. Aksara dalam bahasa Tiongkok bukan berupa alphabet seperti lazimnya di berbagai bahasa. Melainkan sebuah pictogram alias symbol yang memiliki arti. Kata “xin” memiliki pictogram dengan kedua belah tanggan didada dan dibawahnya ada sebuah perahu besar. Artinya kiasan sebuah kehidupan yang sehat dengan keseimbangan dan tau caranya selalu merendah. Barangkali jadi ada benarnya bahwa inti dari sebuah pelayanan yang berhasil apabila yang melayani selalu rendah hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desainer kondang Indonesia, Harry Darsono pernah mendongeng tentang filsafat NOL. Bahwa setiap orang yang ingin melayani dengan baik perlu mengosongkan dirinya menjadi NOL. Karena hanya dengan menjadi NOL, maka kita menjadi bermanfaat dan bermakna. Mangkok atau gelas kalau kosong baru bisa di-isi. Koper kosong baru berguna untuk berpergian. Dan mobil yang kosong baru bisa ditumpangi. Dengan menjadi NOL kita siap siaga untuk mengisinya dengan segala macam keluhan konsumen. Tetapi kalau kita bukan NOL, kita akan sulit berfungsi. NOL adalah simbol rendah hati yang paling pas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rendah hati adalah pelatihan sikap dan mental pelayanan yang paling kritis. Saya pernah mendengar cerita bahwa kalau kita mengikuti pelatihan di Universitas Burger punya McDonald maka awal dari training adalah bukan langsung membuat burger. Melainkan membersihkan WC dan meja-meja yang kotor. Ini mirip metode membuat NOL diri kita. Dengan membersihkan toilet, meja dan sampah, secara tidak langsung kita diberi pelatihan disiplin tentang kebersihan. Dan kalau kita sudah memiliki mental dan sikap bersih 100%, maka ketika kita masuk kedalam dapur, kita dengan rendah hati akan mempraktekan kebersihan dengan disiplin yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jepang, ketika pagi hari saat sebuah toko mau buka, mereka punya tradisi dengan membungkuk kepada konsumen. Sebagai sebuah penghormatan. Ritual ini dinamakan Ojirei. Bagi mereka yang belum terbiasa, tradisi ini bisa saja dirasakan berlebihan. Namun sebenarnya Ojirei atau membungkuk hormat, punya fungsi sama, yaitu membuat diri kita NOL dan mendisiplinkan kita agar selalu rendah hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa sering kita menguping pembicaraan entah itu disebuah restoran atau kafe, sejumlah pramusaji menggosipkan ulah tamu yang seringkali sulit dilayani. Pelit memberikan tip. Atau tamu yang dianggap kelewatan bersikap. Tidak jarang dalam bisik-bisik itu  sang tamu mendapat julukan, “ Si Pelit “ atau “Om Konyol” dan “Tante Rese”. Maka arti sesungguhnya dari sebuah pelayanan tercemar. Dan semua salam, hormat dan sembah hanya menjadi kepura-pura-an yang terasa sangat imitasi dan plastic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah sekali ketika saya berdinas di Yokohama, Jepang, saya dan rekan bisnis saya berkesempatan naik taksi menuju sebuah desa wisata. Taksinya bukanlah sebuah mobil yang baru. Mirip sebuah Toyota Crown lama. Namun sangat bersih dan terawat sekali. Jok mobil semuanya diberi sarung kain putih yang bersih. Ketika kami mau naik, sang supir keluar dari taksi merapikan bajunya, lalu memakai topinya yang juga putih, setengah membungkuk, membuka-kan kami pintu dan mempersilahkan kami masuk. Setelah kami masuk, ia masuk dan mencopot topinya yang putih dan barulah ia mengendarai mobil taksi. Maka kamipun melaju. Rekan bisnis saya senyum-senyum, lalu kami membahasnya ketika makan siang. Karena jelas penghormatan yang diberikan sang supir taksi membuat kami sangat tersanjung. Rekan saya berkata bahwa supirnya saja di Jakarta tidak sesopan dan seramah itu. Bahasa tubuh sang supir taksi memperlihatkan status NOL-nya. Kami berdua sangat tersentuh secara emosional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang sama kami menginap disebuah penginapan tradisional ala Jepang yang disebut Ryokan. Ini bukan hotel biasa. Mirip losmen dengan pelayanan serba pribadi. Ketika check-in, koper saya yang cukup berat diangkat oleh 2 pelayan hotel yang kebetulan wanita berpakaian kimono. Tentu saja saya menjadi malu, dan meminta agar koper itu saya bawa sendiri. Sang pelayan bertahan dan tidak membolehkan saya mengangkat koper saya. Dari lobi hotel kita masuk ke ruang dalam. Sepatu saya diminta dicopot, dan saya diberi sepasang sandal. Saat saya masuk kamar, semuanya tertata sangat rapid an bersih sekali. Walaupun tidak ada perabot yang mewah. Pas didalam kamar kurang lebih sepuluh menit, saya mendadak ingat sesuatu dan harus ke lobi lagi. Maka bergegaslah saya ke lobi. Di gerbang halaman luar, sandal saya ditukar kembali dengan sepatu saya. Dan yang membuat saya kaget, sepatu saya sudah sangat bersih, mengkilat luar biasa, plus harum. Sepatu saya diletakan di keranjang rotan yang dilapisi kain. Luar biasa. Saya heran, bagaimana mungkin mereka melakukan-nya hanya dalam kisaran 10 menit. Usai dari lobi saya kembali balik masuk kamar. Kembali saya kaget. Karena jelas-jelas ketika saya ke lobi, ada orang yang masuk dan merapikan kamar saya. Pengalaman di Yokohama ini, memberikan saya sebuah pencerahan baru. Bahwa pelayanan membutuhkan dedikasi yang sangat luar biasa. Bukan hanya sekedar sembah dan salam biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman saya yang memiliki sebuah toko kecil di Tokyo, mengatakan dengan sederhana bahwa ritual membungkuk – Ojirei pada saat membuka toko juga dilakukan sama pada saat menutup toko. Bukan saja bertujuan untuk mendisplinkan karyawan agar memiliki sikap dan mental NOL dalam melayani. Tetapi juga mengingatkan karyawan bahwa yang melayani harus selalu lebih rendah dari yang dilayani. Anda boleh saja merasa terusik dengan filosofi ini, tapi arti sesungguhnya dari sebuah pelayanan yang sempurna memang terungkap pas pada ritual ini. Tidak lebih tidak kurang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-1419177261037467332?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/1419177261037467332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=1419177261037467332' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1419177261037467332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1419177261037467332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/sembah-dan-salam.html' title='Sembah dan Salam'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-fIU3UieMtsY/Tg-WbFf2y9I/AAAAAAAAA5A/9DGIT13zM-c/s72-c/tumblr_ln0ymc5HKr1qejcdfo1_500_large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-4461431445099983767</id><published>2011-07-02T17:43:00.000+07:00</published><updated>2011-07-02T17:44:31.782+07:00</updated><title type='text'>TIRTAYU - Healing Center</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-GgXN2FqdrIg/Tg72gZHSLEI/AAAAAAAAA44/4NNPg-2gwz4/s1600/Inv_Seminar_110723_03.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 227px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-GgXN2FqdrIg/Tg72gZHSLEI/AAAAAAAAA44/4NNPg-2gwz4/s320/Inv_Seminar_110723_03.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624704020990012482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-4461431445099983767?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/4461431445099983767/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=4461431445099983767' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4461431445099983767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4461431445099983767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/tirtayu-healing-center.html' title='TIRTAYU - Healing Center'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-GgXN2FqdrIg/Tg72gZHSLEI/AAAAAAAAA44/4NNPg-2gwz4/s72-c/Inv_Seminar_110723_03.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-4919172233808000292</id><published>2011-07-02T09:11:00.000+07:00</published><updated>2011-07-02T09:12:00.037+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI DI AKHIR MINGGU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-4dRezev9IXM/Tg5-VpMILLI/AAAAAAAAA4w/GJHy_MUmUA0/s1600/we%2Bheart%2Bit%2Bkindness.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-4dRezev9IXM/Tg5-VpMILLI/AAAAAAAAA4w/GJHy_MUmUA0/s320/we%2Bheart%2Bit%2Bkindness.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624571894931401906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-4919172233808000292?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/4919172233808000292/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=4919172233808000292' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4919172233808000292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4919172233808000292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/07/inspirasi-di-akhir-minggu.html' title='INSPIRASI DI AKHIR MINGGU'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-4dRezev9IXM/Tg5-VpMILLI/AAAAAAAAA4w/GJHy_MUmUA0/s72-c/we%2Bheart%2Bit%2Bkindness.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-845418628633748504</id><published>2011-06-25T18:31:00.002+07:00</published><updated>2011-06-25T18:35:47.919+07:00</updated><title type='text'>ROEMAH PELANTJONG DI MAJALAH CONCEPT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-2ZaJAxnkVY8/TgXH_kROQaI/AAAAAAAAA4o/JCGDPyMNbX4/s1600/DSC_5036.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 213px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-2ZaJAxnkVY8/TgXH_kROQaI/AAAAAAAAA4o/JCGDPyMNbX4/s320/DSC_5036.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622119604723532194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari ide untuk memproklamirkan Djogdjakarta, sebagai Ibu Kota Pelan di dunia dan  untuk meletakan Djogdjakarta di peta industri turisme dunia, yang memiliki keunikan budaya, dan keindahan alam, serta kualitas hidup yang sangat tinggi, maka Kafi Kurnia dan teman-teman mendirikan sebuah pasar swalayan “pelan” pertama di dunia “Roemah Pelantjong.” Swalayan “pelan” ini terletak di Jalan Raya Magelang Km 8, tak jauh dari area Candi Borobudur. Pada hari pendeklarasian Roemah Pelantjong, 18 Juni kemarin, swalayan ini menggelar sejumlah atraksi dimana turis dan konsumen, bisa mencicipi “pelan” lewat sejumlah penterjemahan, seperti makanan pelan, minuman pelan, musik pelan, permainan pelan, budaya pelan, seni pelan hingga oleh-oleh pelan. Roemah Pelantjong juga memiliki Minioboro, yaitu sebuah versi mini Malioboro yang bekerja sama dengan 14 pengusaha UKM untuk menggelar karya industri cindera mata kreatif yang menampilkan produk-produk limbah, daur ulang dan karya kontemporer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roemah Pelantjong juga mempunyai art gallery, toko buku, dan toko musik, yang diberi nama Lentur Gallery. Berasal dari bahasa latin, lentus, yang artinya fleksibel dan lambat Di galeri ini akan digelar karya-karya terbaik putra dan putri Djogdjakarta. Roemah Pelantjong juga akan menggelar berbagai sayembara foto, desain kaos, desain grafis, dsbnya, yang pemenangnya akan dipamerkan di Lentur Gallery.&lt;br /&gt;Ismail Sukribo, yang dikenal dengan komik Sukribo di sebuah harian ternama Indonesia, juga menjadikan Roemah Pelantjong sebagai galeri tetap tokoh Sukribo. Sehingga konsumen dan turis bisa berinteraksi dengan karya-karyanya secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu 6 bulan mendatang Roemah Pelantjong akan membuat sebuah forum advokasi, yang menyertakan para pemilik losmen, hotel, café, restoran dan spa untuk membuat sebuah peta pengalaman pelan ala Djogdjakarta. Sehingga gagasan ‘pelan’ ala Djogdjakarta, tidak hanya dinikmati oleh satu pihak, namun menjadi sebuah gerakan dari Djogdjakarta untuk Djogdjakarta. Pertumbuhan industri pariwisata ala ‘pelan’ Djogdjakarta ini bisa dinikmati secara keseluruhan oleh warga Djogdjakarta secara merata.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-845418628633748504?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/845418628633748504/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=845418628633748504' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/845418628633748504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/845418628633748504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/06/roemah-pelantjong-di-majalah-concept.html' title='ROEMAH PELANTJONG DI MAJALAH CONCEPT'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-2ZaJAxnkVY8/TgXH_kROQaI/AAAAAAAAA4o/JCGDPyMNbX4/s72-c/DSC_5036.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6709993420073679320</id><published>2011-06-22T22:41:00.000+07:00</published><updated>2011-06-22T22:42:41.387+07:00</updated><title type='text'>DJOGDJAKARTA SLOWLY ASIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-AnhA1LSolaY/TgINVqfDf5I/AAAAAAAAA4g/zag2nt8DxUs/s1600/bale%2Bmangu_3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 284px; height: 189px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-AnhA1LSolaY/TgINVqfDf5I/AAAAAAAAA4g/zag2nt8DxUs/s320/bale%2Bmangu_3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5621069950744756114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh menarik mencermati pembukaan Roemah Pelantjong, milik ahli pemasaran dan penulis buku Biang Penasaran, Kafi Kurnia di kawasan Sendangadi, Sleman. Rumah Pelantjong adalah gerai yang berisi macam-macam dengan mengambil filosofi Jogja, alon-alon, slow, pelan. Filosofi yang ada di balik pembukaan gerai penak-pernik mengajak siapapun untuk belajar dan menikmati (budaya) pelan. Bahkan sampai-sampai dia membuat kaos oblong bertuliskan 'Jogja Slowly Asia'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini, Kafi ingin mengajak masyarakat pengunjung Jogja untuk menikmati budaya senggang sewaktu berwisata. Menurut dia, yang diperlukan orang yang sedang berwisata adalah menikmati waktu senggang, budaya pelan. Jogja memiliki budaya itu, dan sekarang tinggal bagaimana mengolahnya dan memasarkannya. Sebab, dilihat dari keberagaman dan kelengkapan objek wisata, Jogja jauh lebih unggul dibandingkan dengan Bali. Hanya saja infrastrukturnya belum mendukung. Jogja punya semua obyek wisata, dan tinggal bagaimana 'menggorengnya' menjadi sajian yang sedap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih sekarang ini adalah masa-masa liburan panjang. Jelas harus membawa berkah tersendiri bagi para pelaku ekonomi di wilayah DIY. Para pelaku usaha bisnis ini mendapat cipratan rezeki akibat ramainya aktivitas wisatawan domestik yang melakukan liburan di kawasan ini. Maklum, predikat Jogja sebagai daerah tujuan wisata (DTW) domestik kedua setelah Bali, setidaknya membawa daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang tengah menikmati liburan panjangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendek kata, liburan panjang adalah periode panen raya bagi para pelaku bisnis di kawasan DIY, utamanya yang berhubungan langsung dengan sektor pariwisata dan pendukungnya. Namun, pertanyaan yang wajar mengemuka adalah apakah momentum ini bisa dipertahankan sepanjang tahun, tidak hanya 'meledak' di saat liburan sekolah dan liburan akhir tahun, layaknya yang dialami pelaku bisnis di pulau Bali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisata kreatif &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pelaku bisnis, jajaran pemda dan pemprov, tampaknya sudah menyadari masalah ini. Tumbuh suburnya desa-desa wisata, yang menawarkan sajian wisata berbeda belakangan ini, adalah wujud dan bentuk kreativitas yang sudah mulai tercipta. Wisata kreatif harus ditumbuhkan dan ini berbasiskan masyarakat lokal. Setidaknya kini sudah ada 45 desa wisata yang siap 'dijual' ke wisatawan. Desa wisata Kasongan, Tembi, Turi serta puluhan desa wisata lainnya merupakan beberapa contoh konsep penggarapan wisata berbasiskan masyarakat desa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di desa wisata, para wisatawan seolah ikut larut dalam kehidupan masyarakat desa yang tengah dikunjunginya. Mereka juga bisa ikut merasakan bagaimana menghasilkan karya seni yang dijualnya. Di desa Kasongan misalnya, wisatawan yang menginap di sana bisa belajar untuk membuat cindera mata dari bahan gerabah, mulai dari tanah liat hingga menjadi barang cindera mata yang siap untuk dijual. Nah, di sinilah perbedaan yang sangat nyata dengan tempat wisata lainnya. Di sini ada unsur edukasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas paket wisata semacam ini sebenarnya bisa dijual ke sekolah-sekolah di seluruh tanah air, sehingga para siswa bisa belajar banyak tentang potensi yang ada di kawasan DIY. Kalau ini bisa dilakukan, niscaya keramaian kunjungan wisata tidak hanya terjadi pada masa liburan sekolah atau para saat liburan akhir tahun, namun bisa terjadi sepanjang masa. Para guru sekolah bisa memasukkan kurikulum wisata edukasi semacam wisata ke 'desa wisata' ini ke dalam kurikulum pelajaran, sehingga pada saat praktiknya mereka bisa mengunjungi kawasan DIY sesuai dengan kurikulum yang tersedia. Periodenya, menjadi tidak tergantung lagi pada musim liburan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak ide dan wacana yang bisa dikembangkan sehubungan dengan pengembangan sektor kepariwisataan, yang nyata-nyata sangat besar kontribusinya bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Paket 'wisata wisuda' sarjana misalnya, juga bisa dikembangkan untuk turut menyemarakkan wisata DIY. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah paket semacam ini tanpa disadari juga akan berdampak cukup signifikan bagi menggeliatnya sektor pariwisata. Apalagi di DIY ini bercokol tidak kurang empat PTN dan puluhan PTS. Sebut saja UGM sebagai PT terbesar, dalam setahunnya mengadakan wisuda sebanyak empat kali. Bukankah ini merupakan potensi tersembunyi yang bisa dikembangkan di kemudian hari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya, wisata kreatif lainnya bisa diciptakan lagi, seiring dengan perkembangan yang ada. Misalnya, paket training (pelatihan) perusahaan, yang dikemas dengan paket wisata (sarana refreshing). Intinya adalah, bisnis pariwisata di kawasan DIY hendaknya bisa terus bergulir sepanjang tahun tanpa jeda, tidak hanya periodik, momentum dan cenderung jangka pendek. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya, untuk mewujudkan impian itu perlu kerja keras dan cerdas. Masalah ini harus mendapatkan penajaman prioritas. Potensi DIY yang sangat hebat ini, harus dijembatani dan difasilitasi dengan kerja kreatif serta inovatif. Pencapaian kinerja wisata yang sudah bagus, perlu lebih ditingkatkan lagi. Puluhan pantai, hingga pesona Merapi yang tidak pernah membosankan, jelas memerlukan sentuhan yang lebih kreatif lagi. Itu semua untuk mewujudkan wisata DIY sebagai daerah tujuan wisata nomor satu di Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6709993420073679320?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6709993420073679320/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6709993420073679320' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6709993420073679320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6709993420073679320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/06/djogdjakarta-slowly-asia.html' title='DJOGDJAKARTA SLOWLY ASIA'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-AnhA1LSolaY/TgINVqfDf5I/AAAAAAAAA4g/zag2nt8DxUs/s72-c/bale%2Bmangu_3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-2480637548705855149</id><published>2011-06-21T07:29:00.001+07:00</published><updated>2011-06-21T07:30:57.022+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI HARI INI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-GkVfM6TXdzk/Tf_mOckzlzI/AAAAAAAAA4Y/u2yyzPlx3bk/s1600/tumblr_ln24j6AvlU1qzw0uno1_500_large.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 267px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-GkVfM6TXdzk/Tf_mOckzlzI/AAAAAAAAA4Y/u2yyzPlx3bk/s320/tumblr_ln24j6AvlU1qzw0uno1_500_large.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5620463995844794162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-2480637548705855149?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/2480637548705855149/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=2480637548705855149' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2480637548705855149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2480637548705855149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/06/inspirasi-hari-ini_21.html' title='INSPIRASI HARI INI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-GkVfM6TXdzk/Tf_mOckzlzI/AAAAAAAAA4Y/u2yyzPlx3bk/s72-c/tumblr_ln24j6AvlU1qzw0uno1_500_large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-3070905040123376922</id><published>2011-06-19T07:07:00.000+07:00</published><updated>2011-06-19T07:08:52.703+07:00</updated><title type='text'>Jogja Akan jadi Ibu Kota Pelan di Dunia</title><content type='html'>Kafi Kurnia akan memproklamirkan Jogja sebagai Ibu Kota Pelan di dunia. Bukan sebagai ejekan atau pelecehan, tetapi sebagai aksi pemasaran untuk meletakkan jogja di peta industri pariwisata dunia, yang memiliki keunikan budaya dan keindahan alam, serta atraksi gaya hidup yang memiliki kualitas hidup yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;Harapannya aksi pemasaran ini menggairahkan dan menumbuhkan potensi pariwisata Jogja sehingga menjadi salah satu tujuan wisata Indonesia selain Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Kafi Kurnia dan teman-temannya mendirikan sebuah pasar swalayan “pelan” pertama di dunia. Diberi nama “Roemah Pelantjong” di areal lebih daro 1500 m persegi, terletak di jalan magelang Km. 8 Mlati yang bakal diresmikan hari ini.&lt;br /&gt;Kafi menggelar sejumlah atraksi dimana turis bisa mencicipi “pelan” lewat sejumlah penterjemah, seperti makanan pelan, minuman pelan, musik pelan, permainan pelan, budaya pelan, seni pelan hingga oleh-oleh pelan.&lt;br /&gt;Roemah Pelantjong juga memiliki Minioboro yaitu sebuah versi mini Malioboro yang bekerjasama dengan 14 pengusaha UKM untuk menggelar karya industri cindera mata kreatif yang menapilkan produk-produk limbah, daur ulang, dan karya kontemporer.&lt;br /&gt;sumber : Harian Jogja edisi 18 Juni 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-3070905040123376922?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/3070905040123376922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=3070905040123376922' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3070905040123376922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3070905040123376922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/06/jogja-akan-jadi-ibu-kota-pelan-di-dunia.html' title='Jogja Akan jadi Ibu Kota Pelan di Dunia'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-3461432003434966574</id><published>2011-06-15T07:06:00.000+07:00</published><updated>2011-06-15T07:07:45.677+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI RABU INI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-gDJaa6JuBeo/Tff3uJbH-dI/AAAAAAAAA4Q/DfRivGs5sng/s1600/tumblr_lk7ysxMZzq1qbcs4so1_400_large.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 229px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-gDJaa6JuBeo/Tff3uJbH-dI/AAAAAAAAA4Q/DfRivGs5sng/s320/tumblr_lk7ysxMZzq1qbcs4so1_400_large.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618231432343714258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-3461432003434966574?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/3461432003434966574/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=3461432003434966574' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3461432003434966574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3461432003434966574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/06/inspirasi-rabu-ini.html' title='INSPIRASI RABU INI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-gDJaa6JuBeo/Tff3uJbH-dI/AAAAAAAAA4Q/DfRivGs5sng/s72-c/tumblr_lk7ysxMZzq1qbcs4so1_400_large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-8667561805677828278</id><published>2011-06-14T07:33:00.000+07:00</published><updated>2011-06-14T07:35:51.426+07:00</updated><title type='text'>SEMUA YANG PELAN ADA DISINI !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-72X1JGEe-1Q/TfasySdJ_3I/AAAAAAAAA4I/5EOgGBHmI6A/s1600/BisnisIndonesia_119x200.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 192px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-72X1JGEe-1Q/TfasySdJ_3I/AAAAAAAAA4I/5EOgGBHmI6A/s320/BisnisIndonesia_119x200.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5617867565138837362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-8667561805677828278?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/8667561805677828278/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=8667561805677828278' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8667561805677828278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8667561805677828278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/06/semua-yang-pelan-ada-disini.html' title='SEMUA YANG PELAN ADA DISINI !'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-72X1JGEe-1Q/TfasySdJ_3I/AAAAAAAAA4I/5EOgGBHmI6A/s72-c/BisnisIndonesia_119x200.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-3621641769067904800</id><published>2011-06-13T22:06:00.002+07:00</published><updated>2011-06-13T22:07:13.796+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI HARI INI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-jnOabHVtkyE/TfYnmkBCFpI/AAAAAAAAA4A/UNt-VuPej94/s1600/dare_to_dream__by_this_is_the_life2905-d3fn4ea_large.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-jnOabHVtkyE/TfYnmkBCFpI/AAAAAAAAA4A/UNt-VuPej94/s320/dare_to_dream__by_this_is_the_life2905-d3fn4ea_large.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5617721128647792274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-3621641769067904800?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/3621641769067904800/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=3621641769067904800' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3621641769067904800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3621641769067904800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/06/inspirasi-hari-ini.html' title='INSPIRASI HARI INI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-jnOabHVtkyE/TfYnmkBCFpI/AAAAAAAAA4A/UNt-VuPej94/s72-c/dare_to_dream__by_this_is_the_life2905-d3fn4ea_large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-4670278526895069419</id><published>2011-06-12T10:05:00.000+07:00</published><updated>2011-06-12T10:06:54.704+07:00</updated><title type='text'>LIBURAN KALI INI .... JANGAN LUPA BERKUNJUNG KE ......ROEMAH PELANTJONG ..... GRAND OPENING - 18 Juni 2011 - Jalan Raya Magelang KM 8 - Djogdjakarta -</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-W7afLjpfO4o/TfQtLVq6WRI/AAAAAAAAA34/M3n6HjK-QGw/s1600/Postcard_RP_115x165mm_02.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 224px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-W7afLjpfO4o/TfQtLVq6WRI/AAAAAAAAA34/M3n6HjK-QGw/s320/Postcard_RP_115x165mm_02.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5617164308056791314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-4670278526895069419?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/4670278526895069419/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=4670278526895069419' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4670278526895069419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4670278526895069419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/06/liburan-kali-ini-jangan-lupa-berkunjung.html' title='LIBURAN KALI INI .... JANGAN LUPA BERKUNJUNG KE ......ROEMAH PELANTJONG ..... GRAND OPENING - 18 Juni 2011 - Jalan Raya Magelang KM 8 - Djogdjakarta -'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-W7afLjpfO4o/TfQtLVq6WRI/AAAAAAAAA34/M3n6HjK-QGw/s72-c/Postcard_RP_115x165mm_02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-4841721431734424802</id><published>2011-06-04T22:24:00.002+07:00</published><updated>2011-06-04T22:25:18.972+07:00</updated><title type='text'>INI DIE ..... FILM NYANG KITE KUDU NONTON !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-kOhoJJDt69o/TepOVd_37jI/AAAAAAAAA3w/A-SBBW04HGo/s1600/x-men-first-class.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 220px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-kOhoJJDt69o/TepOVd_37jI/AAAAAAAAA3w/A-SBBW04HGo/s320/x-men-first-class.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614386016207498802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-4841721431734424802?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/4841721431734424802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=4841721431734424802' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4841721431734424802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4841721431734424802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/06/ini-die-film-nyang-kite-kudu-nonton.html' title='INI DIE ..... FILM NYANG KITE KUDU NONTON !'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-kOhoJJDt69o/TepOVd_37jI/AAAAAAAAA3w/A-SBBW04HGo/s72-c/x-men-first-class.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-7997977883427167521</id><published>2011-06-04T19:06:00.000+07:00</published><updated>2011-06-04T19:09:18.036+07:00</updated><title type='text'>Everybody, Somebody, Anybody, and Nobody</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-1Eacl1mBi-Y/TeogRt0BpuI/AAAAAAAAA3o/2gmcN8ymkEU/s1600/tumblr_ll4d3rHPNG1qeb090o1_500.gif"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 278px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-1Eacl1mBi-Y/TeogRt0BpuI/AAAAAAAAA3o/2gmcN8ymkEU/s320/tumblr_ll4d3rHPNG1qeb090o1_500.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614335374198417122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is a story about four people named &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Everybody, Somebody, Anybody, and Nobody&lt;/span&gt;.  There was an important job to be done and Everybody was sure that Somebody would do it.  Anybody could have done it, but Nobody did it.  Somebody got angry about that, because it was Everybody's job.  Everybody thought Anybody could do it, but Nobody realized that Everybody wouldn't do it.  It ended up that Everybody blamed Somebody when Nobody did what Anyone could have.  ~ Author Unknown&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-7997977883427167521?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/7997977883427167521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=7997977883427167521' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7997977883427167521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7997977883427167521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/06/everybody-somebody-anybody-and-nobody.html' title='Everybody, Somebody, Anybody, and Nobody'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-1Eacl1mBi-Y/TeogRt0BpuI/AAAAAAAAA3o/2gmcN8ymkEU/s72-c/tumblr_ll4d3rHPNG1qeb090o1_500.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6911206908352888200</id><published>2011-06-02T22:54:00.000+07:00</published><updated>2011-06-02T22:56:00.023+07:00</updated><title type='text'>MEGAWATI, SBY DAN TELUR CEPLOK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Ek_I1eND6uo/TeeyajY1icI/AAAAAAAAA3c/V_OU3JZcIQk/s1600/mega-sby221.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Ek_I1eND6uo/TeeyajY1icI/AAAAAAAAA3c/V_OU3JZcIQk/s320/mega-sby221.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613651629786368450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata saya terasa amat berat. Diganduli rasa kantuk yang bergayut-gayut. Apalagi sehabis makan bebek goreng ala Mbok Berek yang renyah dan gurih. Perjalanan menuju airport Djogdjakarta terasa semakin panjang. Biasanya saya senang ngobrol dengan supir taxi. Karena memang mereka adalah lapisan masyarakat yang punya persepsi tersendiri, dan selalu beda. Kalau boleh dikatakan sangat istimewa. Namun siang ini saya agak malas. Maklum saja, saya sedang menikmati kantuk yang datang pelan-pelan. Kebetulan sekali sang supir taxi juga agak pendiam. Saya merasa aman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir 10 menit melaju, tiba-tiba supir taxi menginjak rem mendadak. Rupanya ada sepasang anak muda, ugal-ugal-an menaiki motor dan memotong jalan mobil taxi. Saya tersentak dan bangun. Sang supir taxi memohon maaf. Lalu memaki dan mengumpat dalam bahasa Jawa. Entah apa artinya. Entah apa bunyinya. Saya jadi terusik. Lalu memancing dengan simpati. Saya katakana bahwa hari-hari ini, semakin sering pengendara motor bertindak egois, dan ugal-ugalan, seolah mereka pemilik jalan satu-satunya. Sang supir terbatuk-batuk dan tertawa kecil. Kata beliau, “Jaman sekarang, tidak ada lagi sopan santun dan rasa hormat. Semua orang asik marah sendiri” Saya terbahak mendengar komentarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang supir taxi lalu bertutur kisah hidupnya. Umurnya baru 40an. Ia menikah dengan seorang wanita dari keluarga yang sangat berada. Punya anak 3 . Dan semuanya sudah di Universitas. Mertuanya punya banyak perusahaan. Mulai dari perusahaan batik hingga took bahan bangunan. Mulanya sehabis menikah ia bekerja menjadi direktur, disalah satu perusahaan mertuanya. Tapi ia tidak betah. Karena menurutnya, sang mertua punya kebiasaan marah-marah. Sang supir taxi enggan menjadi tempat sang mertua menumpahkan kemarahan-nya. Akhirnya karena tidak tahan ia keluar dan bekerja diperusahaan orang lain. Lalu gantian, istrinya yang jadi sering memarahinya. Istrinya kesal karena ia tidak mau bekerja pada mertuanya. Percaya tidak ia belajar banyak banyak bersabar. Dan selalu mengalah. Ia mengaku lama-lama kebal dan mati rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu alasan mengapa ia akhirnya menjadi supir taxi, karena ia merasa itulah pekerjaan yang jam kerja-nya sangat panjang. Pekerjaan yang bisa dilakukan-nya tanpa punya atasan pemarah. Dan pekerjaan yang memberinya kedamaian, karena ia selalu merasa terlindung didalam sebuah lingkungan, yang ia sebut sebuah mobil. Iseng-iseng saya tanya apakah ia pernah berpikir untuk bercerai dengan istrinya ? Ia menggeleng dan tertawa. Katanya tidak akan pernah mungkin bisa. Saya bingung dan bertanya kenapa ? Supir taxi itu bercerita bahwa istrinya tergila-gila dengan telor ceplok buatan-nya. Kini giliran saya yang bingung. Sang supir taxi melanjutkan ceritanya. Bahwa dulu ketika masih menjadi mahasiswa ia sering kekurangan uang untuk membeli lauk makan. Maka ia sering banget menggoreng telor ceplok untuk lauk. Namun karena bosan, ia sering melakukan eksperimen. Hingga ia menemukan cara menggoreng telur ceplok yang enak luar biasa. Konon diatas telur ceplok itu ia menambahkan gorengan bawang merah dan sambel terasi dengan resep rahasia. Ia melakukan-nya hingga sangat sempurna, dan enak luar biasa. Sampai-sampai istrinya tergila-gila dengan telor ceploknya. Kini setiapkali istrinya mengomel, ia langsung mengambil kuali dan menggoreng telor ceplok. Istrinya langsung diam mengomel. Secara filosofis ia berkata, bahwa telor ceplok telah menjadi jangkar hidupnya. Dan telur ceplok telah menjadi rahasia kelanggengan rumah tangganya. Ketika saya turun di airport, ia menutup ceritanya dan mengatakan, “Kadang kita meremehkan yang sepele. Padahal rahasia kehidupan seringkali memang sepele.” Mendengarnya saya cuma manut-manut saja.&lt;br /&gt;Masuk di airport, saya menunggu keberangkatan di Garuda Lounge. Sambil membolak balik koran dan majalah menghabiskan waktu saat menunggu.Koran dan majalah sedang rame memberitakan SBY yang gusar dengan beredarnya fitnah yang keji sehingga beliau perlu menggelar sebuah press conference. Dan berita kedua tentang Megawati yang juga gusar karena ia telah dilupakan orang. Padahal saat reformasi, ia adalah salah satu dari 4 orang yang menjadi aikon reformasi di tahun 1998 itu. Lalu pikiran saya melayang sangat jauh dan berandai-andai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang membuat saya kagum terhadap sang supir taxi, adalah kerendahan hatinya, untuk mengorbankan sejumlah rasa pamrih yang dimilikinya. Bagi orang awam yang tidak mengenalnya, sang supir taxi mirip dengan seorang suami lemah yang takut istri dan selalu menjadi target kemarahan dari istrinya. Itulah sosok supir taxi dari luar. Barangkali itulah persepsi kita terhadapnya secara umum. Namun kisah sesungguhnya adalah, sang supir taxi selalu menang, setiap kali ia memasang penggorengan di atas kompor. Istrinya langsung diam. Dan semua omelan langsung sirna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikir saya, “aaah …… andaikata saja Megawati dan SBY mampu menggoreng telor ceplok sesempurna supir taxi. Barangkali mereka berdua tidak perlu gusar karena di fitnah atau dilupakan orang” Karena seperti supir taxi, ia sepenuhnya sadar dan tau, bahwa apapun situasinya ia  selalu akan tampil sebagai pemenang. Karena ia punya senjata rahasia yang super ampuh, yaitu sang telur ceplok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mpu Peniti, mentor spiritual saya, pernah bercerita tentang seorang guru Zen, yang mengisi bak mandi dengan ember yang bocor. Setiap kali ia mengisi ember itu penuh-penuh dengan air dari sumur, maka guru Zen itu berlari ke kamar mandi, tetapi ketika ia sampai di kamar mandi, air di embernya tinggal seperempat. ¾ dari air di ember bocor dan habis diperjalanan. Bagi orang yang tidak paham, perbuatan sang guru Zen nampaknya seperti sebuah usaha yang  sia-sia dan percuma. Maka salah seorang murid dari sang guru, akhirnya memberanikan diri bertanya, mengapa sang guru berusaha mengisi bak mandi dengan ember yang bocor. Sang guru lalu berhenti sejenak, dan menarik nafas dalam-dalam. Lalu berkata, bahwa pertama-tama ember yang bocor, tidaklah berarti langsung tidak berguna, dan harus dibuang. Karena hidup ini seringkali memiliki sejumlah ketidak sempurnaan. Apakah gara-gara sejumlah hal yang tidak sempurna maka, kita harus marah dan gusar pada kehidupan itu sendiri ? Kita harus mencoba memanfaatkan semuanya yang tidak sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, sang guru Zen menasehati muridnya, bahwa kita memiliki kesadaran,dengan segala ketidak sempurnaan itu kita akan menuju satu hasil akhir yang sempurna. Biarpun embernya bocor, pada akhirnya, kalau diisi terus menerus, maka bak mandi itu akan penuh juga. Mungkin perlu waktu yang lebih lama, dan usaha yang lebih banyak. Tidak menjadi soal. Bak mandi akan penuh sempurna. Bagi sang supir taxi, hidupnya sehari-hari mirip dengan ember yang bocor. Tetapi ia tahu, bahwa suatu saat bak mandi itu akan terisi air dengan penuh. Ia tahu bahwa biarpun embernya bocor, ia akan selalu menang dengan telor ceploknya. Seorang pemimpin tidak berarti memiliki ember yang sempurna dan tidak bocor. Seorang pemimpin bisa saja memiliki ember yang bocor. Hanya dengan berhasil mengisi bak mandi penuh dengan air, menggunakan ember yang bocor, yang menunjukan kualitas sesungguhnya dari sang pemimpin itu. Pemimpin yang tekun dan memiliki stamina untuk memanfaatkan hidup yang serba tidak sempurna ini. Pemimpin yang berhasil memastikan diri ke garis finish.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6911206908352888200?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6911206908352888200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6911206908352888200' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6911206908352888200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6911206908352888200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/06/megawati-sby-dan-telur-ceplok.html' title='MEGAWATI, SBY DAN TELUR CEPLOK'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Ek_I1eND6uo/TeeyajY1icI/AAAAAAAAA3c/V_OU3JZcIQk/s72-c/mega-sby221.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-8141187045079300049</id><published>2011-05-24T11:32:00.000+07:00</published><updated>2011-05-24T11:34:21.592+07:00</updated><title type='text'>PRESS RELEASE "ROEMAH PELANTJONG" - DJOGDJAKARTA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-AKUssJg7hMA/Tds1HQxSlZI/AAAAAAAAA3U/iQhssbbvE2Y/s1600/03%2BThe%2BCity%2Bof%2BSlow%2BPutih.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 259px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-AKUssJg7hMA/Tds1HQxSlZI/AAAAAAAAA3U/iQhssbbvE2Y/s320/03%2BThe%2BCity%2Bof%2BSlow%2BPutih.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5610136159697147282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang murid bertanya kepada gurunya, mengapa ia selalu nampak berbahagia setiap saat. Apapun situasinya. Biarpun ketika sang guru makan tanpa lauk, ia makan dengan lahap dan sangat berbahagia. Sang guru membalas dengan senyum, dan kata beliau, “Apa alasan kita untuk tidak berbahagia ? ” Sang murid menggeleng bingung. Sang guru melanjutkan “Kita tidak berbahagia, ketika kita mengejar segala-galanya dan dikalahkan waktu. Bukankah kita akan bahagia selama hidup kita satu irama dengan waktu ?” Cerita Zen tadi diceritakan guru spiritual Kafi Kurnia, hampir 20 tahun yang lalu. Saat itu Kafi diajarkan untuk memperlambat hidupnya, menikmati jedah, dan tertawa setiap kali ada kesempatan. Percaya atau tidak hal inilah yang menyelamatkan kehehidupan Kafi Kurnia selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 5 tahun kemudian, di Bali, sambil menikmati senja yang turun di Jimbaran, seorang teman sambil bergurau, bercerita tentang keinginan-nya untuk hidup bermalas-malas-an. Karena bermalas-malasan adalah kemewahan hidup yang berikutnya. Ide itu melekat kuat dalam benak Kafi Kurnia. Dalam 10 tahun berikutnya, ide itu berkembang liar. Dan barulah di kota Djogdjakarta, Kafi Kurnia belajar dan bersentuhan dengan filosofi hidup “Alon-alon Maton Kelakon”. Sebuah filosofi yang sering di salah tafsirkan, menjadi gaya hidup pelan-pelan saja. Alias semuanya serba lambat. Padahal filosofi hidup ini, mengajarkan sebuah gaya hidup yang penuh perhitungan, “goal oriented” dan hidup satu irama dengan waktu. Hidup yang tentrem, sentosa dan sejahtera.&lt;br /&gt;2 tahun yang lalu, sebuah gagasan muncul, yaitu membuat sebuah revolusi “me-melankan hidup kita”, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup. Diseluruh dunia, gerakan pelan sendiri, telah menjadi sebuah revolusi gaya hidup. Begitu banyak aktivis, menulis buku dan membuat gerakan “pelan”. Mulai dari makanan hingga seni. Dengan tekad yang sama Kafi Kurnia, akhirnya bersama dengan teman-teman berniat membuat gerakan  dan kampanye “pelan” ala Indonesia. Kota Djogdjakarta dipilih sebagai titik muara gerakan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama kata dan sebutan kota Djogdjakarta, dikembalikan lagi pada versi panjang. Ini adalah langkah simbolis. Hidup kita penuh dengan singkatan yang berupaya mempercepat pengucapan. Sebuah upaya sia-sia yang tidak memiliki manfaat dan tidak menghemat apa-apa. Contoh, restoran cepat saji semuanya disingkat seperti KFC, McD, dan mall-mall dikota besar juga tak luput dari serangan penyingkatan, seperti CITOS, SUTOS, SENSI dstnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, di pertengahan bulan Juni, Kafi Kurnia dan teman-teman akan memproklamirkan Djogdjakarta, sebagai Ibu Kota Pelan di dunia. Bukan sebagai ejekan atau pelecehan, tetapi sebagai sebuah aksi pemasaran untuk meletakan Djogdjakarta dipeta industry turisme dunia, yang memiliki keunikan budaya, dan keindahan alam, serta atraksi gaya hidup yang memiliki kualitas hidup yang sangat tinggi. Kafi Kurnia dan teman-teman, berharap aksi pemasaran ini akan menggairahkan dan menumbuhkan potensi pariwisata Djogdjakarta sehingga menjadi salah satu tujuan wisata Indonesia selain Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar turis dan konsumen, bisa menikmati “pelan” ala Djogdjakarta, maka Kafi Kurnia dan teman-teman mendirikan sebuah pasar swalayan “pelan” pertama di dunia. Di beri nama “Roemah Pelantjong”, diareal lebih dari 1.500 m2, terletak di Jalan Raya Magelang Km 8 , disebelah kiri, arah kembali dari Borobudur, Kafi Kurnia, menggelar sejumlah atraksi dimana turis dan konsumen, bisa mencicipi “pelan” lewat sejumlah penterjemahan, seperti makanan pelan, minuman pelan, musik pelan, permainan pelan, budaya pelan, seni pelan hingga oleh-oleh pelan.  Roemah Pelantjong juga memiliki Minioboro, yaitu sebuah versi mini Malioboro yang bekerja sama dengan 14 pengusaha UKM untuk menggelar karya industri cindera mata kreatif yang menampilkan produk-produk limbah, daur ulang dan karya kontemporer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilantai 2 Roemah Pelantjong juga ada sebuah art gallery, toko buku, dan took music, yang diberi nama Lentur Gallery, diambil dari bahasa latin Lentus, yang sama artinya yaitu fleksibel dan lambat  Di galeri ini, rencananya akan menjadi ruang pamer utama Roemah Pelantjong, dimana akan digelar karya-karya terbaik putra dan putrid Djogdjakarta. Disamping menjadi tempat ajang pameran seni, dari waktu ke waktu, Roemah Pelantjong juga akan menggelar berbagai sayembara foto, desain kaos, desain grafis, dsbnya, yang pemenangnya akan dipamerkan di Lentur Gallery.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atrakasi yang paling menarik, barangkali adalah keberadaan artis komik dan karikatur Ismail Sukribo, yang dikenal dengan komik karikaturnya di Koran Kompas setiap hari Minggu, akan menjadikan Roemah Pelantjong sebagai galeri tetap tokoh KRIBO, sehingga konsumen dan turis bisa berinteraksi dengan karya-karya beliau secara langgung. Di tahun 2011, KRIBO akan menggagas sebuah kampanye DJOGDJAKARTA Slowly Asia. Yang dijamin akan heboh dan geger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roemah Pelantjong direncanakan akan diresmikan pada minggu ketiga bulan Juni 2011. Dan dalam waktu 6 bulan mendatang Roemah Pelantjong akan membuat sebuah forum advokasi, yang menyertakan para pemilik losmen, hotel, café, restoran dan spa untuk membuat sebuah peta pengalaman pelan ala Djogdjakarta. Sehingga gagasan ‘pelan’ ala Djogdjakarta, tidak hanya dinikmati oleh satu pihak, namun menjadi sebuah gerakan dari Djogdjakarta untuk Djogdjakarta. Pertumbuhan industry pariwisata ala ‘pelan’ Djogdjakarta ini bisa dinikmati secara keseluruhan oleh warga Djogdjakarta secara merata. Inilah cita-cita dan gagasan yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAFI KURNIA berharap, aksi pemasaran industri pariwisata ROEMAH PELANTJONG akan bisa menjadi inspirasi dan template bagi daerah-daerah lain untuk melakukan branding dan aksi pemasaran dengan cara yang sama, yaitu menggali dengan dalam nilai-nilai luhur dari budaya setempat, dan mengemasnya menjadi sesuatu yang luar biasa uniknya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-8141187045079300049?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/8141187045079300049/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=8141187045079300049' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8141187045079300049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8141187045079300049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/05/press-release-roemah-pelantjong.html' title='PRESS RELEASE &quot;ROEMAH PELANTJONG&quot; - DJOGDJAKARTA'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-AKUssJg7hMA/Tds1HQxSlZI/AAAAAAAAA3U/iQhssbbvE2Y/s72-c/03%2BThe%2BCity%2Bof%2BSlow%2BPutih.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-3030625917482904652</id><published>2011-05-22T18:40:00.000+07:00</published><updated>2011-05-22T18:42:07.113+07:00</updated><title type='text'>RAHASIA TIDUR NYENYAK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-qO8X2paShg0/Tdj2ZjclTtI/AAAAAAAAA3M/RUS5pYobPI8/s1600/deep-sleep-af-744835.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 212px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-qO8X2paShg0/Tdj2ZjclTtI/AAAAAAAAA3M/RUS5pYobPI8/s320/deep-sleep-af-744835.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5609504254762241746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman saya seorang pengacara sukses di Singapura. Punya karir sangat bagus. Sugih berkecukupan. Istri cantik yang juga seorang pengacara sukses. Dan putra putrid yang menjelang remaja. Pokoknya boleh dibilang sempurna. Saat ulang tahunnya tahun lalu, kami bertemu di Bali. Sambil menikmati espresso dan menyaksikan senja yang turun melambat, iseng-iseng saya tanya , apa hadiah yang paling didambakan-nya ? Mulanya dia hanya tersenyum. Setelah hampir terdiam sekian menit, ia menjawab dengan senyum kecut, dan jawaban-nya sangat mengejutkan, bahwa ia sangat mendambakan tidur nyenyak. Tentu saja saya terhenyak dan sempat kaget. Siapa yang menyangka bahwa ia punya masalah susah tidur ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, salah satu satu dongeng yang beredar bertahun-tahun, bahwa saat menjadi Presiden, pak Harto juga mengalami situasi yang mirip. Beliau susah tidur. Maka beredar cerita, bahwa agar rileks, pak Harto gemar memancing tengah malam, setiap kali ngak bisa tidur. Itu sebabnya, ada wilayah tertentu di kepulauan Seribu yang dipenuhi dengan rumpon bekas becak. Nah, kata dongeng, disitulah pak Harto gemar memancing, karena ikan-nya sangat banyak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 6 bulan yang lalu, ketika saya, membuka TIRTAYU Healing Center, dan berkesempatan bergaul dengan berbagai pasien dan dokter, saya baru menyadari bahwa 2 penyakit yang paling umum adalah susah tidur dan sakit kepala. Namun kebanyakan penderita menganggap keduanya bukanlah penyakit yang berbahaya, sehingga akhirnya mereka seolah takdir. Sebagian dari mereka menerima begitu saja. Dan belajar hidup dengan gangguan seperti itu. Sebagian lagi menjadi pelanggan obat sakit kepala atau obat tidur. Maka hidup-pun berlanjut apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri pernah mengalami periode susah tidur. Dan rasanya menderita bukan main. Periode itu berlangsung lebih dari 10 tahun. Hingga pada akhirnya saya disembuhkan oleh Mpu Peniti. Kini, saya dengan mudah bisa tidur dimana saja. Juga dalam hampir setiap situasi. Saya berani mengatakan bahwa bisa tidur nyenyak adalah kebahagiaan yang luar biasa. Sederhana. Tetapi nikmat bukan main.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari setelah Waisak kemarin, saya ditelpon Mpu Peniti. Rupanya beliau kedatangan peziarah dari Thailand, yang berkunjung ke Borobudur, saat perayaan Waisak. Mpu Peniti meminta saya memasak masakan Indonesia. Rupanya teman-teman beliau sangat kangen dengan masakan Indonesia. Karena teman-teman Mpu Peniti ini, semuanya adalah praktisi vegetarian, maka terpaksalah saya memasak kari sayur, semur tahu dan gado-gado. Teman Mpu Peniti sebenarnya hanya satu, tetapi ia membawa beberapa teman dari Thailand, dan mereka selalu berziarah beberapa kali dalam setahun ke Borobudur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai makan, kami ngobrol di beranda belakang. Sambil minum the Upet kesayangan Mpu Peniti, dan menikmati rokok kretek. Teman Mpu Peniti, berusia hampir 70 tahun. Kedua lengan-nya dipenuhi dengan tattoo. Di awal tahun 80’an kehidupan beliau sangat keras. Sejak remaja ia sudah aktif dalam dunia criminal. Keluar masuk penjara. Hidupnya kacau balau. Dan hampir tidak pernah bisa tidur dengan nyenyak. Alkisah suatu hari hari entah kenapa, menjelang sore, ia sempat tertidur. Dan tidurnya juga sangat singkat. Kurang dari sejam. Namun dalam tidur singkat itu ia bermimpi tentang Borobudur. Maka akhirnya dengan sangat penasaran beliau berziarah ke Borobudur. Saat berziarah itulah, ia kahirnya bertemu Mpu Peniti. Pertemuan itu menjadi momen awal persahabatan mereka. Entah kenapa, saat berziarah itulah, beliau kemudian menjadi bisa tidur. Bukan sembarang tidur, tetapi tidur yang sangat nyenyak, sampai lebih dari 10 jam. Saking merasa nikmatnya, maka ia sampai tinggal di Djogdjakarta selama lebih dari sebulan, baru pulang. Sejak peristiwa itu beliau rajin berziarah ke Borobudur tiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau sendiri menitip cerita yang sangat menkajubkan. Bahwa sejak balik dari Borobudur, ia mengubah hidupnya. Tobat dari dunia hitam. Dan hidup dengan lurus dan berusaha dengan jujur. Mulanya saya berpikir beliau mengalami peristiwa religious, dalam ziarah pertama itu. Beliau tertawa ketika mendengar asumsi saya. Memang secara religious dalam banyak agama diajarkan bahwa dalam kehidupan kita selalu berlaku hukum sebab akibat. Apa yang kita panen selalu adalah hasil apa yang kita tanam. Kalau kita menanam niat jahat, maka hasilnya akan jahat. Dan sebaliknya. Tetapi selama sebulan, berkeliling di Djogdjakarta, beliau diajak Mpu Peniti, ke gunung Merapi, ke Kulon Progo dan juga berkeliling ke sejumlah pantai di Selatan Djogdjakarta, maka yang dialami beliau adalah keindahan semata. Dalam takjub yang bersamaan, beliau bersarung batik, makan masakan Djawa, belajar menari, dan meresapi music gamelan, selama hampir sebulan, lagi-lagi yang beliau rasakan adalah kebaikan dan ketenangan. Beliau akhirnya merasa dibekali keindahan, kebaikan dan ketenangan. Maka cara pandang hidupnya menjadi berubah. 3 hal inilah yang menjadikan-nya manusia yang berbeda ketika ia kembali ke Thailand. Beliau merumuskan dengan sederhana bahwa adalah kewajiban kita dengan panca indera kita, mencerna kehidupan ini dengan penuh keindahan. Lalu berbekal semua yang indah, kita harus berbuat kebaikan dalam setiap perbuatan kita. Sehingga kita mendapatkan ketenangan hidup. Sederhana dan praktis, begitulah beliau menjelaskan kepada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang ke Thailand, beliau pindah ke Chiang Mai, lalu menikah, membesarkan keluarga. Dan mulai berusaha kecil-kecilan. Hingga hasilnya berkelimpahan. Maka beliau lalu selalu bisa tidur nyenyak  Yang menarik adalah pernyataan beliau, bahwa ketika hidup kita penuh keindahan, kebaikan dan ketenangan, maka hidup menjadi serba ajaib. Ketika hidup serba ajaib, maka semuanya menjadi sangat religius. Bangun tidur,menggosok gigi, mandi dan sarapan, selalu religius baginya. Beliau mengatakan, saat ia mengalami hal itu semua, maka doa yang ia panjatkan semakin sederhana. Tidak lagi pernah panjang dan rumit. Karena ia merasa sentuhan Tuhan dalam setiap perbuatan-nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iseng saya bertanya lebih lanjut, lalu kalau semua itu telah diperolehnya, mengapa ia masih merasa perlu berziarah ke Borobudur tiap tahun. Beliau tertawa terbahak-bahak. Kata beliau, salah satunya adalah alas an untuk makan masakan Indonesia, merokok kretek dan bertemu Mpu Peniti. Hal lain adalah kembali menikmati semua keindahan Djogdjakarta. Namun yang terpenting, menghayati kenangan lama. Kesempatan merenungi hidupnya. Agar selalu ada cerita baru untuk cucunya. Begitu pesan beliau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran yang saya dapatkan dari Mpu Peniti, ternyata juga sama, bahwa belajarlah menikmati keindahan hidup ini, agar kita termotivasi selalu berbuat kebaikan dan kebajikan, yang akhirnya memberikan kita ketenangan hidup. Hanya dengan ketenangan hidup yang sempurna, kita memiliki bekal tidur nyenyak. Setiap malam dan setiap saat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagi anda yang punya masalah tidak bisa tidur, silahkan mengirim email kepada saya di ajaib@cbn.net.id&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-3030625917482904652?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/3030625917482904652/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=3030625917482904652' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3030625917482904652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3030625917482904652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/05/rahasia-tidur-nyenyak.html' title='RAHASIA TIDUR NYENYAK'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-qO8X2paShg0/Tdj2ZjclTtI/AAAAAAAAA3M/RUS5pYobPI8/s72-c/deep-sleep-af-744835.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-3712211504040857647</id><published>2011-05-20T08:32:00.000+07:00</published><updated>2011-05-20T08:33:19.210+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI HARI INI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-HAwF9T3Kroc/TdXE0MHiguI/AAAAAAAAA3E/Lv4E63RK91k/s1600/courage.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 319px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-HAwF9T3Kroc/TdXE0MHiguI/AAAAAAAAA3E/Lv4E63RK91k/s320/courage.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5608605311844909794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-3712211504040857647?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/3712211504040857647/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=3712211504040857647' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3712211504040857647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3712211504040857647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/05/inspirasi-hari-ini.html' title='INSPIRASI HARI INI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-HAwF9T3Kroc/TdXE0MHiguI/AAAAAAAAA3E/Lv4E63RK91k/s72-c/courage.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-8831137129765345309</id><published>2011-05-17T19:02:00.000+07:00</published><updated>2011-05-17T19:03:20.950+07:00</updated><title type='text'>Volkswagen Beetle 2012 Hasil Karya Desainer Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-6G5t3JWr7H4/TdJj64eGlsI/AAAAAAAAA28/WLP4RwndqGY/s1600/vw2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-6G5t3JWr7H4/TdJj64eGlsI/AAAAAAAAA28/WLP4RwndqGY/s320/vw2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5607654349271897794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Volkswagen Beetle 2012 Hasil Karya Desainer Indonesia  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 19 April 2011 | 18:51 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEMPO Interaktif, Jakarta - Desain ulang Volkswagen Beetle telah dipikirkan sejak 2007 dan benar-benar merupakan upaya global. Mobil itu akhirnya terungkap pada hari Senin di New York dan Shanghai, dan akan diproduksi di Meksiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil itu merupakan hasil sketsa selama empat tahun dari seorang desainer Indonesia yang mengonsep ulang mobil impiannya itu menjadi kenyataan di Beetle 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chris Lesmana membuat desain yang menjadi headline minggu ini, dan dengan beberapa penyesuaian proporsional, impiannya itu akan menjadi kenyataan di jalan-jalan Amerika musim gugur ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lesmana yang saat ini tinggal di Jerman tidak bisa datang ke acara peluncuran di AS karena tugas keluarga, tapi ia diharapkan menghadiri acara Beetle di Berlin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desainer Exterior Frank Bruse yang mewakili Lesmana di New York menggambarkan upaya Lesmana itu kepada AutoWeek sebagai "seseorang yang dapat merancang versinya tentang mobil impian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lesmana dan Bruse tumbuh bersama Beetle sebagai mobil keluarga dan desain yang lama lebih terbawa ke versi baru. Mobil terbaru ini yang lebih bundar dan condong diarahkan ke pengguna wanita. Model 2012 itu memiliki atap lebih rendah, roda yang lebih besar, atap panjang, dan interior yang sporty --minus vas bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini jauh lebih dekat dengan yang lama daripada Beetle baru," kata Bruse tentang produk terbaru. "Kami memutuskan untuk kembali ke tema awal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rancangan itu telah memenangkan perhatian bos Grup Volkswagen, Martin Winterkorn, yang memberi lampu hijau untuk rancangan akhir yang merupakan gagasan Lesmana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rancangan itu begitu baik di awalnya, kami hampir tidak mengubahnya," kata Bruse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan 23 juta terjual di seluruh dunia selama jangka panjang--termasuk enam juta di Amerika Serikat--Beetle bukan subjek mudah untuk mengalami penyegaran. Mobil itu telah didesain ulang dua kali dalam perjalanan untuk menjadi kekuatan penjualan dan ikon budaya VW di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi convertible akan menyusul tahun depan dan versi R line juga diharapkan menyusul. Desain baru ini ditandai dengan spatbor semakin ditarik ke luar, lampu bixenon, dan interior yang berwarna-warni, dengan dashboard sesuai warna badan mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda tidak mengubah mobil seperti itu secara iseng," kata Kepala Volkswagen, AS Jonathan Browning.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-8831137129765345309?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/8831137129765345309/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=8831137129765345309' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8831137129765345309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8831137129765345309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/05/volkswagen-beetle-2012-hasil-karya.html' title='Volkswagen Beetle 2012 Hasil Karya Desainer Indonesia'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-6G5t3JWr7H4/TdJj64eGlsI/AAAAAAAAA28/WLP4RwndqGY/s72-c/vw2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-8798733673503387211</id><published>2011-05-16T15:50:00.000+07:00</published><updated>2011-05-16T15:51:58.129+07:00</updated><title type='text'>SOEHARTO LEBIH POPULER DARI SBY</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-2N6LjVRdRiM/TdDler1LrlI/AAAAAAAAA20/YROSEZZfItM/s1600/soeharto-akik.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 245px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-2N6LjVRdRiM/TdDler1LrlI/AAAAAAAAA20/YROSEZZfItM/s320/soeharto-akik.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5607233851400891986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Soeharto beats SBY in popularity poll&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;The Jakarta Post, Jakarta | Mon, 05/16/2011 8:00 AM | Headlines&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Half of the respondents to a survey marking 13 years of the reform era think that their lives have not improved — while more than a third chose Soeharto as their favorite president.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Like it or not, that’s what the survey says,” Indo Barometer director M. Qadari told The Jakarta Post after releasing the survey on Sunday.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The survey, titled “Evaluation of 13 Years of Reform and 18 Months of the Susilo Bambang Yudhoyono–Boediono Administration” was carried out between April 25 and May 4 and involved 1,200 respondents from all 33 Indonesian provinces.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The number of respondents who chose Soeharto as their favorite president was 36.5 percent, followed by Susilo Bambang Yudhoyono (20.9 percent), Sukarno (9.8 percent), Mega-wati Soekarnoputri (9.2 percent), B.J. Habibie (4.4 percent) and Abdurrahman “Gus Dur” Wahid (4.3 percent).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The survey also showed that 40.9 percent of the respondents from both rural and urban areas said that the New Order regime under Soeharto was better than the reform era, while only 22.8 percent said that reform era was better than previous periods, while 3.3 percent preferred the Old Order under Sukarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;However, more than half of respondents were seemingly ignorant of politics: 47.8 percent said they did not know when the reform era began and 17.5 percent answered incorrectly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“It is interesting to know what Indonesian people think about reform after 13 years. Most of them identified reform as ‘any changes’ instead of democracy, corruption eradication or the economic crisis,” Qadari said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Only 29.7 percent of respondents said that they were satisfied with the current administration, 55.5 percent said they were unsatisfied and the remainder declined to answer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The survey also indicated that only 31 percent of respondents said that the current situation was better than compared to 13 years ago, 27.2 percent thought that both eras were the same while 28.2 percent answered otherwise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qadari said that the Indonesian people’s awe of former president Soeharto and the New Order regime implied a dissatisfaction with the reform era.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“When people said that the Soeharto regime was better than the reform era, they are simply criticizing current situation and how reform hasn’t brought changes for them. This is an irony as well as a slap in the face for reform activists,” he said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qadari said respondents made a strong connection between reform and the government’s performance, as many said that reform was measured by the success of the government, instead of how democracy has been upheld.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ray Rangkuti, a reform activist in 1998, said the survey’s results implicitly criticized everyone who adulated the reform era.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“This is a slap in the face. This survey shows that reform has yet to change and make a better life for most of the Indonesian people,” he told the Post. (swd)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-8798733673503387211?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/8798733673503387211/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=8798733673503387211' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8798733673503387211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8798733673503387211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/05/soeharto-lebih-populer-dari-sby.html' title='SOEHARTO LEBIH POPULER DARI SBY'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-2N6LjVRdRiM/TdDler1LrlI/AAAAAAAAA20/YROSEZZfItM/s72-c/soeharto-akik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-8543757616924771543</id><published>2011-05-05T09:23:00.000+07:00</published><updated>2011-05-05T09:24:49.653+07:00</updated><title type='text'>KABAR GEMBIRA ! KABAR KESEMBUHAN !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-ZrA-LZudau0/TcIKTZ6pCtI/AAAAAAAAA2s/esbLgLUUzww/s1600/girl_happy_main.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 212px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-ZrA-LZudau0/TcIKTZ6pCtI/AAAAAAAAA2s/esbLgLUUzww/s320/girl_happy_main.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603052214892956370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HEALING FESTIVAL – 6-7-8 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak ribuan tahun yang lalu, manusia mencari jalan dan metode untuk hidup kekal. Di Yunani misalnya tumbuh mitos tentang Ambrosia, yaitu makanan atau minuman yang bisa membuat seseorang tetap awet muda dan hidup abadi. Tidak pernah sakit dan tidak pernah tua. Pencarian yang sama dilakukan oleh kaisar dan raja diseluruh jagad bumi ini tanpa terkecuali. Juga oleh para dukun, dokter hingga ilmuwan lainnya. Benarkah bahwa dalam tubuh kita, ada sesuatu yang ajaib ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Duncan "Om" MacDougall (c. 1866 – October 15, 1920), misalnya pernah melakukan sebuah experimen yang kontroversil pada tahun 1907, dan menyimpulkan bahwa berat jiwa manusia rata-rata adalah 21 gram. Di Tiongkok para praktisi keraga-an, menyimpulkan sebuah “life force” yang mereka sebut “Chi” hadir dan berperan sangat vital sebagai sebuah enerji didalam kehidupan kita sehari-hari. Di India para praktisi Yoga, juga menyimpulkan yang sama, dengan istilah Prana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon seseorang yang memiliki “chi” atau”prana” yang luar biasa, maka enerji ini akan memancar keluar, menjadi aura atau yang membentuk charisma seseorang. Di Bali ini disebut Taksu. Lalu pertanya-an-nya adalah, “bagaimana kita bisa memberdayakan – life force- ini dalam kehidupan kita sehari-hari ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan konsep penyembuhan di Barat yang melangkah dan bertindak setelah ada penyakit, maka filosofi penyembuhan di Timur seringkali justru selangkah lebih awal bertindak sebelum ada penyakit. Perbedaam filosofi ini membuat persepsi terhadap kualitas hidup kita menjadi sangat strategis. Bahwa sehat bukan berarti kita bebas 100% dari penyakit. WHO sendiri pada tahun 1948, merumuskan sehat sebagai : “Health is a state of complete physical, mental and social well-being, and not merely the absence of disease or infirmity”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh manusia sendiri, ketika diciptakan oleh Yang Maha Kuasa, dilengkapi tak kurang dari 9 mekanisme pertahanan tubuh yang sangat kompleks dan unik. Sistim pertahanan yang disebut dengan imunitas tubuh ini, perlu diberdayakan dengan seksama. Terlebih ganguan kehidupan moderen yang penuh dengan serangan psikis seperti stress, polusi dan toxin yang beredar dimana-mana. Belum lagi serangan penyakit, bakteri dan virus yang semakin beraneka ragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini yang mendorong aktivis pemasaran Indonesia yang dikenal seringkali tampil dengan ide-de gilanya, KAFI KURNIA, akhirnya pada bulan September 2010 mendirikan sebuah HEALING CENTER pertama di Indonesia, yang diberi nama TIRTAYU. Tujuan-nya adalah sebagai sebuat pusat pemberdayaan gaya hidup sehat yang progresif Dimana setiap orang bisa mempelajari “life-force” yang dimilikinya lewat sejumlah aktivitas dari relaksasi, seminar kesehatan, meditasi, yoga, rehab medik, hingga penyembuhan klinis lewat pengobatan barat dan Tiongkok sekaligus. Lokasi TIRTAYU sengaja dipilih sangat strategis di Jalan Senopati 20, Kebayoran Baru, yang hanya berjarak 5-10 menit dari pusat kegiatan bisnis di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal bulan Mei 2011, selama 3 hari dari tanggal 6 hingga 8 Mei 2011, Tirtayu bersama aktivis dan praktisi healing – Liang Lie, yang meng-gagas  komunitas - LIFE BEGINS @ 40, melakukan sebuah aktiviras unik yaitu HEALING FESTIVAL. Yang merupakan sebuah kejadian sangat langka. Selama 3 hari berturut-turut, lewat sejumlah kegiataan seperti workshop, bazaar, health seminar, demo dan konsultasi, menghadirkan lebih dari 10 praktisi “healer” Indonesia untuk menjelajahi dan mengupas sejumlah topik “healing”, mulai dari gaya hidup, nutrisi, yoga, hipnoterapi, meditasi, akupuntur, olahraga, prana, feng shui, diet hingga kanker.&lt;br /&gt;TIRTAYU HEALING FESTIVAL ini  akan diisi oleh para praktisi, aktivis, dan terapis dengan reputasi ternama masing-masing  baik dari dalam maupun luar negeri, antara lain dr. Handrawan Nadesul, dr. Wiyoso Indrasanto, Ir. Gunadi Widjaja, Emmilia Ahmadi, dr Lia Brasali Ariefano ,dr. Johannes Ridwan, Reza Gunawan, Ines Somellera, Rina Poerwadi, Ratih Luhur, dr Lim Hong Liang &amp; dokter-dokter ahli lainnya. Acara dilengkapi juga dengan bazaar produk-produk kesehatan. Apabila dibutuhkan, peserta  dapat berkonsultasi langsung dengan pakar di bidang masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HEALING FESTIVAL ini memiliki sejumlah tujuan. Pertama sebagai ajang pembelajaran, dan pendidikan, untuk memberikan sejumlah fakta dan informasi mutakhir tentang penyembuhan dan kesehatan pada umumnya. Kedua sebagai ajang interaksi untuk mengintesifkan kontak dan komunikasi antar para healer dan pemerhati kesehatan pada umumnya. Dan yang terakhir adalah stimulus agar industry pelayanan kesehatan di Indonesia tumbuh lebih progresfi keperbagai bidang. Sehingga nantinya HEALING FESTIVAL ini bisa dibawa kekota lain dan diselenggarakan lebih teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi dan pendaftaran :&lt;br /&gt;Liang 0818151304, -- Avanti 08118704794&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-8543757616924771543?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/8543757616924771543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=8543757616924771543' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8543757616924771543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8543757616924771543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/05/kabar-gembira-kabar-kesembuhan_05.html' title='KABAR GEMBIRA ! KABAR KESEMBUHAN !'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ZrA-LZudau0/TcIKTZ6pCtI/AAAAAAAAA2s/esbLgLUUzww/s72-c/girl_happy_main.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-1691145313315386269</id><published>2011-05-05T07:10:00.000+07:00</published><updated>2011-05-05T07:58:02.217+07:00</updated><title type='text'>TIRTAYU HEALING FESTIVAL - 6-7-8 MEI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-CVUyZh83hNw/TcH2CqlLYVI/AAAAAAAAA2k/22kZy_1vSvM/s1600/brosur.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 190px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-CVUyZh83hNw/TcH2CqlLYVI/AAAAAAAAA2k/22kZy_1vSvM/s320/brosur.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603029937076003154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;....TIRTAYU HEALING FESTIVAL - 6-7-8 Mei 2011 - Informasi&lt;br /&gt;dan pendaftaran -- Liang 0818151304, -- Avanti 08118704794&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-1691145313315386269?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/1691145313315386269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=1691145313315386269' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1691145313315386269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1691145313315386269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/05/tirtayu-healing-festival-6-7-8-mei.html' title='TIRTAYU HEALING FESTIVAL - 6-7-8 MEI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-CVUyZh83hNw/TcH2CqlLYVI/AAAAAAAAA2k/22kZy_1vSvM/s72-c/brosur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6627123488337579621</id><published>2011-05-03T17:51:00.000+07:00</published><updated>2011-05-03T17:53:55.171+07:00</updated><title type='text'>Kafi Kurnia Gelar Healing Festival</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-vkhn1VfUznQ/Tb_ekp4r0lI/AAAAAAAAA2c/zix0Dfs6cEY/s1600/Womans-hands-meditate004.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-vkhn1VfUznQ/Tb_ekp4r0lI/AAAAAAAAA2c/zix0Dfs6cEY/s320/Womans-hands-meditate004.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5602441182772449874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kafi Kurnia Gelar Healing Festival&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 3 Mei 2011 12:28&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh marketing Kafi Kurnia (Tirtayu) bersama Liang Lie (komunitas Life Begins @40), menggelar Healing Festival, pada 6-8 Mei 2011. Kegiatan ini berupa workshop, bazaar, health seminar, demo dan konsultasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 10 praktisi healer, yang membahas gaya hidup, nutrisi, yoga, hipnoterapi, meditasi, akupuntur, olah raga, prana, feng shui, diet, hingga kanker," tulis siaran pers yang diterima Gatra.com, Selasa (3/5), di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan. Pertama, sebagai ajang pembelajaran dan pendidikan untuk memberikan sejumlah fakta dan informasi mutakhir tentang penyembuhan dan kesehatan pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, sebagai ajang interaksi untuk mengintesifkan kontak dan komunikasi antar-para healer dan pemerhati kesehatan pada umumnya. Ketiga, stimulus agar industri pelayanan kesehatan di Indonesia tumbuh lebih progresif ke pelbagai bidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sehingga nantinya Healing Festival ini bisa dibawa ke kota lain dan diselenggarakan secara lebih teratur," demikian siaran pers itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak 100% Bebas Penyakit&lt;br /&gt;Disebutkan pula bahwa pengertian sehat bukan berarti terbebas 100 persen dari penyakit. WHO pada 1948 merumuskan sehat sebagai: "a state of complete physical, mental and social well-being, and not merely the absence of disease or infirmity.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh manusia sendiri ketika diciptakan Yang Maha Kuasa dilengkapi tak kurang dari sembilan mekanisme pertahanan tubuh yang sangat kompleks dan unik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem pertahanan yang disebut dengan imunitas tubuh ini, perlu diberdayakan dengan seksama. Terlebih ganguan kehidupan moderen yang penuh dengan serangan psikis, seperti stres, polusi, dan toksin yang beredar di mana-mana. Belum lagi serangan penyakit, bakteri, dan virus yang semakin beraneka ragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai jawaban dari tuntutan akan pentingnya kesehatan, tokoh pemasaran Kafi Kurnia pada September 2010 mendirikan sebuah Healing Center pertama di Indonesia, yang diberi nama Tirtayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan healing center ini sebagai pusat pemberdayaan gaya hidup sehat yang progresif. Setiap orang bisa mempelajari life-force yang dimilikinya lewat sejumlah aktivitas dari relaksasi, seminar kesehatan, meditasi, yoga, rehab medik, hingga penyembuhan klinis lewat pengobatan Barat dan Tiongkok sekaligus. [TMA]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6627123488337579621?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6627123488337579621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6627123488337579621' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6627123488337579621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6627123488337579621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/05/kafi-kurnia-gelar-healing-festival.html' title='Kafi Kurnia Gelar Healing Festival'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-vkhn1VfUznQ/Tb_ekp4r0lI/AAAAAAAAA2c/zix0Dfs6cEY/s72-c/Womans-hands-meditate004.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-4498680437063877642</id><published>2011-05-02T07:52:00.002+07:00</published><updated>2011-05-02T07:56:13.891+07:00</updated><title type='text'>KABAR GEMBIRA ! KABAR KESEMBUHAN !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-zwUrcn06Jus/Tb4BFjjWJkI/AAAAAAAAA2U/oUgSuuwPHAc/s1600/Reiki-Hand.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 224px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-zwUrcn06Jus/Tb4BFjjWJkI/AAAAAAAAA2U/oUgSuuwPHAc/s320/Reiki-Hand.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601916181449942594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; KABAR GEMBIRA ........ bagi anda yang memiliki teman atau anggota keluarga yang sedang sakit ..... jangan berputus asa ! .... karena harapan sembuh masih tetap ada ! ..... Ikuti 3 hari - TIRTAYU HEALING FESTIVAL dengan 10 top ahli penyembuhan Indonesia, free seminar, workshop, demo dan private consultation - 6-7-8 Mei 2011 - Informasi dan pendaftaran -- Liang 0818151304, -- Avanti 08118704794&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-4498680437063877642?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/4498680437063877642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=4498680437063877642' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4498680437063877642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4498680437063877642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/05/kabar-gembira-kabar-kesembuhan.html' title='KABAR GEMBIRA ! KABAR KESEMBUHAN !'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-zwUrcn06Jus/Tb4BFjjWJkI/AAAAAAAAA2U/oUgSuuwPHAc/s72-c/Reiki-Hand.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-1153724375016096677</id><published>2011-05-01T23:00:00.004+07:00</published><updated>2011-05-01T23:03:03.798+07:00</updated><title type='text'>KONON MAHASISWA ITU ADALAH ALBERT EINSTEIN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-KM8gvl4-AhI/Tb2D1itvrcI/AAAAAAAAA2M/asq8_Kz4jLA/s1600/albert_einstein-lg3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 252px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-KM8gvl4-AhI/Tb2D1itvrcI/AAAAAAAAA2M/asq8_Kz4jLA/s320/albert_einstein-lg3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601778467393744322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, 'Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, 'Betul, Dia yang menciptakan semuanya'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Tuhan menciptakan semuanya?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya professor sekali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Ya, Pak, semuanya' kata mahasiswa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor itu menjawab, 'Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, 'Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Tentu saja,' jawab si Profesor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, 'Profesor, apakah dingin itu ada?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?' Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa itu menjawab, 'Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita menciptakan kata 'dingin' untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa itu melanjutkan, 'Profesor, apakah gelap itu ada?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor itu menjawab, 'Tentu saja itu ada.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa itu menjawab, 'Sekali lagi anda salah Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya mahasiswa itu bertanya, 'Profesor, apakah kejahatan itu ada?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bimbang professor itu menjawab, 'Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, 'Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, 'kejahatan' adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor itu terdiam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon menurut cerita nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-1153724375016096677?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/1153724375016096677/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=1153724375016096677' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1153724375016096677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1153724375016096677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/05/konon-mahasiswa-itu-adalah-albert.html' title='KONON MAHASISWA ITU ADALAH ALBERT EINSTEIN'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-KM8gvl4-AhI/Tb2D1itvrcI/AAAAAAAAA2M/asq8_Kz4jLA/s72-c/albert_einstein-lg3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6411982658059176624</id><published>2011-05-01T13:13:00.001+07:00</published><updated>2011-05-01T13:13:43.560+07:00</updated><title type='text'>MASIH ADA HARAPAN UNTUK SEMBUH !</title><content type='html'>..... ... bagi anda yang memiliki teman atau anggota keluarga yang sedang sakit ..... jangan berputus asa ! .... karena harapan sembuh masih tetap ada ! ..... Ikuti 3 hari TIRTAYU HEALING FESTIVAL dengan 10 top ahli penyembuhan Indonesia, free seminar, workshop, demo dan private consultation - 6-7-8 Mei 2011 - Informasi dan pendaftaran -- Liang 0818151304, -- Avanti 08118704794&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6411982658059176624?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6411982658059176624/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6411982658059176624' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6411982658059176624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6411982658059176624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/05/masih-ada-harapan-untuk-sembuh.html' title='MASIH ADA HARAPAN UNTUK SEMBUH !'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6101553723997906334</id><published>2011-05-01T11:17:00.000+07:00</published><updated>2011-05-01T11:18:07.669+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-eKZK4RKwDUE/Tbze-N8VqVI/AAAAAAAAA2E/CkPi56ENsGg/s1600/Inv_Seminar_110507_01.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 226px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-eKZK4RKwDUE/Tbze-N8VqVI/AAAAAAAAA2E/CkPi56ENsGg/s320/Inv_Seminar_110507_01.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601597197018048850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6101553723997906334?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6101553723997906334/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6101553723997906334' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6101553723997906334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6101553723997906334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/05/blog-post.html' title=''/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-eKZK4RKwDUE/Tbze-N8VqVI/AAAAAAAAA2E/CkPi56ENsGg/s72-c/Inv_Seminar_110507_01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-9142742470131391639</id><published>2011-04-26T08:10:00.002+07:00</published><updated>2011-04-26T08:11:50.900+07:00</updated><title type='text'>TIRTAYU HEALING FESTIVAL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-rkW6AY48fI0/TbYbs7tqZ5I/AAAAAAAAA18/RlRkVqHSg-Y/s1600/intro-body.gif"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-rkW6AY48fI0/TbYbs7tqZ5I/AAAAAAAAA18/RlRkVqHSg-Y/s320/intro-body.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599693645439199122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TIRTAYU HEALING FESTIVAL&lt;/span&gt; : tubuh manusia diciptakan bersama tak kurang 9 sistim imunitas yang sangat kompleks - Anda ingin tahu lebih banyak ? Simak dan kunjungi Tirtayu Healing Festival - 6-7-8 Mei 2011 - Informasi dan pendaftaran : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ati/Rianti di 7280 0343&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-9142742470131391639?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/9142742470131391639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=9142742470131391639' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/9142742470131391639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/9142742470131391639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/04/tirtayu-healing-festival_26.html' title='TIRTAYU HEALING FESTIVAL'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-rkW6AY48fI0/TbYbs7tqZ5I/AAAAAAAAA18/RlRkVqHSg-Y/s72-c/intro-body.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-3774566373500275980</id><published>2011-04-22T08:06:00.002+07:00</published><updated>2011-04-22T08:07:21.183+07:00</updated><title type='text'>JOKE OF THE DAY</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-xQlH0AbpfGE/TbDUryOEHXI/AAAAAAAAA10/VFdK3v-1mjE/s1600/sukiyaki_western_django.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 185px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-xQlH0AbpfGE/TbDUryOEHXI/AAAAAAAAA10/VFdK3v-1mjE/s320/sukiyaki_western_django.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5598208185501752690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An American and a Japanese were sitting on the plane on the way to LA When the American turned to the Japanese and asked, "What kind of -ese are you?" The Japanese confused, replied, "Sorry but I don't understand what you mean."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The American repeated, "What kind of -ese are you?"Again, the! Japanese was confused over the question.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The American, now irritated, then yelled, "What kind of -ese are you ... Are you a Chinese, Japanese, Vietnamese! Etc......??? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Japanese then replied, "Oh, I am Japanese."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A while later the Japanese turned to the American and asked what kind of 'key' was he.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The American, frustrated, yelled, "What do you mean what kind of -kee' am I?!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Japanese said, "Are you a Yankee, donkee, or monkee?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MORAL OF THE STORY : "NEVER INSULT ANYONE"&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-3774566373500275980?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/3774566373500275980/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=3774566373500275980' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3774566373500275980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3774566373500275980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/04/joke-of-day_22.html' title='JOKE OF THE DAY'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-xQlH0AbpfGE/TbDUryOEHXI/AAAAAAAAA10/VFdK3v-1mjE/s72-c/sukiyaki_western_django.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-1922520222568725771</id><published>2011-04-22T07:00:00.002+07:00</published><updated>2011-04-22T07:01:21.009+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI HARI INI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-nRtuR4CCzqc/TbDFRm6mqNI/AAAAAAAAA1s/C9ATzRioRJA/s1600/tumblr_ldigtycPtN1qz6pqio1_500.png"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-nRtuR4CCzqc/TbDFRm6mqNI/AAAAAAAAA1s/C9ATzRioRJA/s320/tumblr_ldigtycPtN1qz6pqio1_500.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5598191243116325074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-1922520222568725771?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/1922520222568725771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=1922520222568725771' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1922520222568725771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1922520222568725771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/04/inspirasi-hari-ini_22.html' title='INSPIRASI HARI INI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-nRtuR4CCzqc/TbDFRm6mqNI/AAAAAAAAA1s/C9ATzRioRJA/s72-c/tumblr_ldigtycPtN1qz6pqio1_500.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-7899492863879694748</id><published>2011-04-21T17:44:00.001+07:00</published><updated>2011-04-21T17:47:11.406+07:00</updated><title type='text'>KAFI KURNIA - MAGNUM CAFE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Yq9DDSdjK38/TbAKy1-3bVI/AAAAAAAAA1k/eSmpaAtheT8/s1600/magnumcafe_04.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Yq9DDSdjK38/TbAKy1-3bVI/AAAAAAAAA1k/eSmpaAtheT8/s320/magnumcafe_04.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597986205422021970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakartans love new things, and the rapidly growing middle classes of Indonesia's capital always fight to be first -- whether watching the latest Hollywood blockbuster, owning the newest gadget, or being seen in a trendy bar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But even the most avid trendspotters have been surprised by the craze for Magnum ice cream that has swept the city since the February opening in central Jakarta of the Magnum Cafe, months after the brand was relaunched in Indonesia by parent company and consumer goods giant Unilever.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The success of the cafe, which features the iconic chocolate-coated ice cream on a stick, is a tribute to the rising power of the middle-class, empowered by robust demand and growing investment in the far-flung archipelago.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The queues snake longer each day as ice cream lovers come in droves, waiting for several hours at peak times.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I did not expect that the queue would be this long, it is probably because the food is good or they (customers) are just only curious about it," said Anto, a customer lining up outside the shop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He assumed many of people in the queue are there for the first time, just like him.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The cafe offers different ways of enjoying Magnums, from dipping into sauces to Magnum appetizers, main courses, desserts and mocktails. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The menu, created by an Italian chef, includes Waffle de Aristocrat, Goblet of Chocolate, Crown Jewel and Truffle Royale. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I heard that they are making appetizers, main courses and dessert from ice cream while I only know that Magnum is an ice cream on a stick," said Shinta, a student who waited for one hour and 45 minutes to get a table.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unilever declined to give the exact number of Magnums sold but said the cafe sells hundreds each day, with numbers ramping up at the weekend.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marketing consultant &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kafi Kurnia&lt;/span&gt; said the cafe is part of Magnum's effort to declare that Magnum is not an average ice cream seller and they are competing with Hagen-dazs on the premium level. &lt;br /&gt;말했다.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kurnia&lt;/span&gt; added, for years Hagen-dazs has been known as the premium ice cream in the country and Magnum is trying to get part of its market share.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"When you have a good product and a very good advertising and you launch it with a power of advertising, it works. And one of the case is Magnum. So when Magnum being launched with clever advertising, powerful advertising and strong distribution strategy, don't forget the distribution strategy. Because if you have the product, you have the advertising but you do not have distribution strategy the product will not fly," said &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kurnia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With a slick advertising campaign aimed at adult ice cream lovers, endorsements for the 'luxury' ice cream have come from television stars such as Eva Longoria of Desperate Housewives and Hollywood's Benicio del Toro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Last year, fashion guru Karl Lagerfeld was recruited to help launch Magnum products in the United States.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At the Magnum Cafe in Jakarta, a Magnum will cost each punter 12,000 rupiah ($1.38) each, in a nation where the average person lives on less than $6 per day, according to World Bank data from 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Magnum's popularity is seen by some economists as further proof that Indonesia's surging economy, the largest in Southeast Asia, is benefiting many, with growth of over 6 percent predicted this year.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Indonesia, to an extent they have a significant purchasing power and this purchasing power is getting better and better, that's number one. Number two, of course, because this middle class has certain quality of lifestyle," said &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kurnia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He added that most of the middle class spend a lot of their free time in malls. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ensuring that the economy of 17,000-island Indonesia does not overheat is still a concern for many investors.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Helping allay these fears, in February the central bank surprised markets by raising its policy rate by 25 basis points to 6.75 percent from a record low of 6.5 percent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But questions remain about whether this has been successful..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-7899492863879694748?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/7899492863879694748/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=7899492863879694748' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7899492863879694748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7899492863879694748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/04/kafi-kurnia-magnum-cafe.html' title='KAFI KURNIA - MAGNUM CAFE'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Yq9DDSdjK38/TbAKy1-3bVI/AAAAAAAAA1k/eSmpaAtheT8/s72-c/magnumcafe_04.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6565526474443684899</id><published>2011-04-21T08:25:00.000+07:00</published><updated>2011-04-21T08:26:15.138+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI HARI INI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-WSe2EUjb2Cg/Ta-HpHYzbeI/AAAAAAAAA1c/FyR-FF1KR5c/s1600/tumblr_lh2ziixkgx1qz6pqio1_500.png"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-WSe2EUjb2Cg/Ta-HpHYzbeI/AAAAAAAAA1c/FyR-FF1KR5c/s320/tumblr_lh2ziixkgx1qz6pqio1_500.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597842002272284130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6565526474443684899?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6565526474443684899/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6565526474443684899' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6565526474443684899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6565526474443684899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/04/inspirasi-hari-ini.html' title='INSPIRASI HARI INI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-WSe2EUjb2Cg/Ta-HpHYzbeI/AAAAAAAAA1c/FyR-FF1KR5c/s72-c/tumblr_lh2ziixkgx1qz6pqio1_500.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-3692876789716106163</id><published>2011-04-21T08:15:00.000+07:00</published><updated>2011-04-21T08:16:32.541+07:00</updated><title type='text'>Jadikan Kota Medan Kota Festival</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-fuhFELJwn34/Ta-FNsVdo1I/AAAAAAAAA1U/5JsKIGLLbDU/s1600/Medan_becaks.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-fuhFELJwn34/Ta-FNsVdo1I/AAAAAAAAA1U/5JsKIGLLbDU/s320/Medan_becaks.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597839332130792274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikan Kota Medan Kota Festival&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan-okemedannews.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemko Medan menggelar worskshop penyusunanan rencana dan strategi promosi, soft launching logo, branding, tag line pariwisata Kota Medan Dalam Rangka Visit Medan Year 2012.Workshop berlangsung di Balai Tiara Convention Center Medan, Selasa (19/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Workshop itu juga menghadirikan pembicara dari pakar pemasaran &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kafi Kurnia&lt;/span&gt; dan Dirut Bank Sumut Gus Irawan serta moderartor Direktur BPPD (Badan Promosi Pariwisata Daerah) Sumut Arthur Mangatur  Batubara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kafi Kurnia&lt;/span&gt; mengatakan pariwasata di Kota Medan tidak akan survive jika hanya menjual bangunan tua dan kuliner saja. "Jika di Medan ada berbagai festival, ini menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara. Indahnya festival bila dikelola dengan baik menghasilkan uang yang banyak.Di antara festival perlu ada convention," tegas Kafi. Dijelaskannya, Kota Medan mirip dengan Denpasar. Sekarang tinggal kita yang mengemasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Visit Medan Year 2012, perlu menjadikan Kota Medan sebagai kota festival.Dengan cara itu, membuat motivasi agar orang berkunjung ke Medan. Festival perlu dibuat sebulan sekali sehingga orang  berkunjung ke Medan," sarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya, ujar Dirut Bank Sumut Gus Irawan, menaruh harapan terhadap Visit Medan Year 2012."Saya apresiasi program Pemko Medan.Ini sudah membuat koporasi. Ke depan perlu pelayanan terbaik,"ujar Gus.Selanjutnya Gus mengingatkan agar perlu membangun services culture. Budaya pelayanan,bagaimana menjadi raja pelayanan," sarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( fajaruddin batubara)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-3692876789716106163?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/3692876789716106163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=3692876789716106163' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3692876789716106163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3692876789716106163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/04/jadikan-kota-medan-kota-festival.html' title='Jadikan Kota Medan Kota Festival'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-fuhFELJwn34/Ta-FNsVdo1I/AAAAAAAAA1U/5JsKIGLLbDU/s72-c/Medan_becaks.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6143356047410607629</id><published>2011-04-18T16:35:00.002+07:00</published><updated>2011-04-18T16:38:42.237+07:00</updated><title type='text'>JOKE OF THE DAY</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-uqJtdiJROow/TawGm1j3t4I/AAAAAAAAA1M/FCZyPC6TULY/s1600/magic-lamp1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 293px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-uqJtdiJROow/TawGm1j3t4I/AAAAAAAAA1M/FCZyPC6TULY/s320/magic-lamp1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596855701197010818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A junior manager, a senior manager and their boss are on their way to a meeting. On their way through a park, they come across a wonder lamp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;They rub the lamp and a ghost appears. The ghost says, "Normally, one is granted three wishes but as you are three, I will allow one wish each"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So the eager senior manager shouted, "I want the first wish. I want to be in the Bahamas , on a fast boat and have no worries." Pfufffff... And he was gone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now the junior manager could not keep quiet and shouted "I want to be In Florida with beautiful girls, plenty of food and cocktails." Pfufffff¡-. And he was also gone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The boss calmly said, "I want these two idiots back in the office after lunch at 12.35pm."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MORAL OF THE STORY IS: "ALWAYS ALLOW THE BOSS TO SPEAK FIRST" &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6143356047410607629?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6143356047410607629/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6143356047410607629' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6143356047410607629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6143356047410607629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/04/joke-of-day.html' title='JOKE OF THE DAY'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-uqJtdiJROow/TawGm1j3t4I/AAAAAAAAA1M/FCZyPC6TULY/s72-c/magic-lamp1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-7200136169167013926</id><published>2011-04-17T16:28:00.001+07:00</published><updated>2011-04-17T16:33:33.986+07:00</updated><title type='text'>TIRTAYU HEALING FESTIVAL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-nkV2ypCrYUk/TaqzmHCEyYI/AAAAAAAAA1E/WuvRSAKA0To/s1600/gatrahealingfest.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 254px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-nkV2ypCrYUk/TaqzmHCEyYI/AAAAAAAAA1E/WuvRSAKA0To/s320/gatrahealingfest.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596482954265414018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-7200136169167013926?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/7200136169167013926/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=7200136169167013926' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7200136169167013926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7200136169167013926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/04/tirtayu-healing-festival.html' title='TIRTAYU HEALING FESTIVAL'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-nkV2ypCrYUk/TaqzmHCEyYI/AAAAAAAAA1E/WuvRSAKA0To/s72-c/gatrahealingfest.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-5732561806368941923</id><published>2011-03-23T05:55:00.002+07:00</published><updated>2011-03-23T05:56:06.378+07:00</updated><title type='text'>NASEHAT HARI INI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-UWHjtNjy12I/TYko_huP4sI/AAAAAAAAA00/IEgY9ic2PO0/s1600/passwords%252Bare%252Blike%252Bunderwear.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 285px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-UWHjtNjy12I/TYko_huP4sI/AAAAAAAAA00/IEgY9ic2PO0/s320/passwords%252Bare%252Blike%252Bunderwear.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5587041884579029698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-5732561806368941923?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/5732561806368941923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=5732561806368941923' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5732561806368941923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5732561806368941923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/03/nasehat-hari-ini.html' title='NASEHAT HARI INI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-UWHjtNjy12I/TYko_huP4sI/AAAAAAAAA00/IEgY9ic2PO0/s72-c/passwords%252Bare%252Blike%252Bunderwear.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-2843397987559767904</id><published>2011-03-21T09:36:00.001+07:00</published><updated>2011-03-21T09:36:53.618+07:00</updated><title type='text'>FREE SEMINAR FOR GOLFER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/--LpfXRiR4Y4/TYa5sE-EzuI/AAAAAAAAA0s/2YQqN77Ts9s/s1600/TIRTAYU%2BGOLFER.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 227px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/--LpfXRiR4Y4/TYa5sE-EzuI/AAAAAAAAA0s/2YQqN77Ts9s/s320/TIRTAYU%2BGOLFER.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586356554699165410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-2843397987559767904?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/2843397987559767904/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=2843397987559767904' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2843397987559767904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2843397987559767904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/03/free-seminar-for-golfer.html' title='FREE SEMINAR FOR GOLFER'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/--LpfXRiR4Y4/TYa5sE-EzuI/AAAAAAAAA0s/2YQqN77Ts9s/s72-c/TIRTAYU%2BGOLFER.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-5273242853783558036</id><published>2011-03-21T09:33:00.000+07:00</published><updated>2011-03-21T09:34:29.844+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI HARI INI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-xUidTNMvr44/TYa5IyYuxlI/AAAAAAAAA0k/-8uYLXOa6A0/s1600/tumblr_l6b0eyrPpY1qa9u6ko1_500.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 253px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-xUidTNMvr44/TYa5IyYuxlI/AAAAAAAAA0k/-8uYLXOa6A0/s320/tumblr_l6b0eyrPpY1qa9u6ko1_500.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586355948415272530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-5273242853783558036?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/5273242853783558036/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=5273242853783558036' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5273242853783558036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5273242853783558036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/03/inspirasi-hari-ini.html' title='INSPIRASI HARI INI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-xUidTNMvr44/TYa5IyYuxlI/AAAAAAAAA0k/-8uYLXOa6A0/s72-c/tumblr_l6b0eyrPpY1qa9u6ko1_500.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6769192829375516408</id><published>2011-03-16T06:11:00.000+07:00</published><updated>2011-03-16T06:12:21.064+07:00</updated><title type='text'>HIDUP DENGAN PENUH KEBERANIAN !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-mMmL-B7wbM0/TX_yPLW0JMI/AAAAAAAAA0c/bcv_PXAM2bk/s1600/Anais%2BNin.png"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-mMmL-B7wbM0/TX_yPLW0JMI/AAAAAAAAA0c/bcv_PXAM2bk/s320/Anais%2BNin.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5584448405523145922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6769192829375516408?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6769192829375516408/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6769192829375516408' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6769192829375516408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6769192829375516408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/03/hidup-dengan-penuh-keberanian.html' title='HIDUP DENGAN PENUH KEBERANIAN !'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-mMmL-B7wbM0/TX_yPLW0JMI/AAAAAAAAA0c/bcv_PXAM2bk/s72-c/Anais%2BNin.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-7518458575736574050</id><published>2011-03-15T21:34:00.000+07:00</published><updated>2011-03-15T21:35:07.771+07:00</updated><title type='text'>MOTTO GUE HARI INI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-VY1qMcvSWuI/TX95DbxNYKI/AAAAAAAAA0U/v4P0LM5DkXA/s1600/funny-hilarious-baby-5.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-VY1qMcvSWuI/TX95DbxNYKI/AAAAAAAAA0U/v4P0LM5DkXA/s320/funny-hilarious-baby-5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5584315162863427746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-7518458575736574050?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/7518458575736574050/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=7518458575736574050' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7518458575736574050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7518458575736574050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/03/motto-gue-hari-ini.html' title='MOTTO GUE HARI INI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-VY1qMcvSWuI/TX95DbxNYKI/AAAAAAAAA0U/v4P0LM5DkXA/s72-c/funny-hilarious-baby-5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-3779752295047314800</id><published>2011-02-23T22:58:00.002+07:00</published><updated>2011-02-23T22:59:39.321+07:00</updated><title type='text'>SEMANGAT GOTONG ROYONG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-bef-FY5JW6M/TWUuurkxGHI/AAAAAAAAA0M/2xgQTU0aE4U/s1600/funny-hilarious-1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 226px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-bef-FY5JW6M/TWUuurkxGHI/AAAAAAAAA0M/2xgQTU0aE4U/s320/funny-hilarious-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576915093074024562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Coming together is a beginning. Keeping together is progress. Working together is success.”&lt;/span&gt; -- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Henry Ford&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (American industrialist and pioneer of the assembly-line production method, 1863-1947)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-3779752295047314800?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/3779752295047314800/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=3779752295047314800' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3779752295047314800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3779752295047314800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/semangat-gotong-royong.html' title='SEMANGAT GOTONG ROYONG'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-bef-FY5JW6M/TWUuurkxGHI/AAAAAAAAA0M/2xgQTU0aE4U/s72-c/funny-hilarious-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-3973108948960018546</id><published>2011-02-23T07:34:00.000+07:00</published><updated>2011-02-23T07:35:09.590+07:00</updated><title type='text'>TIRTAYU - Healing Center</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-v8vVtmnIVJE/TWRWHsdNHiI/AAAAAAAAA0E/9YLmTXVHGLI/s1600/DSari_Tirtayu_210x275.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 245px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-v8vVtmnIVJE/TWRWHsdNHiI/AAAAAAAAA0E/9YLmTXVHGLI/s320/DSari_Tirtayu_210x275.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576676928784244258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-3973108948960018546?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/3973108948960018546/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=3973108948960018546' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3973108948960018546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3973108948960018546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/tirtayu-healing-center.html' title='TIRTAYU - Healing Center'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-v8vVtmnIVJE/TWRWHsdNHiI/AAAAAAAAA0E/9YLmTXVHGLI/s72-c/DSari_Tirtayu_210x275.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-4237405464435681942</id><published>2011-02-22T11:51:00.002+07:00</published><updated>2011-02-22T11:52:11.096+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI GRAFITI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-D-gaSZAbZtQ/TWNA8xcnu2I/AAAAAAAAAz8/TxzO3iO8lBA/s1600/monday-best-18.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-D-gaSZAbZtQ/TWNA8xcnu2I/AAAAAAAAAz8/TxzO3iO8lBA/s320/monday-best-18.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576372176424516450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-4237405464435681942?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/4237405464435681942/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=4237405464435681942' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4237405464435681942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4237405464435681942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/inspirasi-grafiti.html' title='INSPIRASI GRAFITI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-D-gaSZAbZtQ/TWNA8xcnu2I/AAAAAAAAAz8/TxzO3iO8lBA/s72-c/monday-best-18.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-3457561317975047422</id><published>2011-02-21T07:47:00.001+07:00</published><updated>2011-02-21T07:56:05.126+07:00</updated><title type='text'>MANA MUNGKIN ?  ..... APPLE NGAK LAKU ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-UqbwiwVCEBM/TWG31PeJhcI/AAAAAAAAAz0/WvWKY1M15NE/s1600/russian-model-irina-voronina-7.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 211px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-UqbwiwVCEBM/TWG31PeJhcI/AAAAAAAAAz0/WvWKY1M15NE/s320/russian-model-irina-voronina-7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5575939938975319490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hahahahahahahaha&lt;br /&gt;mana mungkin Apple ngak laku ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wong kualitas model iklannya kayak gini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hahahahahahahahaha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pasti laris manis&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-3457561317975047422?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/3457561317975047422/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=3457561317975047422' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3457561317975047422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/3457561317975047422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/mana-mungkin-apple-ngak-laku.html' title='MANA MUNGKIN ?  ..... APPLE NGAK LAKU ?'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-UqbwiwVCEBM/TWG31PeJhcI/AAAAAAAAAz0/WvWKY1M15NE/s72-c/russian-model-irina-voronina-7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-2677055638658898160</id><published>2011-02-17T06:38:00.001+07:00</published><updated>2011-02-17T06:40:46.512+07:00</updated><title type='text'>HEALING WITH MUSIC @ TIRTAYU HEALING CENTER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Vy2sax8py8I/TVxgdI6sjdI/AAAAAAAAAzs/ZMVin1LWHmE/s1600/Inv_Seminar_110219_05.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 229px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Vy2sax8py8I/TVxgdI6sjdI/AAAAAAAAAzs/ZMVin1LWHmE/s320/Inv_Seminar_110219_05.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574436492503977426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-2677055638658898160?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/2677055638658898160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=2677055638658898160' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2677055638658898160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2677055638658898160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/healing-with-music-tirtayu-healing.html' title='HEALING WITH MUSIC @ TIRTAYU HEALING CENTER'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Vy2sax8py8I/TVxgdI6sjdI/AAAAAAAAAzs/ZMVin1LWHmE/s72-c/Inv_Seminar_110219_05.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-7744244418217391060</id><published>2011-02-14T07:41:00.001+07:00</published><updated>2011-02-14T07:44:00.567+07:00</updated><title type='text'>HAPPY VALENTINE -- SURAT CINTA YANG PALING ROMANTIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-cj6GV2insAY/TVh6jJeaY_I/AAAAAAAAAzY/B11gfnlyTH0/s1600/Romantic-Kiss3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-cj6GV2insAY/TVh6jJeaY_I/AAAAAAAAAzY/B11gfnlyTH0/s320/Romantic-Kiss3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5573339283128476658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“My dear master, …. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do not be afraid. Do not move. Do not speak. &lt;br /&gt;No one will see us. Stay as you are. I want to look at you. &lt;br /&gt;We have the night to ouselves and I want to look at you. &lt;br /&gt;Your body over me… your skin, your lips. Close your eyes. No one can see us. &lt;br /&gt;And I am here at your side. &lt;br /&gt;Do you feel me? When I touch you for the first time… it will be with my lips. &lt;br /&gt;You will feel the warmth but you will not know where. &lt;br /&gt;Perhaps, it will be on your eyes. I will press my mouth to your eyes and you will feel the warmth. &lt;br /&gt;Open your eyes now, my beloved. &lt;br /&gt;Look at me. Your eyes on my breast, your arms lifting me, letting me slide on to you. &lt;br /&gt;My faint cry, your body quivering. There is no end to it… don’t you see? &lt;br /&gt;You will forever be throwing your head back. &lt;br /&gt;I will forever be shaking off my tears. This moment had to be. &lt;br /&gt;This moment is… and this moment will continue from now until forever. &lt;br /&gt;We shall not see one another again. &lt;br /&gt;What we were meant to do, we have done. &lt;br /&gt;Believe me, my love, we have done it forever. &lt;br /&gt;Preserve your life out of my reach and if it serves your happiness, do not hesitate for a moment, to forget this woman who now says, without a trace of regret. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Farewell."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"From the movie - The Silk"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-7744244418217391060?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/7744244418217391060/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=7744244418217391060' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7744244418217391060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7744244418217391060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/happy-valentine-surat-cinta-yang-paling.html' title='HAPPY VALENTINE -- SURAT CINTA YANG PALING ROMANTIS'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-cj6GV2insAY/TVh6jJeaY_I/AAAAAAAAAzY/B11gfnlyTH0/s72-c/Romantic-Kiss3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6421214245863999979</id><published>2011-02-13T11:04:00.001+07:00</published><updated>2011-02-13T11:05:44.863+07:00</updated><title type='text'>FOTO DARI KAIRO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-fc1naiWI98Q/TVdYj-b2pRI/AAAAAAAAAzQ/WZiegb_WzBQ/s1600/5406675665_252c511284.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 215px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-fc1naiWI98Q/TVdYj-b2pRI/AAAAAAAAAzQ/WZiegb_WzBQ/s320/5406675665_252c511284.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5573020438972769554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6421214245863999979?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6421214245863999979/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6421214245863999979' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6421214245863999979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6421214245863999979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/foto-dari-kairo_13.html' title='FOTO DARI KAIRO'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-fc1naiWI98Q/TVdYj-b2pRI/AAAAAAAAAzQ/WZiegb_WzBQ/s72-c/5406675665_252c511284.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-2345711006243173051</id><published>2011-02-12T15:54:00.000+07:00</published><updated>2011-02-12T15:59:22.506+07:00</updated><title type='text'>KUE RANJANG ALA IMLEK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-u4oL4tLXnJc/TVZLw1Q6KbI/AAAAAAAAAzI/WUL4mlokaW8/s1600/Nian_gao_nin_gou.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 248px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-u4oL4tLXnJc/TVZLw1Q6KbI/AAAAAAAAAzI/WUL4mlokaW8/s320/Nian_gao_nin_gou.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572724891221371314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kepercayaan orang Chinese, sebelum Imlek, dewa Dapur atau yang dikenal dengan nama  Zao Jun  atau Zao  Shen, akan pergi ke Surga dan melapor kepada Kaisar Langit atau Yu Huang. Dia akan melaporkan tindak tanduk seluruh keluarga selama setahun. Mirip acara bagi rapor di sekolah. Konon yang rapornya merah akan menentukan perolehan rejeki ditahun mendatang. Begitulah kisahnya. Tak heran di ASEAN, di Negara-negara yang banyak penduduk Chinese, dewa Dapur memiliki tempat yang sangat istimewa. Terutama di Vietnam. Karena dewa Dapur dianggap sebagai penghubung yang paling kritis, maka sebelum Imlek, dibuatlah sesajen buat dewa Dapur dengan aneka makanan yang mewah dan manis-manis. Logikanya, kalau dewa Dapur terpuaskan, diharapkan ia akan melapor yang manis-manis kepada Kaisar Langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak versi dongeng dan cerita tentang asal usul Zao Jun bisa menjadi Dewa Dapur. Namun yang paling popular adalah versi yang berasal kira-kira 200 tahun sebelum Masehi. Menurut cerita, Zao Jun, tadinya orang biasa saja. Namanya Zhang Lang. Ia menikah dengan seorang wanita, yang cantik dan bijaksana. Tetapi entah kenapa, akhirnya ia kepincut dengan wanita yang lebih muda. Jatuh cinta dan meninggalkan istrinya. Akibat dari perbuatannya, konon penguasa langit tidak berkenan dan menjatuhkan hukuman sehingga ia akhirnya menjadi buta. Pacarnya yang muda itupun akhirnya meninggalkan Zhang Lang. Untuk hidup Zhang Lang terpaksa menjadi pengemis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ketika ia mengemis dijalanan, apa daya ia nyasar ke rumahnya dahulu. Karena buta ia tidak lagi bisa mengenali rumah dan istrinya. Walaupun perlakuam Zhang Lang terhadap istrinya sangat tidak terpuji, istrinya yang bijaksana, tetap saja kasihan. Lalu sang istri memasak semua masakan kesukaan Zhang Lang. Sambil merawat Zhang Lang. Entah bagaimana, Zhang Lang yang tersentuh dengan kebaikan budi istrinya, lalu menceritakan kisah perjalanan hidupnya, sambil menangis tersedu-sedu dengan penuh penyesalan. Istrinya merasa kasihan, setelah Zhang Lang mengaku menyesal dan minta maaf. Ia minta Zhang Lang tidak lagi menangis dan membuka matanya. Kutukan yang membuat Zhang Lang buta, tiba-tiba hilang. Zhang Lang kembali pulih penglihatannya. Ia kembali dapat melihat. Ketika melihat istrinya, Zhang Lang merasa sangat malu, dan menjatuhkan dirinya ke tungku api. Akhir cerita yang tragis Zhang Lang terbakar, dan meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri Zhang Lang yang bijaksana ini, akhirnya membuat sebuah kuil atau toapekong kecil diatas tungku dapur sebagai peringatan atas suaminya. Penguasa langit yang merasa kasihan dengan nasib Zhang Lang dan kagum dengan pengabdian sang istri, akhirnya tidak tega. Lalu Zhang Lang dipertemukan kembali dengan istrinya. Demikianlah dongeng ini berakhir dengan akhir yang penuh kebahagiaan. Kesaktian dari dewa dapur konon menjadi legendaris pas dijaman dinasti Han. Menurut cerita ada seorang petani miskin bernama Yin Zifang. Saat itu kebetulan  pagi di hari Imlek. Yin Zifang sedang memasak makanan pagi didapurnya. Lalu tiba-tiba muncul dewa dapur. Yin Zifang terkejut, dan untuk menghormati sang dewa, ia menyembelih kambing satu-satunya milik dia. Dan memasak makanan yang lezat untuk sang dewa. Sang dewa tersentuh dengan kebaikan hati Yin Zifang. Lalu memberinya rejeki yang berlimpah. Hidup Yin Zifang berubah. Ia menjadi kaya raya. Dan sebagai penghormatan ia selalu menyembelih se-ekor kambing sebagau ucapan terima kasih pada saat Imlek. Cerita ini lalu menyebar dengan sangat cepat. Sejak saat itu tradisi penghormatan untuk dewa dapur saat Imlek akhirnya menjadi ritual yang dipertahankan hingga kini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sajian khas Imlek yang konon diperuntukan untuk dewa dapur adalah kue khusus, yang diberi nama Nian Gao. Arti sebenarnya dari Nian Gao adalah kue dari ketan. Namun Nian Gao memiliki ucapan yang mirip juga dengan kata-kata tahun dan lebih tinggi. Nian Gao sebagai perlambang seringkali dilafalkan dengan arti simbolik sebagai status yang lebih tinggi di tahun baru. Tak heran apabila kue yang terbuat dari ketan ini memiliki arti yang sangat emosional. Sebagai harapan untuk memperoleh rejeki yang lebih berlimpah di tahun yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kue Nian Gao ini di daratan Tiongkok sendiri terdiri dari 2 versi. Versi asin dan manis. Tergantung dari wilayah-nya. Di wilayah ASIA lain-nya kue Nian Gao juga beredar dengan perubahan dan evolusi yang berbeda-beda. Di Indonesia, kaum Peranakan menyebutnya kue keranjang. Konon asalnya dahulu kue ini dicetak di sebuah keranjang kecil, sehingga disebut secara popular sebagai kue keranjang. Menurut nenek saya, terkadang kue keranjang ini diplesetkan atau disingkat menjadi kue ranjang. Nenek saya tidak tahu apa alas an-nya, tetapi beliau menduga karena kue ini empuk mirip ranjang. Beliau juga bercerita bahwa kue ini cukup sacral. Konon menurut beliau, pembuat kue ini dijaman dahulu, selalu memperkerjakan gadis-gadis yang masih perawan dan belum menikah sebagai tukang masak kue. Dan para gadis-gadis belia ini harus dalam keadaan bersih dan tidak sedang menstruasi. Konon bila tidak dituruti, kue yang dimasak dalam kuali atau wajan besar seringkali tidak masak atau keras ditengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara menikmati kue keranjang ini sangat mudah. Apabila masih baru, ia cukup dipotong dan langsung dimakan. Atau digoreng dengan diberi lapisan telur dan terigu. Kue keranjang bisa disimpan cukup lama. Kalau sudah mengeras, biasanya dimakan dengan cara di tim atau dikukus lebih dahulu. Nenek saya sering menjemur sisa kue keranjang yang tidak terhabiskan. Lalu sesekali menghidangkan-nya kembali. Saya pernah bertanya kepada beliau apa alasannya. Beliau menjawab dengan sederhana namun filosofis sekali. Pertama, dijaman dahulu tidak ada ice cream yang enak dan sebanyak sekarang. Maka bilamana kita sedang stress dan ingin menikmati sesuatu yang manis, kue keranjang yang kering dikeluarkan kembali, lalu dikukus dan jadilah snack manis yang menghibur. Alasan kedua, nenek saya mengatakan, ia selalu menyimpan kue keranjang sebagai ingatan bahwa dalam hidup ini kita perlu memiliki simpanan hal-hal yang manis. Dan sesekali menjadi kekuatan yang member kita semangat, bahwa hidup selalu memiliki sisi yang manis. Tidak melulu kepahitan. Nenek saya memang bijak. Ceritanya tentang kue yang sederhana ini selalu menjadi ingatan saya dikala saat-saat susah. Menjadi nyala semangat yang sering mendorong saya bangkit dalam setiap krisis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-2345711006243173051?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/2345711006243173051/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=2345711006243173051' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2345711006243173051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2345711006243173051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/kue-ranjang-ala-imlek.html' title='KUE RANJANG ALA IMLEK'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-u4oL4tLXnJc/TVZLw1Q6KbI/AAAAAAAAAzI/WUL4mlokaW8/s72-c/Nian_gao_nin_gou.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6010247099702387275</id><published>2011-02-12T07:06:00.001+07:00</published><updated>2011-02-12T07:30:20.069+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI HARI INI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-0OARhpEnOj4/TVXUehr9eGI/AAAAAAAAAzA/6j8pYNMXceo/s1600/Refinements_FC1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 234px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-0OARhpEnOj4/TVXUehr9eGI/AAAAAAAAAzA/6j8pYNMXceo/s320/Refinements_FC1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572593734844774498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Life isn’t about finding yourself. Life’s about creating yourself.” - George Bernard Shaw&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6010247099702387275?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6010247099702387275/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6010247099702387275' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6010247099702387275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6010247099702387275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/inspirasi-hari-ini.html' title='INSPIRASI HARI INI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-0OARhpEnOj4/TVXUehr9eGI/AAAAAAAAAzA/6j8pYNMXceo/s72-c/Refinements_FC1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-1127217137520912433</id><published>2011-02-11T05:58:00.001+07:00</published><updated>2011-02-11T06:00:16.985+07:00</updated><title type='text'>HEALING DAY 12 PEBRUARI 2011 AT TIRTAYU HEALING CENTER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Tc7pf1ga1-I/TVRt56-qY8I/AAAAAAAAAyw/VV3HH6pT5bQ/s1600/Lunch%2BPintar%2BSehat%2BBersama%2BCoklat-1.png"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 226px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Tc7pf1ga1-I/TVRt56-qY8I/AAAAAAAAAyw/VV3HH6pT5bQ/s320/Lunch%2BPintar%2BSehat%2BBersama%2BCoklat-1.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572199480816198594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-1127217137520912433?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/1127217137520912433/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=1127217137520912433' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1127217137520912433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/1127217137520912433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/healing-day-12-pebruari-2011-at-tirtayu.html' title='HEALING DAY 12 PEBRUARI 2011 AT TIRTAYU HEALING CENTER'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Tc7pf1ga1-I/TVRt56-qY8I/AAAAAAAAAyw/VV3HH6pT5bQ/s72-c/Lunch%2BPintar%2BSehat%2BBersama%2BCoklat-1.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-7134245874466318303</id><published>2011-02-10T21:29:00.003+07:00</published><updated>2011-02-10T21:31:49.335+07:00</updated><title type='text'>KADANG - KADANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TVP2YcUEfWI/AAAAAAAAAyo/oRIbePQTDEU/s1600/lily_pad_lotus_flower.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TVP2YcUEfWI/AAAAAAAAAyo/oRIbePQTDEU/s320/lily_pad_lotus_flower.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572068063765101922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"God answers all prayers, but sometimes his answer is 'no'." — Dan Brown (Angels &amp; Demons) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-7134245874466318303?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/7134245874466318303/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=7134245874466318303' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7134245874466318303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7134245874466318303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/kadang-kadang.html' title='KADANG - KADANG'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TVP2YcUEfWI/AAAAAAAAAyo/oRIbePQTDEU/s72-c/lily_pad_lotus_flower.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-8934410792915503104</id><published>2011-02-10T08:31:00.000+07:00</published><updated>2011-02-10T08:32:20.154+07:00</updated><title type='text'>TIGA UJIAN ALA SOCRATES</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TVM_-_79tJI/AAAAAAAAAyg/JgMBzGWGbfA/s1600/sender-sms.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TVM_-_79tJI/AAAAAAAAAyg/JgMBzGWGbfA/s320/sender-sms.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571867515534816402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam dunia perwayangan para filsuf dijaman Yunani kuno, ada gossip bahwa ketika Plato menjadi murid Socrates, ia sempat berselingkuh dengan istri Socrates. Konon gossip dan rumor ini tidak mendapatkan kejelasan hingga hari ini. Ada dua teori. Yang pertama, konon istri Socrates lebih tua dari Plato, dan tidak memiliki daya tarik fisik, yang membuat Plato tertarik dengan istri Socrates. Dan terori yang kedua, karena Socrates memiliki sikap untuk membuat tuli dirinya sendiri. Alias menutup diri rapat-rapat terhadap rumor dan gossip itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah ceritanya begini. Konon, suatu hari teman dekatnya Socrates dengan penuh semangat mendatangi Socrates. Lalu katanya, “Socrates, tahukah engkau tentang cerita terbaru dari salah seorang murid mu ?” Socrates tersenyum. Lalu ia berseru,”Sebelum engkau bercerita. Saya punya satu ujian kecil. Saya menyebutnya 3 ujian !”  “Ujian apa ?” tanya teman Socrates.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mudah koq, ujian-nya” jawab Socrates. “Yang pertama disebut Ujian Kebenaran. Apakah engkau yakin  seyakin-nya, bahwa apa yang akan engkau sampaikan padaku ini, memang benar terjadi ?” Teman Socrates menggeleng, “Yaaah, tidak. Aku hanya mendengarnya dari orang lain juga koq !” Socrates tersenyum, “ Engkau ngak yakin kan ? Nah, ujian kedua, disebut Ujian Kebaikan. Apakah kabar yang hendak kau sampaikan, adalah kabar yang baik tentang muridku ?” Teman Socrates mukanya menjadi merah, dan kembali menggeleng. “Wah, justru terbalik !” Socrates menimpali, “Artinya kabar buruk dan jelek, yang kamu  sendiri tidak yakin akan kebenaran-nya ?” Teman Socrates menjadi tersipu-sipu dengan ucapan Socrates yang menohok itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Socrates melanjutkan, “Ujian yang terakhir, adalah Ujian Keguna-an. Apakah kabar yang hendak kau sampaikan kepadaku, adalah kabar yang berguna ?” Teman Socrates, sudah terlanjur dibikin malu. Dengan suara perlahan ia menjawab: “Barangkali, memang tidak aka nada gunanya buat engkau, Socrates” Menurut cerita, akhirnya Socrates menyimpulkan, “ Kalau engkau hendak menyampaikan kabar padaku yang belum tentu benar, belum tentu baik, dan belum tentu berguna, apa gunanya kabar itu bagiku ?” Dengan gontai teman Socrates permisi meninggalkan Socrates. Ia merasa malu dan dikalahkan oleh Socrates yang bijaksana. Sialnya gara-gara Socrates bertindak bijaksana dengan membuatnya tuli, ia konon menjadi tidak pernah tahu kalau Plato berselingkuh dengan istrinya. Begitulah gosipnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita diatas tentu saja sudah sangat berlainan dengan realita jaman sekarang. Berkat tekhnologi, gossip dan rumor atau berita apa saja, bisa menyebar dengan cepat sekali. Terkadang memicu emosi dan menciptakan kejadian yang fenomenal. SMS yang pertama dikirim dan mengudara pada tahun 1992. Setelah itu, SMS menjadi alat vital sejarah. Tahun 2010, konon ada  6,1 trilyun SMS terkirim diseluruh dunia. Pada tahun 2001, gara-gara SMS, 700.000 massa di Philipines tergerak untuk mengikuti demonstrasi menggulingkan presiden Joseph Estrada yang sedang berkuasa. Demonstrasi itu berhasil dengan luar biasa. Akibatnya wapres Gloria Macapagal Arroyo menjadi presiden berkat revolusi SMS itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Spanyol, sebelum pemilu tahun 2004, terjadi serangan teroris yang menewaskan 202 orang. Kaum oposisi yang dimotori oleh partai Sosialis ingin menggunakan momentum ini untuk memenangkan pemilu. Hanya saja, peraturannya, sebelum Pemilu, harus ada minggu tenang, dan dilarang kampanye. Aktivis di Spanyol lalu menggunakan SMS untuk berkampanye. Hasilnya transmisi SMS naik 40%, dan partai Sosialis berhasil memenangkan pemilu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMS juga digunakan secara popular misalnya untuk memilih pemenang American Idol. Konon SMS yang terkirim bisa berkisar antara 60 juta SMS hingga 78 juta SMS. Bayangkan saja berapa nilai penghasilan yang didapatkan dari SMS itu ? Celakanya semua tekhnologi memiliki 2 sisi, seperti pedang bermata dua, yang tiap tepinya sama-sama tajam. Satu untuk kebaikan kita bersama. Sedang satu sisinya lagi dapat disalah gunakan untuk kejahatan apa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Indonesia sejak 26 Januari 2011, membuka hotline tentang pengaduan SMS yang agresif dan mengusik kenyaman konsumen dengan penawaran-penawaran KTA atau Kredit tanpa Anggunan. Dan hanya kurang dari sebulan, Bank Indonesia mengaku telah menerima sekitar 9.000 laporan pengaduan nasabah. Keributan dan huru hara kemarin di Temanggung, konon juga dipicu oleh SMS yang dikirim secara berantai.  Banyak lagi cerita tentang gossip dan rumor yang menyebar lewat SMS secara tidak bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap hari kita di bom oleh informasi dan pesan yang masuk secara visual, audio, sms, internet,dan bentuk-bentuk lainnya. Pesan yang masuk ini dicerna oleh otak kita dan sekaligus membuat lelah otak kita. Sebagian besar informasi yang tidak berguna hanya akan menjadi polusi dan menghabiskan waktu kita. Dan kita kehilangan waktu untuk hal-hal yang lebih berguna. Pesan-pesan searah seperti SMS dan BBM, membuat kita kehilangan keintiman berkomunikasi. Tali silahturahmi kita terputus. Sampai-sampai SMS pun dipakai sebagai alat untuk bercerai dan memutus hubungan kerja. Tekhnologi yang dianggap praktis ini percaya atau tidak telah merusak tatanan budaya kita. Secara perlahan dan pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikata saja, kita semua belajar dari Socrates, secara bijak untuk membuat diri kita tuli terhadap sejumlah pesan dan informasi yang masuk setiap harinya. Dengan mengujinya secara sederhana. Apakah informasi itu benar ? Apakah informasi itu baik ? Dan apakah informasi itu berguna ? Maka hidup ini barangkali akan terasa lebih damai dan nyaman. Kita semua akan lebih berbahagia !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-8934410792915503104?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/8934410792915503104/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=8934410792915503104' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8934410792915503104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8934410792915503104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/tiga-ujian-ala-socrates.html' title='TIGA UJIAN ALA SOCRATES'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TVM_-_79tJI/AAAAAAAAAyg/JgMBzGWGbfA/s72-c/sender-sms.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6820170113722218677</id><published>2011-02-08T22:01:00.002+07:00</published><updated>2011-02-08T22:02:16.123+07:00</updated><title type='text'>MUSIK UNTUK PENYEMBUHAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TVFa77YQ0AI/AAAAAAAAAyY/HKbCg3eEwUo/s1600/Inv_Seminar_110219_03.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 229px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TVFa77YQ0AI/AAAAAAAAAyY/HKbCg3eEwUo/s320/Inv_Seminar_110219_03.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571334199632252930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6820170113722218677?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6820170113722218677/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6820170113722218677' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6820170113722218677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6820170113722218677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/musik-untuk-penyembuhan.html' title='MUSIK UNTUK PENYEMBUHAN'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TVFa77YQ0AI/AAAAAAAAAyY/HKbCg3eEwUo/s72-c/Inv_Seminar_110219_03.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-5264482849553554279</id><published>2011-02-07T07:50:00.001+07:00</published><updated>2011-02-07T07:52:28.515+07:00</updated><title type='text'>FOTO DARI KAIRO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TU9CRJAgKaI/AAAAAAAAAyQ/ud7cRJX81j4/s1600/366-s711-Mideast_Egypt_Protest.sff.standalone.prod_affiliate.81.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 212px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TU9CRJAgKaI/AAAAAAAAAyQ/ud7cRJX81j4/s320/366-s711-Mideast_Egypt_Protest.sff.standalone.prod_affiliate.81.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5570744126323829154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-5264482849553554279?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/5264482849553554279/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=5264482849553554279' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5264482849553554279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5264482849553554279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/foto-dari-kairo.html' title='FOTO DARI KAIRO'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TU9CRJAgKaI/AAAAAAAAAyQ/ud7cRJX81j4/s72-c/366-s711-Mideast_Egypt_Protest.sff.standalone.prod_affiliate.81.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-2471626006755401635</id><published>2011-02-05T09:11:00.000+07:00</published><updated>2011-02-05T09:12:59.836+07:00</updated><title type='text'>DELAPAN MALAIKAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUyx9seQUyI/AAAAAAAAAyI/xnajRYvzSCI/s1600/BXP127893SH.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 281px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUyx9seQUyI/AAAAAAAAAyI/xnajRYvzSCI/s320/BXP127893SH.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5570022512618656546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang imlek, saya dipertemukan dengan seorang peramal. Saat kami berjabatan tangan, ia melihat saya dengan pandangan yang sangat aneh. Ia melepas kaca matanya. Dengan pandangan tidak percaya. Lalu melipat kaca matanya, menaruhnya dengan rapi dikantung baju. Tersenyum lebar. Menggandeng lengan saya dan menyuruh saya duduk. Dengan kata-kata yang sangat pelan, hamper berbisik ia mengatakan saya seharusnya sangat berbahagia. Saya membalas tersenyum. Ia lalu mengatakan sesuatu yang tidak mungkin saya percaya. Bahwa disekeliling saya ; ia melihat ada 8 mahluk seperti malaikat. Saya hampir tertawa terbahak-bahak. Mendengar ceritanya. Namun demi kesopanan saya hanya membalas tersenyum kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia mulai bercerita. Bahwa 4 bulan yang lalu, saya melakukan sebuah kebajikan yang baik sekali. Saya cuma menggeleng. Karena memang saya tidak merasa ada yang istimewa. Semua berjalan seperti biasa. Ia hanya tersenyum. Dan mengatakan bahwa kebajikan yang telah saya perbuat, sangat dicemburui oleh setan. Saya berpikir peramal ini hanya mengada-ada saja. Malam itu sebelum tidur, saya mengingat-ingat apa yang saya perbuat 4 bulan yang lalu. Hanya ada satu yang terbayang. 4 bulan yang lalu saya membuka Healing Center yang dinamakan TIRTAYU. Hanya itu yang terbayang buat saya sebagai jawaban yang paling tepat. Masa sih itu perbuatan sederhana itu dapat menjadi sebuah kebajikan yang serius?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya teringat satu peristiwa, menjelang akhir tahun. Hari itu hari Sabtu. Seorang pasien datang membawa anaknya yang sakit. Demam yang cukup tinggi. Dan selalu naik turun. Kebetulan ia adalah pasien yang terakhir. Kedua orang tuanya sangat khawatir. Dokter menduga ada infeksi tersembunyi. Dan meminta tes urine. Celakanya, ketika sample urine tiba, jam sudah menunjukan jam 4 sore. Semua laboratorium untuk test urine telah tutup semua. Perawat yang jaga, mengusulkan menunda test urine hingga Senin. Sang Ibu dengan wajah pucat dan was-was kelihatan sangat kuatir terhadap anaknya. Karena apapun bisa terjadi besok, kalau harus menunggu hingga Senin. Anaknya bisa saja bertambah sakit dalam 24 jam mendatang. Harus ada sebuah tindakan drastis. Akhirnya saya meminta supir saya membawa sample urine ke RS Pertamina, dan minta diuji di laboratorium saat itu juga, sambil menunggu hasilnya. Kami membujuk sang ibu pulang dan menunggu di rumah.  Dua jam berlalu, dan terasa sangat panjang. Luar biasa panjangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hasil test urine datang, ternyata memang ada indikasi infeksi. Dokter segera kami telpon untuk memberitahu hasilnya. Namun celakanya tidak ada nada panggil. Kembali kami dag-dig-dug. Harap-harap cemas kami coba terus. Setelah 15 menit, akhirnya kami tersambung. Dokter kami beritahu hasil testnya, dan beliau meresepkan obat. Saya minta kepada perawat jaga, agar obat ditu dipesankan dulu diapotik. Baru sang ibu kita telpon untuk memberitahu hasilnya dan mengambil obat. Menjelang jam 7 malam, akhirnya sang ibu dengan suaminya datang, mengambil hasil test dan obat. Suaminya berulang kali mengucapkan terima kasih. Saya bisa melihat kelegaan yang luar biasa diwajah sang Ibu. Tanpa terasa saya ikut terharu. Bukan sedih. Tetapi kebahagian yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan sebelum peristiwa itu terjadi, saya ditelpon seorang teman. Ia bercerita bahwa ibu dari teman-nya telah berusia cukup sepuh. Namun bertahun-tahun menderita berbagai penyakit, termasuk sakit kepala dan susah tidur. Kebetulan di Tirtayu Healing Center ada seorang praktisi acupuncture muda yang sangat progresif. Saya menyarankan untuk mencoba metode pengobatan ini. Ketika datang sang Ibu yang sudah sepuh ini, dikawal 4 orang, dan jalannya harus dipapah, serta serba sulit. Pemandangan yang cukup memilukan. Pengobatan pertama berjalan sangat baik. Pada pengobatan kedua, sang Ibu yang sepuh tadi sudah bisa berjalan sendiri. Menyaksikan dan menjadi saksi kesembuhan seperti itu rasanya ajaib sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesembuhan yang kini sering saya saksikan, tidak melulu merupakan kesembuhan dari sebuah penyakit yang membahayakan hidup. Sering saya menyaksikan kesembuhan yang memperbaiki kualitas hidup seseorang. Seorang pria setengah baya, memiliki keluhan sakit di bagian tubuh bagian belakang. Kebetulan ia adalah pemain golf. Konon keluhan “back-pain” sering ditemukan pada mereka-mereka yang hobby main golf. Setelah mengalami perawatan fisioterapi di Tirtayu beberapa kali, akhirnya kami sempat mengobrol. Ia mengaku bahwa “back-pain” yang telah diderita tahunan, kini berangsur-angsur hilang. Yang paling menggembirakan adalah permainan golfnya membaik. Ia lebih sering menang main golf sekarang, setelah menjalani perawatan. Air mukanya, jelas menampakan kegembiraan yang ia nikmati saat bercerita dengan saya. Diam-diam saya sangat bersyukur atas kesembuhan sang bapak ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini saya mulai menyadari, dan merasakan rahmat itu satu demi satu. Menghitung satu demi satu kesembuhan yang telah saya saksikan. Kemarin salah satu dokter saya memasang foto-foto pasiennya di sebuah papan tulis didepan kamar prakteknya. Ia bercerita bahwa selama 4 bulan terakhir ini, ia menghitung ada lebih 200 pasien baru yang datang berobat  padanya. Barangkali boleh dikatakan ia telah melakukan 200 kesembuhan.  Bagi sang dokter yang mengambil sumpah Hippocratic, kehidupan profesinya yang penuh pengabdian untuk menyembuhkan, 200 kesembuhan itu memang bukan hal besar. Tapi bagi saya, yang baru kali ini bersentuhan dengan hal ini, semuanya terasa sangat emosional. Dan memang sangat terasa nyaman di hati saya. “It feels good ! It feels right !”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata jantung dalam bahasa Mandarin adalah “Xin” diucapkan “shin”. Terdiri dari pictogram atau symbol dua tangan yang saling bertemu didada, dan perahu dibawahnya, yang melambangkan keseimbangan. “Xin” juga diterjemahkan sebagai hati. Atau lengkapnya “heartmind”, sebuah konsep timur yang menyatukan jiwa raga secara fisik dan spiritual. Aksara “Xin” dalam bahasa Mandarin juga kita dapati menjadi bagian kata-kata lain, seperti sibuk, gembira, takut, kecewa, kuatir, penasaran, serakah, hati-hati dan lega. Sejumlah emosi yang menyentuh kehidupan kita sehari-hari. Emosi yang sama konon separuh menimbulkan penyakit dan separuh sisanya justru menciptakan kesembuhan. Dan keseimbangan hidup adalah kunci misterinya. Ucapan peramal itu kini terasa seperti tepukan di punggung saya, untuk mengingatkan diri saya, bahwa membantu orang sembuh dan kembali sehat, memang adalah satu kebajikan hidup. Kebajikan yang patut kita perjuangkan dan amalkan !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-2471626006755401635?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/2471626006755401635/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=2471626006755401635' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2471626006755401635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2471626006755401635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/delapan-malaikat.html' title='DELAPAN MALAIKAT'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUyx9seQUyI/AAAAAAAAAyI/xnajRYvzSCI/s72-c/BXP127893SH.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-2468325946543155310</id><published>2011-02-04T20:23:00.001+07:00</published><updated>2011-02-04T20:25:30.743+07:00</updated><title type='text'>HOKI ANDA DI TAHUN - BUGS BUNNY -  2011</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUv-HOXyGgI/AAAAAAAAAyA/J67z87mNGnQ/s1600/image004-.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 213px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUv-HOXyGgI/AAAAAAAAAyA/J67z87mNGnQ/s320/image004-.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569824764244138498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 3 Pebruari 2011, kalender lunar Cina memasuki peredaran tahun yang baru dengan pengaruh shio kelinci. Teman-teman saya menyebutnya tahun Bugs Bunny. Sebelum tahun kelinci, tahun 2010, praktis dibawah pengaruh tahun macan. Indonesia yang lahir tahun 1945, memiliki shio ayam. Ayam boleh dikata kurang akur dengan macan. Atau macan lapar pasti akan memakan ayam lewat. Itu sebabnya tahun macan selalu punya rekor jelek di Indonesia. Ingat saja Malari 1974 atau Kerusuhan Mei 1998, semuanya dibawah pengaruh shio macan. Jadi jangan salahkan tahun 2010, terasa susah, penuh tantangan dan cukup menyesak-kan. Indonesia dirundung sejumlah bencana alam. Plus sekian puluh skandal yang semua menghebohkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia yang berada di bawah pengaruh shio ayam, memiliki sifat-sifat keramahan yang terkenal seantero jagad. Tetapi shio ayam juga butuh pujian dan perhatian. Lihat saja para pemimpin kita. Rata-rata punya kepribadian yang sama dalam hal ingin popular, beken dan mencari perhatian. Tahun 2011, untuk Indonesia diramalkan akan jauh lebih tenang dan damai. Tidak akan segonjang ganjing tahun macan 2010 sebelumnya. Bencana alam mungkin tidak akan seberat tahun 2010. Namun harus diwaspadai bulan-bulan Maret dan April. Demikian juga November dan Desember. Bintang gelap di masa-masa ini, memungkinkan sesuatu terjadi tiba-tiba tanpa kita sangka-sangka. Pemimpin kita sebaiknya banyak-banyak bersabar ditahun 2011 dan tidak terburu nafsu, tidak emosional, serta menggunakan akal sehat. Hasilnya akan terlihat baik setahun kemudian 2012 ketika tahun bershio Naga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2011, dengan pergolakan di Timur Tengah, yang mungkin bisa merembet ke Afrika, Indonesia akan diuji kebijakan luar negerinya dengan sejumlah masalah. Sebaiknya Indonesia focus dan memperhatikan masalah infrastruktur dengan lebih baik lagi. Karena investasi infrastruktur di tahun 2011 bisa menghemat dan mencegah banyak hal di tahun 2012. Secara umum 2011 akan menjadi tahun yang jauh lebih menyenangkan bagi Indonesia disbanding tahun 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya tahun kelinci, ramai oleh berbagai perkawinan, karena kebanyakan orang tua ingin punya anak bershio naga, yaitu setahun berikutnya tahun 2012. Anak yang bershio naga dipercaya membawa hoki bagi keluarga. Tahun 2011, semua industry yang bersinggungan dengan bisnis pesta perkawinan diperkirakan akan mbludak dengan fantastis. Industri yang bersinggungan dengan kebutuhan bayi akan meledak dan booming setahun berikutnya. Kelinci sendiri dikenal sebagai mahluk yang cepat beranak pinak. Harapan bahwa rejeki dan bisnis akan beranak pinak ditahun kelinci juga menjadi harapan semua orang. Hanya saja konon enerji kasmaran kelinci yang begitu besar, juga akan menciptakan lebih banyak skandal sex dan perselingkuhan terbongkar ditahun 2011, terutama dari kalangan selebriti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelinci banyak digunakan dalam berbagai symbol dan karakter. Yang paling popular dan beken tentulah karakter Bugs Bunny. Diluncurkan tahun 1940, sebagai bagian dari serial Looney Tunes dari Warner Bros. Disini kelinci yang selalu tampil tenang tanpa suara, menjadi kelinci yang penuh akal dan tipu daya. Serta selalu tampil sebagai pemenang, berkat akalnya yang segudang. Group media hiburan Playboy, juga menggunakan kelinci sebagai logo dari mereknya yang terkenal seantero jagad. Kelinci  yang jinak menjadi aikon yang sangat-sangat popular. Batu batere Energizer, memiliki mascot berupa kelinci berwarna pink. Dalam iklan selalu tampil sebagai tokoh yang pantang menyerah. Selalu maju terus, tanpa kehabisan enerji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa pelajaran bijak buat tahun 2011 ? Mentor dan guru spiritual saya, Mpu Peniti, memberikan wejangan yang sederhana dan unik. Menurut beliau, kelinci tidak pernah berisik. Tau-tau anaknya sudah banyak. Inilah tanda-tanda pekerja keras yang tidak pernah menyombongkan diri, tapi tau-tau prestasinya sudah segudang. Kelinci melompat dari satu tempat ketempat yang lain. Kelinci paham memanfaatkan momentum. Tahun kelinci selalu ditandai berbagai peristiwa penting yang memperlihatkan sejumlah lompatan peristiwa. Tahun kelinci 1999, mata uang Euro diperkenalkan dan digunakan di 11 negara di Eropa. Tahun kelinci 1987, mencatat Margaret Thatcher terpilih ketiga kalinya sebagai perdana mentri Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2011, kita harus belajar dari Bugs Bunny untuk memberdayakan akal sehat. Sungguh sungguh maju terus berkarya. Seperti motto batu batere Energizer “Keeps Going”.Maju terus ! Untuk mencari lompatan-lompatan baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai modal awal, ahli Fengshui Hongkong terkenal Joseph Chau, menyarankan pada hari raya imlek, untuk memajang buah-buah seperti nanas, jeruk Bali, jeruk keprok, apel, pisang, anggur dan dragon fruit, sebagai magnet untuk menarik enerji-enerji positif yang merupakan symbol dari kekayaan dan kehidupan yang harmonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Joseph Chau, shio yang akur dengan shio kelinci adalah mereka-mereka yang lahir dengan shio kelinci, kuda, kambing, naga, tikus dan sapi. Mereka memiliki proyeksi peluang dan keberuntungan yang lebih besar ditahun ini.  Namun apapun juga shio dan zodiac anda, tahun kelinci menjanjikan tahun yang lebih damai, tenang dan tidak terburu-buru. Inilah tahun terbaik menyemai bibit dan investasi. Karena hadiah dan balasan-nya akan anda nikmati segera. Gong Xi Fa Cai. Semoga tahun kelinci 2011 membawa kesuksesan bagi kita semua !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-2468325946543155310?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/2468325946543155310/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=2468325946543155310' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2468325946543155310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2468325946543155310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/02/hoki-anda-di-tahun-bugs-bunny-2011.html' title='HOKI ANDA DI TAHUN - BUGS BUNNY -  2011'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUv-HOXyGgI/AAAAAAAAAyA/J67z87mNGnQ/s72-c/image004-.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-4782597815103797125</id><published>2011-01-31T09:56:00.002+07:00</published><updated>2011-01-31T09:57:29.946+07:00</updated><title type='text'>SEMANGAT HARI INI !!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUYlE1bsktI/AAAAAAAAAx0/66ThZWi9K6k/s1600/tumblr_la54ciP6W91qzr04eo1_500.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUYlE1bsktI/AAAAAAAAAx0/66ThZWi9K6k/s320/tumblr_la54ciP6W91qzr04eo1_500.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5568178754283147986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-4782597815103797125?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/4782597815103797125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=4782597815103797125' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4782597815103797125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4782597815103797125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/semangat-hari-ini_31.html' title='SEMANGAT HARI INI !!!'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUYlE1bsktI/AAAAAAAAAx0/66ThZWi9K6k/s72-c/tumblr_la54ciP6W91qzr04eo1_500.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-5912984877494557259</id><published>2011-01-30T08:51:00.000+07:00</published><updated>2011-01-30T08:52:57.841+07:00</updated><title type='text'>MENJADI SUTRADARA KEHIDUPAN !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUTEWU6Z8JI/AAAAAAAAAxs/KF9K-Ts-Ed8/s1600/tumblr_l2kjldW9O01qzr04eo1_500.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUTEWU6Z8JI/AAAAAAAAAxs/KF9K-Ts-Ed8/s320/tumblr_l2kjldW9O01qzr04eo1_500.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5567790927186620562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang bertanya kepada saya – Bagaimana cara yang paling pas untuk mengubah nasib kita ? Jawaban-nya sangat sederhana. Anda mungkin mengiranya sangat sulit. Saya punya perasaan yang sama ketika menerima gaji saya yang pertama. Ketika kuliah di Australia, saya kerja paruh, menjadi “cleaner” alias pembersih gedung. Upah saya yang pertama waktu itu sekitar $ 25 AUS. Gratis makan malam. Cukup lelah dan bekerja selama 4 jam. Malam hari saya berpikir tentang kuliah dan nasib saya. Sejumlah pertanyaan muncul. Bagaimana masa depan saya ? Dimana saya akan bekerja ? Apakah saya akan punya karir bagus ? Mungkinkah saya kaya raya ? Saya gelisah dan akhirnya tidak bisa tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besoknya, dikampus saya melihat sebuah tulisan Graffitti di toilet pria. Bunyinya lucu. “Dunia ini milik-ku. Semalam Tuhan telah mewariskan-nya padaku !” Saya tertawa membacanya, namun entah kenapa tiba-tiba otak saya banjir adrenalin. Tekad saya bulat. Saya tidak akan membiarkan nasib saya menjerat kehidupan saya. Apapun juga solusinya, saya ingin menyetir sendiri nasib saya. Itulah kegelisahan yang mengusik saya. Percaya atau tidak berkat kegelisahan yang sama, saya selalu berjuang mengubah nasib saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya sedang asyik menimba ilmu dari Mpu Peniti,diawal decade 90’an, Mpu Peniti menuturkan sebuah cerita unik. Kata beliau, hampir semua filsuf yang hidup sejak ribuan tahun yang lalu, hingga yang paling kontemporer sekalipun, hanya punya satu pertanyaan. “Apa arti kehidupan yang sesungguhnya ?” Itulah jawaban yang mereka cari. Jawaban mereka sangat bervariasi dan seringkali sangat menarik. Saking menariknya tidak jarang kita ikut tergoda untuk mengutipnya dan menjadikannya motto kehidupan. Menggunakan tradisi yang sama tentang arti kehidupan, Mpu Peniti menuturkan bahwa hidup kita mirip sebuah film cerita. Sebuah film bagus tidak bagusnya, semua ditentukan oleh sang sutradara. Dialah yang menentukan bagaimana sebuah cerita di filmkan. Ia juga yang menentukan music dan irama film itu. Cepat atau lambatnya. Sutradara pula yang bisa membuat sebuah film menjadi menarik atau tidak. Sutradara adalah orang yang paling mengerti tentang sebuah film. Kitapun berada diposisi yang sama - semakin kita mengerti jalan cerita sebuah film, maka kenikmatan dan kepuasan kita menonton menjadi maksimum. Nasehat Mpu Peniti sangat sederhana, jadilah sutradara kehidupan yang baik !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata nasehat itu ajaibnya sangat manjur bukan kepalang. Caranya sangat mudah. Pertama bayangkan saja anda ingin membuat sebuah film. Maka hal pertama yang anda butuhkan adalah sebuah cerita yang menarik dan seru. Hal ini yang menentukan kualitas film anda. Jadi ciptakanlah sebuah cerita yang dahsyat buat kehidupan anda. Sama seperti sebuah film, cerita anda tidak harus bercerita tentang orang kaya yang glamour. Cerita anda bisa sangat sederhana dan tetap menarik. Yang penting harus ada alurnya. Awal, klimaks, dan satu akhir yang bahagia. Strategi Mpu Peniti, anda yang menentukan cerita itu, jangan biarkan orang masuk dan merusak cerita anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Howard Schultz, Presiden dari waralaba Starbucks yang sangat beken ini, lahir tahun 1953. Usai kuliah, ia bekerja serabutan diberbagai tempat. Sampai akhirnya ia bekerja menjadi salesman di perusahaan Xerox. Tahun 1979, Huward Schultz menjadi general manager untuk perusahaan kopi asal Swedia Hammarplast. 2 tahun kemudian , 1981 Howard Schultz berkunjung ke Seattle, melihat waralaba Starbucks yang banyak membeli peralatan membuat kopi dari Hammarplast. Tahun berikutnya Howard masuk di Starbucks menjadi direktur pemasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Howard berkunjung ke Milan di Itali, ia terinspirasi oleh begitu banyaknya warung kopi diseluruh kota. Warung kopi ini tidak saja menghidangkan espresso yang aromatic dan lezat, Howard juga melihat bagaimana warung kopi memiliki peran social yang sangat kuat. Yaitu sebagai tempat berkumpul dan ajang penting bersosialisasi. Tak heran apabila Itali memiliki lebih dari 200.000 warung kopi. Bandingkan dengan Starbucks yang hanya memiliki 16.000 warung kopi diseluruh dunia. Sekembalinya dari Milan, Howard membujuk para pemilik Starbucks (termasuk Jerry Baldwin) untuk menjiplak konsep warung kopi ala Itali lengkap dengan espresso-nya. Satu warung kopi Starbucks dirubah dengan konsep Howard, sebagai kelinci percobaan. Dan sukses besar. Namun para pemiliknya enggan untuk menjadi konsep Howard sebagai strategi utama pengembangan Starbucks dimasa depan, karena ketakutan bahwa Starbucks akhirnya akan menjadi restoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Howard Schultz yang tidak berputus asa, dan yang tidak mau nasibnya ditentukan oleh orang lain, akhirnya keluar dan mendirikan warung kopi versinya sendiri, yang disebut Il Giornale pada tahun 1985. Tahun 1987, manajemen Starbucks akhirnya menjual bisnis Starbucks semuanya kepada Howard Schultz dengan nilai sekitar 3,8 juta dolar Amerika. Howard Schults akhirnya merubah semua warung kopi Il Giornale dengan Starbucks dan kemudian merambah keseluruh dunia. Pemilik lama Starbcuks akhirnya memiliki waralaba warung kopi baru yang diberi nama Peet’s Coffee &amp; Tea. Setelah itu, ibarat sebuah sinetron, maka cerita Howard Schultz terus menerus melegenda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2000. Schultz mundur dan hanya menjadi komisaris. Dalam perkembangan 8 tahun kemudian, Starbucks mengalami laju naik turun yang cukup luar biasa. Howard Schultz kembali masuk menjadi Presiden dan Ceo, setelah semua orang merasakan bahwa Starbucks masih memerlukan sentuhan entrepener ala Howard Schultz. Saat 2008 ketika Howard masuk lagi sebagai Presiden, gajinya hamper 10 juta dolar Amerika setahun. Howard memang membuat sejumlah gebrakan. Awal tahun 2011, Starbucks mengganti logonya, dan menghilangkan kata Coffee dari logonya. Dengan kekuatan jumlah warung lebih dari 16.000 diseluruh dunia, rasanya sangat saying kalau Starbucks hanya menjual kopi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Howard Schultz adalah jelas-jelas sutradara yang benar-benar menguasai jalan cerita kehidupan-nya. Selalu berjuang. Tidak pernah putus asa. Tidak pernah menyerah. Mpu Peniti berkali-kali mengingatkan saya pada satu kata “Ikhtiar”.  Inilah kata kunci yang menjadi semangat hidup kita. Bahwa hidup ini adalah jeram sungai yang harus kita arungi, tidak peduli seberapa kencang derasnya air. Tanpa keberanian dan semangat ini, maka hidup kita hanya akan menjadi gula yang larut sesuai dengan dengan temperatur air. Jadi percayalah bahwa anda akan dan pasti bisa mengubah nasib anda. Asalkan anda punya tekad, semangat, dan keberanian untuk menjadi sutradara kehidupan anda. Yang menentukan jalan cerita kehidupan anda sendiri. Dan tidak membiarkan orang lain, mencampuri cerita yang anda gubah. Hidup ini ditentukan oleh selera anda. Singkat dan jelas !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-5912984877494557259?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/5912984877494557259/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=5912984877494557259' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5912984877494557259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5912984877494557259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/menjadi-sutradara-kehidupan.html' title='MENJADI SUTRADARA KEHIDUPAN !'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUTEWU6Z8JI/AAAAAAAAAxs/KF9K-Ts-Ed8/s72-c/tumblr_l2kjldW9O01qzr04eo1_500.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-690303784461138720</id><published>2011-01-30T07:48:00.001+07:00</published><updated>2011-01-30T07:50:30.636+07:00</updated><title type='text'>Nyeri Kepala, Kapan Perlu Waspada?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUS1hRNrgUI/AAAAAAAAAxk/tvELHXI9-Bk/s1600/headache-pic1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 192px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUS1hRNrgUI/AAAAAAAAAxk/tvELHXI9-Bk/s320/headache-pic1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5567774622497866050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyeri Kepala, Kapan Perlu Waspada?&lt;br /&gt;Sabtu, 29 Januari 2011 | 17:58 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPAS.com — Nyeri kepala, atau awam biasa menyebutnya pusing, merupakan penyakit yang banyak diderita orang. Diperkirakan 90 persen pria dan 95 persen wanita pernah mengalami nyeri kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dr Senjaja Muliadi SpS, spesialis saraf dari RS Medistra Jakarta, nyeri kepala bisa didefinisikan sebagai rasa tidak enak pada bagian atas kepala dari daerah mata atau dahi sampai bagian belakang kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nyeri kepala yang paling banyak dialami pasien yang datang ke klinik biasanya adalah nyeri kepala tipe tegang (tension headache). Biasanya tipe ini tidak berbahaya dan obatnya cukup beristirahat atau parasetamol," kata dr Senjaja dalam acara seminar &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Pain Management"&lt;/span&gt; yang diadakan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tirtayu Healing Center&lt;/span&gt; di Jakarta, Sabtu  (29/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, ia mengatakan, adakalanya nyeri kepala muncul sebagai akibat adanya masalah medis yang serius seperti tumor atau perdarahan di selaput otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Waspadai nyeri kepala yang hebat, mendadak, serta progresif atau makin lama sakitnya bertambah parah," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menegakkan diagnosis, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjuang seperti tes laboratorium atau CT Scan kepala jika diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sakit kepala yang kambuh-kambuhan dan tidak menyebabkan mual-muntah serta intensitasnya ringan biasanya adalah sakit kepala yang disebabkan stres atau kelelahan," paparnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-690303784461138720?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/690303784461138720/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=690303784461138720' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/690303784461138720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/690303784461138720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/nyeri-kepala-kapan-perlu-waspada.html' title='Nyeri Kepala, Kapan Perlu Waspada?'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUS1hRNrgUI/AAAAAAAAAxk/tvELHXI9-Bk/s72-c/headache-pic1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-7742710050494129521</id><published>2011-01-27T07:42:00.001+07:00</published><updated>2011-01-27T07:43:56.583+07:00</updated><title type='text'>LUCKY FRUITS FOR CHINESE NEW YEAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUC_hiDYSqI/AAAAAAAAAxc/tnTaEtfZCOI/s1600/PICT0093.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 318px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUC_hiDYSqI/AAAAAAAAAxc/tnTaEtfZCOI/s320/PICT0093.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5566659722227501730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;What the Year of the Rabbit holds for your love life—and fortune&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ON FEB. 2, fill your dining table with fruits, particularly pineapple, pomelo, orange, apple, banana, grapes and dragon fruit, to attract money, harmony and prosperity. And, who doesn’t want that?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renowned Hong Kong-based geomancer Joseph Chau, feng shui consultant of Mandarin Oriental, Manila for the past 10 years now, says at least five kinds of these fruits should be placed on a basket on the table. Five means harvest and luck in Chinese.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don’t forget to put two pieces of ang pao on the table so you can have better luck in the Year of the Metal Rabbit. Add more candies like macapuno on table because they mean “home sweet home.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It would be auspicious also to have watermelon and lotus seeds on the table which signify money and luck, respectively, in Chinese.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Have your rice bin filled up during the Chinese New Year and place on top more lucky stuff like Chinese lettuce, Chinese celery, spring onions, carrots with leaves and lotus root. The lotus root implies harmonious relationship between husband and wife.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Add kiat kiat or mini ponkans on top of the rice bin overnight with P168 inside the rice bin. Don’t use coins. Use paper notes. Then, place one piece of ang pao on top of them all.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Then you go to a mall and buy new underwear and a new pair of slippers. Then you take a bath to remove all the bad luck of 2010,” Chau instructs. “Even if you’re lucky in 2010 you still need to do it for the Year of the Rabbit.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chau encourages the families to go to Makati because money is concentrated in Makati business district. Mandarin Hotel is facing the northwest direction which is an auspicious location this year.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Year of the Metal Rabbit, says Chau, is generally a better year than the Tiger (last year). It promises a romantic year for everybody. Business will bloom, specifically in trading, mining (gold), real estate, hotel business.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Economic situation in the Philippines will be better. However, many major disasters will come our way this year. “Serious car accidents, flooding, earthquakes, airplane accidents are just some of them,” Chau predicts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucky colors of the Metal Rabbit, white, sky blue, gold, red, peach, silver, green, orange, pink and violet. Unlucky color: pure black or pure white. “It’s like going to the funeral if you wear all white or all black,” adds Chau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Love life in general is good for everyone except those under the rat sign. “Illegal relationships,” as Chau calls it, is quite possible. By “illegal” he means the man can possibly have two or more ladies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Economic situation and stock market are still good. “Tourism will survive. It can bring in a lot of money to the country,” he adds. “To invite more luck for the tourism there should be more water fountain around the country. Water adds harmony. It’s time to explore again the Philippine culture like Mindanao dance to attract more tourists.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucky signs this year: Rabbit, Horse, Goat, Dragon, Rat and Ox.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If Chau is to be believed, the entertainment industry will also show good profit. “This year is lucky for movies and television because of the metal sign. They use their lips/mouth to entertain. Mouth is metal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Music, publishing, concerts will exceedingly do well. Even lecturers and public speakers will thrive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chau still uses the old zodiac sign. “In Chinese culture we don’t have new zodiac sign. We recognize only the 12 animals.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-7742710050494129521?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/7742710050494129521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=7742710050494129521' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7742710050494129521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/7742710050494129521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/lucky-fruits-for-chinese-new-year.html' title='LUCKY FRUITS FOR CHINESE NEW YEAR'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TUC_hiDYSqI/AAAAAAAAAxc/tnTaEtfZCOI/s72-c/PICT0093.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-5293173609643632661</id><published>2011-01-26T09:12:00.002+07:00</published><updated>2011-01-26T09:13:17.892+07:00</updated><title type='text'>INSPIRASI HARI INI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TT-DNvjGkqI/AAAAAAAAAxU/ZxhWycWbbcI/s1600/tumblr_l7nseq0v0h1qzr04eo1_500.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TT-DNvjGkqI/AAAAAAAAAxU/ZxhWycWbbcI/s320/tumblr_l7nseq0v0h1qzr04eo1_500.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5566311936578458274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-5293173609643632661?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/5293173609643632661/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=5293173609643632661' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5293173609643632661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5293173609643632661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/inspirasi-hari-ini_26.html' title='INSPIRASI HARI INI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TT-DNvjGkqI/AAAAAAAAAxU/ZxhWycWbbcI/s72-c/tumblr_l7nseq0v0h1qzr04eo1_500.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-512343202784303712</id><published>2011-01-25T08:31:00.002+07:00</published><updated>2011-01-25T08:34:01.262+07:00</updated><title type='text'>INGIN SEMBUH .... DARI SAKIT KEPALA YANG MENGGANGGU HIDUP ANDA ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TT4oLUiynZI/AAAAAAAAAxM/IrTLO2FFHdU/s1600/SP_137x200_03.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TT4oLUiynZI/AAAAAAAAAxM/IrTLO2FFHdU/s320/SP_137x200_03.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565930364434816402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;What is a headache?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;A Headache is defined as a pain in the head or upper neck. It is one of the most common locations of pain in the body and has many causes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;How are headaches classified?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Headaches have numerous causes, and in 2007 the International Headache Society agreed upon an updated classification system for headache. Because so many people suffer from headaches and because treatment sometimes is difficult, it is hoped that the new classification system will allow health care practitioners come to a specific diagnosis as to the type of headache and to provide better and more effective treatment. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are three major categories of headaches:&lt;br /&gt;1. primary headaches, &lt;br /&gt;2. secondary headaches, and &lt;br /&gt;3. cranial neuralgias, facial pain, and other headaches&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;What are primary headaches?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Primary headaches include migraine, tension, and cluster headaches, as well as a variety of other less common types of headache. &lt;br /&gt;• Tension headaches are the most common type of primary headache. Up to 90% of adults have had or will have tension headaches. Tension headaches occur more commonly among women than men.&lt;br /&gt;• Migraine headaches are the second most common type of primary headache. An estimated 28 million people in the United States (about 12% of the population) will experience a migraine headache. Migraine headaches affect children as well as adults. Before puberty, boys and girls are affected equally by migraine headaches, but after puberty, more women than men are affected. It is estimated that 6% of men and up to 18% of women will experience a migraine headache in their lifetime. &lt;br /&gt;• Cluster headaches are a rare type of primary headache affecting 0.1% of the population (1 in a 1,000 people). It more commonly affects men in their late 20s though women and children can also suffer these types of headache. &lt;br /&gt;Primary headaches can affect the quality of life. Some people have occasional headaches that resolve quickly while others are debilitated. While these headaches are not life-threatening, they may be associated with symptoms that can mimic strokes or intracerebral bleeding. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;What are secondary headaches?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Secondary headaches are those that are due to an underlying structural problem in the head or neck. There are numerous causes of this type of headache ranging from bleeding in the brain, tumor, or meningitis and encephalitis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;What are cranial neuralgias, facial pain, and other headaches?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Neuralgia means nerve pain (neur= nerve + algia=pain). Cranial neuralgia describes a group of headaches that occur because the nerves in the head and upper neck become inflamed and become the source of the pain in the head. Facial pain and a variety of other causes for headache are included in this category.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-512343202784303712?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/512343202784303712/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=512343202784303712' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/512343202784303712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/512343202784303712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/ingin-sembuh-dari-sakit-kepala-yang.html' title='INGIN SEMBUH .... DARI SAKIT KEPALA YANG MENGGANGGU HIDUP ANDA ?'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TT4oLUiynZI/AAAAAAAAAxM/IrTLO2FFHdU/s72-c/SP_137x200_03.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-4698850294685221238</id><published>2011-01-25T07:25:00.000+07:00</published><updated>2011-01-25T07:27:10.220+07:00</updated><title type='text'>INI DIE ..... FILM NYANG KITE KUDU NONTON ! (FILM LINDSAY LOHAN NYANG BARU )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TT4Yrx2FhBI/AAAAAAAAAxE/4_uNIhkoCaI/s1600/1machete.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 218px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TT4Yrx2FhBI/AAAAAAAAAxE/4_uNIhkoCaI/s320/1machete.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565913329870144530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-4698850294685221238?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/4698850294685221238/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=4698850294685221238' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4698850294685221238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/4698850294685221238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/ini-die-film-nyang-kite-kudu-nonton.html' title='INI DIE ..... FILM NYANG KITE KUDU NONTON ! (FILM LINDSAY LOHAN NYANG BARU )'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TT4Yrx2FhBI/AAAAAAAAAxE/4_uNIhkoCaI/s72-c/1machete.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6803789405196313333</id><published>2011-01-19T12:05:00.000+07:00</published><updated>2011-01-19T12:07:20.186+07:00</updated><title type='text'>AKU BERJUANG MELAWAN NASIB !!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTZxZftJE2I/AAAAAAAAAw8/AaML4S1cqVE/s1600/tedwilliams.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTZxZftJE2I/AAAAAAAAAw8/AaML4S1cqVE/s320/tedwilliams.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563759072484332386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang dalam hidup yang sedang kita jalani, kesempatan memilih sangat terbatas. Tidak jarang di tepi sebuah keputus asa-an, kita akhirnya menyerah! Sebagai pelipur lara, kita lalu menyalahkan nasib. Itulah saat-saat yang paling mengerikan. Karena kita berhenti mencoba. Kita menciptakan batas atas keberdayaan kita. Dan nasib adalah vonis terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembalap sepeda dunia Lance Amstrong, yang berhasil lolos dari penyakit kanker, dan kembali kedunia balap sepeda, mengatakan : “Pain is temporary. It may last a minute, or an hour, or a day, or a year, but eventually it will subside and something else will take its place. If I quit, however, it lasts forever.” Rahasianya memang sederhana. Orang sukses tidak pernah menyerah. Orang sukses tidak pernah menyalahkan nasib. Orang sukses selalu berjuang untuk mengubah nasibnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ted Williams, awalnya adalah seorang penyiar radio. Suaranya memang empuk dan sangat merdu. Namun hidup Ted Williams hancur berantakan ketika ia menjadi pecandu alcohol dan narkoba. Rumah tangganya ikut runtuh. Lalu karirnya hancur, dan akhirnya ia hidup sebagai gelandangan. Terlunta-lunta tanpa arah. Ted yang hamper menyerah pada nasib, akhirnya bangkit. Ted berjuang melawan nasibnya. Dengan susah payah Ted hidup bersih selama 2 tahun menjauhi alcohol dan narkoba. Namun ia tetap menjadi gelandangan selama 2 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Ted Williams, sedang mengemis dipinggir sebuah jalan. Seorang jurnalis dari The Columbus Dispatch, lewat dan memintanya untuk mengatakan sesuatu dan merekamnya dalam video. Ternyata suara Ted Williams berkilau seperti emas. Maka videonya yang berjudul “Gelandangan Bersuara Emas” di-upload ke You Tube. Dalam 48 jam saja, 13 juta orang melihat video Ted Williams. Esoknya ted Williams mendapat tawaran kerja dari group olah raga Cleveland Cavaliers. 2 hari berikutnya Ted Williams muncul hamper diseluruh surat kabar Amerika. Dan di akhir pekan jaringan televise MSNBC mengumumkan Ted Williams akan melakukan Voice Overs dia cara mereka “Lean Forward”. Dalam satu minggu hidup Ted Williams berubah sama sekali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor spiritual saya, Mpu Peniti mengatakan bahwa hidup ini penuh dengan peluang, dan kesempatan kedua. Tuhan yang sangat menyayangi kita tidak pernah membatasi dan mematok peluang hidup kita. Ia selalu membuka pintu selebar-lebarnya. Albert Einstein, ilmuwan terkemuka merasakan yang sama, beliau berujar, “In the middle of difficulty lies opportunity.” Tantangan hidup selalu bagaimana meloloskan diri dari semua kesulitan itu dan mengubahnya menjadi peluang. Itu esensi perjuangan terpenting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita seperti Ted Williams, sangat banyak sekali. Selalu muncul setiap detik disekeliling kita. Dan menjadi inspirasi hidup bagi siapa saja yang mengawasinya. William Hung lahir tahun 1982, di Hong Kong. Kemudian pindah ke Amerika tahun 1993. Ia kuliah sejak tahun 2001 di Universitas California di Berkeley. Tahun  2003, ia ikut audisi di acara talenta yang sangat terkenal. Yaitu American Idol. Tidak tanggung-tanggung ia audisi menyanyikan lagu “She Bangs” punyanya Ricky Martin. Saat audisi, penampilannya sangat buruk, sehingga juri  Simon Cowell, langsung menghentikan audisinya. Juri lain Randy Jackson dan Paula Abdul hanya tertawa menyaksikan audisi William Hung yang super jelek itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapat teguran dan kritikan bahwa ia tidak bisa menyanyi dan ia tidak sanggup jogged, William Hung tidak keder. Ia malah menjawab, bahwa menang atau tidak bukan soal. Yang penting ia sudah tampil maksimal. Ia telah memberikan penampilan terbaiknya. Jawaban William Hung akhirnya dipuji oleh juri Paula Abdul. Karena itulah semangat hidup yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampilan William Hung disaksikan jutaan penonton diseluruh dunia. Menciptakan banjir simpati yang luar biasa. Setelah itu William Hung meroket menjadi selebriti “under dog”. Ia muncul diberbagai acara TV, membuat rekaman lagu. Dan sempat pula main film tahun 2005. Lagu dan album musiknya pernah menempati urutan tangga ke 10 di iTunes dan nomer 3 di Amazon.com. William Hung yang dulunya kuliah di fakultas tekhnik dan ingin menjadi insinyur, kini menjadi selebriti unik. Bukan karena ia ganteng dan bersuara emas, melainkan cukup karena sikapnya yang selalu ngotot untuk berjuang. Dan itu adalah inspirasi yang sangat luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi cerita tentang Susan Boyle. Yang awalnya merasa hidupnya serba biasa. Serba membosankan. Tidak ada yang istimewa. Mulai dari ketrampilan hingga karirnya. Saat ia berumur 38 tahun, Susan Boyle merasa, suara dan kemampuannya bernyanyi punya peluang tersendiri. Ia mulai mencari jalan. Dan mencoba memperjuangkan nasibnya. Ia mulai membuat demo CD dan CD music untuk amal. Hanya 1.000 copy CD amal yang terjual. Dan CD demo yang ia kirimkan kesejumlah produser, tidak mendapat tanggapan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya yang sudah sangat sepuh, memotivasi Susan Boyle untuk ikut audisi acara talenta Britain’s Got Talent. Saat itu tahun 2008, dan diusianya yang ke 47, Susan Boyle merasa sudah sangat tua. Ia telah berjuang hamper 10 tahun untuk memperjuangkan nasib dan karir menyanyi-nya. Perjuangan panjang dan lama membuat ia hamper menyerah. Untung saja disaat-saat terakhir, ia nekat dan ikut audisi. Kisah Susan Boyle setelah itu bak Cinderella yang fenomenal. Susan Boyle, memang tidak memenangkan juara Britain’s Got Talent, tetapi suaranya dan perjuangannya menuju final menjadi inspirasi bagi setiap orang. Ia menjadi aikon perjuangan yang sangat dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suksesnya yang fenomenal membuat Susan Boyle harus dirawat di rumah sakit selama 5 hari. Susan Boyle mengalami kelelahan yang luar biasa. Albumnya yang pertama  Pada tanggal 23 September 2009, album musiknya yang pertama beredar. Hanya dalam seminggu albumnya terjual hampir setengah juta di Inggris. Dan lebih dari 3 juta keeping di Amerika di tahun 2009. Menjadikannya salah satu album paling laris di awal dasa warsa 2010. Tahun 2010, majalah Time menyatakan Susan Boyle, sebagai tokoh nomer 7 yang paling berpengaruh dimuka bumi ini. Mengalahkan presiden Obama yang berada diurutan 14.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah, Ted Williams, William Hung, dan Susan Boyle, adalah kisah yang menunjukan kemungkinan-kemungkinan yang bisa kita raih kalau kita mau terus berjuang. Tidak berhenti menyerah begitu saja. Ted Williams menunjukan bahwa kesempatan itu selalu ada. Tidak pernah tertutup. William Hung memperlihatkan bahwa sikap hidup jauh lebih penting dari segalanya. Dan Susan Boyle memperlihatkan kalau usia itu bukan halangan. Tinggal anda yang memilih sendiri, jalan yang anda harus tempuh ! Selamat berjuang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6803789405196313333?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6803789405196313333/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6803789405196313333' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6803789405196313333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6803789405196313333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/aku-berjuang-melawan-nasib.html' title='AKU BERJUANG MELAWAN NASIB !!!'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTZxZftJE2I/AAAAAAAAAw8/AaML4S1cqVE/s72-c/tedwilliams.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-8129192522100046158</id><published>2011-01-18T22:30:00.001+07:00</published><updated>2011-01-18T22:32:11.931+07:00</updated><title type='text'>AKU BERSYUKUR ATAS HARI INI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTWycl-cYoI/AAAAAAAAAw0/L9RDWqBkfqc/s1600/tumblr_kzagc4pVxY1qzr04eo1_500.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 210px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTWycl-cYoI/AAAAAAAAAw0/L9RDWqBkfqc/s320/tumblr_kzagc4pVxY1qzr04eo1_500.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563549118986216066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-8129192522100046158?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/8129192522100046158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=8129192522100046158' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8129192522100046158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/8129192522100046158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/aku-bersyukur-atas-hari-ini.html' title='AKU BERSYUKUR ATAS HARI INI'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTWycl-cYoI/AAAAAAAAAw0/L9RDWqBkfqc/s72-c/tumblr_kzagc4pVxY1qzr04eo1_500.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-5902767673338292992</id><published>2011-01-18T14:12:00.002+07:00</published><updated>2011-01-18T14:15:12.607+07:00</updated><title type='text'>PRAKTEK DOKTER DI TIRTAYU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTU91NxVUjI/AAAAAAAAAws/_MrXAOlhA_Q/s1600/ursula-gahwiler-hands-za-zen-meditation-elheiji-eiheiji-zen-monastery-japan-asia.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTU91NxVUjI/AAAAAAAAAws/_MrXAOlhA_Q/s320/ursula-gahwiler-hands-za-zen-meditation-elheiji-eiheiji-zen-monastery-japan-asia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563420899125056050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tirtayu Healing Center,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah pusat penyembuhan dengan konsep holistik,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kiini mempersembahkan pelayanan medis yang seba nyaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan berkualitas tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dilengkapi dengan praktek dokter bersama :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dokter Gigi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dokter Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dokter Rehabilitasi Medik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dokter Spesialis anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Akupuntur dan TCM / Traditional Chinese Medicine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reservasi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arini/Astri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tel : 7280 0343&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan Senopati 20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebayoran Baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta Selatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( KAFI KURNIA - Managing Director )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-5902767673338292992?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/5902767673338292992/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=5902767673338292992' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5902767673338292992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5902767673338292992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/praktek-dokter-di-tirtayu.html' title='PRAKTEK DOKTER DI TIRTAYU'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTU91NxVUjI/AAAAAAAAAws/_MrXAOlhA_Q/s72-c/ursula-gahwiler-hands-za-zen-meditation-elheiji-eiheiji-zen-monastery-japan-asia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-2207296991759860764</id><published>2011-01-17T06:48:00.002+07:00</published><updated>2011-01-17T06:49:43.094+07:00</updated><title type='text'>SEMANGAT HARI INI !!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTOEEIrDRpI/AAAAAAAAAwc/_6fPvlPMgd4/s1600/001-2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTOEEIrDRpI/AAAAAAAAAwc/_6fPvlPMgd4/s320/001-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562935171315091090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-2207296991759860764?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/2207296991759860764/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=2207296991759860764' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2207296991759860764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/2207296991759860764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/semangat-hari-ini_17.html' title='SEMANGAT HARI INI !!!'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTOEEIrDRpI/AAAAAAAAAwc/_6fPvlPMgd4/s72-c/001-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-5576303913036356931</id><published>2011-01-16T13:46:00.000+07:00</published><updated>2011-01-16T13:48:19.658+07:00</updated><title type='text'>SEMANGAT TERBARUKAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTKUgxjoHqI/AAAAAAAAAwU/-LqCaIagjJo/s1600/1293386100pertamina.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 258px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTKUgxjoHqI/AAAAAAAAAwU/-LqCaIagjJo/s320/1293386100pertamina.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562671780535475874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari sebulan yang lalu, PERTAMINA saat di ulang tahun-nya yang ke 53, meluncurkan sebuah brand strategy baru, dengan brand DNA – “Terbarukan”. Bagi sebuah perusahaan enerji, istilah terbarukan, barangkali bukanlah sebuah istilah yang asing apalagi baru.Tidak juga bisa dibilang using dan kuno. Karena memang konsep enerji terbarukan adalah tantangan enerji global yang harus terjawab. Mencari sumber enerji yang lebih hijau, dan ramah lingkungan, tetapi juga tidak mudah habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi konsep “Terbarukan” diterapkan sebagai sebuah brand-strategy, sangatlah unik, dan cukup menantang. Ide “Terbarukan” sebenarnya sangat sederhana. Ibarat anda memiliki sebuah koin mata uang. Sisi yang satu adalah semua perubahan besar yang inovatif dan kreatif. Katakan saja semua perubahan yang revolusioner. Sisi yang satunya lagi, adalah semua perubahan yang sifatnya teratur dan disiplin. Kita menyebutnya sebagai perubahan yang bersifat evolusi. Bilamana koin itu diputar seperti gangsing, maka kedua perubahan itu berfusi menjadi satu. Menjadi sebuah proses yang terus menerus diperbaharui. Inilah konsep, - “Terbarukan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide ini sendiri, bukanlah datang begitu saja. Melainkan lewat sebuah proses pendewasaan yang sangat unik. Usai reformasi tahun 1998, yang membuat pasar Indonesia terbuka lebar, kita diserang berbagai pemain global, seperti Shell, Total hingga Petronas. Maka biarpun pertempuran ini dilakukan di Indonesia, tetapi sifat kompetisi dan persaingannya, merupakan pertempuran global dengan aturan global. PERTAMINA menyadari betul hal ini. Untuk bisa menang, PERTAMINA butuh menyulap dirinya menjadi pemain global yang siap bertempur dengan aturan global. Maka PERTAMINA mengusung program transformasi untuk menyiapkan diri menjadi pemain global. Bisnis pelumas PERTAMINA misalnya, telah mengalami restrukturisasi, baik secara branding dan pemasaran. Maka dengan kualitas dan pemasaran yang lebih baik, pelumas PERTAMINA bisa bersaing dengan sangat efektif melawan competitor asing,dan malah diam-diam sudah diekspor pula ke sejumlah Negara. Seperti Australia, Myanmar, Dubai, Singapura dan Pakistan. Demekian juga produk dan distribusi BBM PERTAMINA telah mengalami sejumlah pengembangan baik lewat renovasi SBPU hingga pengembangan pelayanan. Semua dilakukan PERTAMINA untuk menjawab tantangan kompetisi global tersebut. Tekad menjadi provider enerji global, tidak lagi menjadi angan angan belaka, melainkan sudah dilakukan dengan beberapa tindakan dan langkah yang nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program transformasi selama satu dekade ini, menjadikan sebuah pengalaman, yang melahirkan visi dan misi baru ke decade yang berikutnya. Untuk mengawal dan memastikan keberhasilan tercapainya tujuan perusahaan itu, maka lahirlah brand strategy - “Terbarukan”. Sebagai proses selanjutnya untuk menjadikan program transformasi berkelanjutan. Yang tidak hanya sesaat. Tetapi menjadi sebuah etos dan motto organisasi untuk selalu berdisplin melakukan pembaharuan yang tidak pernah berhenti. Selalu maju selangkah. Selalu menjadi lebih inovatif dan kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan tujuan perusahan kedekade yang berikutnya, sangat ditentukan oleh partisipasi setiap insan PERTAMINA untuk mengamalkan dan mengamankan strategi ini. Ibaratnya bumbu, ia harus meresap hingga ke pori-pori yang paling kecil dan menyatu menjadi satu molekul kesatuan. Sebagai kelengkapan brand-strategy itu, PERTAMINA juga meluncurkan sebuah tag-line baru yaitu – “Semangat Terbarukan” Sebagai sebuah obor baru untuk menerangi jalan didepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hebbel, seorang penyair Jerman yang hidup dipertengahan abad ke 19, mengatakan “ Nothing great in the world has ever been accomplished without passion”. Karena sesungguhnya semuanya diawali dengan semangat dan ditentukan oleh semangat. Semangat adalah ibarat bahan bakar dan enerji kehidupan. Negara Indonesia, diproklamirkan dengan semangat ingin merdeka. Seorang atlit prestasinya sangat ditentukan oleh semangatnya untuk menang dan menjadi juara. Ilmuwan yang berhasil menemukan berbagai penemuan, memerlukan semangat pantang menyerah, yang mampu melewati sejumlah kegagalan. Maka semangat menjadi titik awal dan titik akhir sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejumlah interview dengan stake-holder PERTAMINA, mulai dari supplier hingan konsumen dan masyrakat awam, ditemukan begitu banyak harapan agar PERTAMINA sukses dan menjadi institusi dan perusahaan yang membanggakan Indonesia. Kecintaan dan kepedulian ini sungguh mengharukan. Dan sekaligus menjadi modal untuk menggagas tekad dan mengobarkan semangat. Konsep “Terbarukan” dapat dikatakan dibawah alam sadar, setiap insan Indonesia, merupakan angan-angan dan cita-cita masa depan Indonesia yang juga mereka idam-idamkan bersama. Yaitu “Indonesia yang Terbarukan” Menggulirkan semangat ini akan menjadi sebuah pusaran kekuatan, dimana PERTAMINA bisa dan mampu menjadi pemimpin yang sekaligus menciptakan inspirasi majemuk untuk berprestasi dan berkarya. Baik kedalam PERTAMINA ataupun di luar PERTAMINA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses korporasi yang berkinerja sangat tinggi, sangat dipengaruhi ole ide-ide baru, kemampuan berimajinasi dan kecepatan berinovasi. Mengkombinasikan ketiganya dalam sebuah prilaku dan disiplin korporasi adalah tantangan prestasi setiap pemain global. PERTAMINA memiliki kebulatan tekad itu.  Rahasianya, mencari satu perekat yang mampu merangkul ketiganya dan menjadikan satu kesatuan enerji. “Semangat Terbarukan” itulah yang diharapkan menjadi gelora enerji kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat prestasi dan kesungguhan PERTAMINA dalam sepuluh tahun terakhir. Keyakinan saya tumbuh bersama bahwa brand-strategy PERTAMINA – “Terbarukan” adalah proses akselerasi yang memang dibutuhkan. Ibarat roller coaster inilah petualangan yang ditunggu-tunggu. Selamat berpetualang !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-5576303913036356931?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/5576303913036356931/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=5576303913036356931' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5576303913036356931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/5576303913036356931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/semangat-terbarukan.html' title='SEMANGAT TERBARUKAN'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTKUgxjoHqI/AAAAAAAAAwU/-LqCaIagjJo/s72-c/1293386100pertamina.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-6628019595903948618</id><published>2011-01-15T08:19:00.001+07:00</published><updated>2011-01-15T08:21:16.799+07:00</updated><title type='text'>SEMINAR SAKIT KEPALA DAN MIGRAINE - GRATIS !!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTD2hsJ8tII/AAAAAAAAAwM/d18WJCgDsLk/s1600/SP_137x200_01.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTD2hsJ8tII/AAAAAAAAAwM/d18WJCgDsLk/s320/SP_137x200_01.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562216598451565698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-6628019595903948618?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/6628019595903948618/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=6628019595903948618' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6628019595903948618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/6628019595903948618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/seminar-sakit-kepala-dan-migraine.html' title='SEMINAR SAKIT KEPALA DAN MIGRAINE - GRATIS !!'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTD2hsJ8tII/AAAAAAAAAwM/d18WJCgDsLk/s72-c/SP_137x200_01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37045627.post-9066578651357397841</id><published>2011-01-14T22:58:00.000+07:00</published><updated>2011-01-14T23:03:09.763+07:00</updated><title type='text'>TOKO BUKU "AKOER"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTBzc9nI0xI/AAAAAAAAAwE/CGGZVNT-Xy8/s1600/couple-reading-books.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 205px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTBzc9nI0xI/AAAAAAAAAwE/CGGZVNT-Xy8/s320/couple-reading-books.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562072481214812946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sejak tanggal 1 Januari 2011&lt;br /&gt;Telah dibuka toko buku AKOER.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F-62B, Wijaya Grand Center&lt;br /&gt;Jalan Wijaya II&lt;br /&gt;Jakarta 12160&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tel : +62 21 7231608&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37045627-9066578651357397841?l=biangpenasaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/feeds/9066578651357397841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37045627&amp;postID=9066578651357397841' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/9066578651357397841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37045627/posts/default/9066578651357397841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://biangpenasaran.blogspot.com/2011/01/toko-buku-akoer.html' title='TOKO BUKU &quot;AKOER&quot;'/><author><name>KAFI KURNIA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06864745935301992778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3868/4153/1600/KAFI_KURNIA%2007.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yK8ayfe3RxY/TTBzc9nI0xI/AAAAAAAAAwE/CGGZVNT-Xy8/s72-c/couple-reading-books.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
